Anies Mau Hapus LPJ Operasional RT/RW, Sekda DKI Cek Aturannya

Kompas.com - 06/12/2017, 18:26 WIB
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (27/11/2017). KOMPAS.com/JESSI CARINA Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (27/11/2017).
Penulis Jessi Carina
|
EditorKurnia Sari Aziza

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengatakan, mekanisme laporan pertanggungjawaban RT/RW bisa diatur kembali. Sebab, penggunaan uang negara tetap harus dipertanggungjawabkan.

"Itu kan nanti bisa SOP-nya diatur, bagaimana pertanggungjawaban ( LPJ)-nya. Kalau sudah terakhir di ujungnya (pertanggungjawaban) mesti (pakai) kuitansi dong, apa lagi?" ujar Saefullah di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Rabu (6/12/2017).

Salah satu bentuk pertanggungjawaban RT/RW adalah dengan menggunakan kuitansi di tiap pengeluaran. Saefullah mengatakan, penggunaan anggaran tetap harus transparan.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan bahwa RT dan RW tak perlu lagi membuat LPJ. Saefullah kembali mengatakan akan memeriksa aturan itu.

Baca juga: Anies Sebut Penghapusan LPJ Dana RT/RW Baru Obrolan, tetapi Ramai Duluan

"Saya cek dulu SOP-nya, biar bagaimanapun, kan, keterbukaan," ujar Saefullah.

Gubernur Anies memutuskan untuk menghapus LPJ dana operasional agar RT/RW lebih fokus melayani warga dibanding persoalan administrasi.

Baca juga: Mengaku Tak Sulit Buat LPJ Dana Operasional, Ketua RT/RW Cuma Terkendala Bon

Pertanggungjawaban dana operasional oleh ketua RT/RW kembali dilakukan secara manual sejak pergub yang mewajibkan laporan via aplikasi Qlue dihapus. Biasanya, LPJ dibuat tiga bulan sekali. Dana operasional untuk RT/RW juga diberikan per tiga bulan.

LPJ itu berisi laporan penggunaan dana operasional RT/RW tiap bulan. LPJ itu juga menjadi syarat agar dana operasional triwulan berikutnya bisa dicairkan.

Dana operasional RT/RW tahun 2018 bertambah, yakni Rp 2 juta untuk RT dan Rp 2,5 juta untuk RW setiap bulan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tetangga Novel Baswedan Minta Polisi Segera Tuntaskan Kasus Penyiraman Air Keras

Tetangga Novel Baswedan Minta Polisi Segera Tuntaskan Kasus Penyiraman Air Keras

Megapolitan
'Novel Baswedan Beberapa Kali Operasi, Kok Masih Dituduh Rekayasa...'

"Novel Baswedan Beberapa Kali Operasi, Kok Masih Dituduh Rekayasa..."

Megapolitan
Tetangga Novel Baswedan Laporkan Dewi Tanjung atas Tuduhan Laporan Palsu

Tetangga Novel Baswedan Laporkan Dewi Tanjung atas Tuduhan Laporan Palsu

Megapolitan
Rela Rogoh Kocek Jutaan Rupiah demi Hobi Cosplay...

Rela Rogoh Kocek Jutaan Rupiah demi Hobi Cosplay...

Megapolitan
Dua Ormas Bentrok di Bekasi, Satu Orang Terluka

Dua Ormas Bentrok di Bekasi, Satu Orang Terluka

Megapolitan
Keluarga Pengguna GrabWheels yang Tewas Ditabrak Gelar Tabur Bunga

Keluarga Pengguna GrabWheels yang Tewas Ditabrak Gelar Tabur Bunga

Megapolitan
Sudah Lebih Sepekan, Sekda DKI Belum Dihubungi Gerindra soal Usulan Wagub

Sudah Lebih Sepekan, Sekda DKI Belum Dihubungi Gerindra soal Usulan Wagub

Megapolitan
Nenek Sebut Amel Luput dari Penyiraman Air Keras

Nenek Sebut Amel Luput dari Penyiraman Air Keras

Megapolitan
Radio Sonora, Garda Oto, Yello Hotel, dan Harris Convention Hall Bekasi Gelar Fun Rally 2019

Radio Sonora, Garda Oto, Yello Hotel, dan Harris Convention Hall Bekasi Gelar Fun Rally 2019

Megapolitan
Mengadu Nasib di Kawasan Kota Tua, PKL: Kalau Enggak Dagang, Mau Makan Apa?

Mengadu Nasib di Kawasan Kota Tua, PKL: Kalau Enggak Dagang, Mau Makan Apa?

Megapolitan
Korban Penggusuran Sunter Agung Minta Pemprov DKI Sediakan Tempat Usaha

Korban Penggusuran Sunter Agung Minta Pemprov DKI Sediakan Tempat Usaha

Megapolitan
Camat: Penggusuran di Sunter Agung Sesuai Aturan

Camat: Penggusuran di Sunter Agung Sesuai Aturan

Megapolitan
Korban Penggusuran di Sunter Masih Bertahan di Antara Puing

Korban Penggusuran di Sunter Masih Bertahan di Antara Puing

Megapolitan
Korban Penggusuran Sunter: Kami Semua Pendukung Anies, tapi Kenapa Digusur?

Korban Penggusuran Sunter: Kami Semua Pendukung Anies, tapi Kenapa Digusur?

Megapolitan
Penonton Terpukau Saksikan Pertunjukan Musik hingga Sirkus di JakIPA Monas

Penonton Terpukau Saksikan Pertunjukan Musik hingga Sirkus di JakIPA Monas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X