Kapolda Metro Jaya: Tidak Ada "Sweeping" Saat Perayaan Natal - Kompas.com

Kapolda Metro Jaya: Tidak Ada "Sweeping" Saat Perayaan Natal

Kompas.com - 08/12/2017, 16:58 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Idham AzisKompas.com/Akhdi Martin Pratama Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis meminta tak ada aksi sweeping dari ormas tertentu saat perayaan Natal dan Tahun Baru 2017.

"Sudah saya perintahkan kapolres seluruhnya untuk tidak ada yang namanya sweeping-sweeping masalah Natal itu, tidak boleh," ujar Idham di Mapolda Metro Jaya, Jumat (8/12/2017).

Idham mengatakan, dia telah memerintahkan seluruh kapolres di wilayah hukum Polda Metro Jaya untuk menjalin komunikasi dengan para ormas. Dalam komunikasi tersebut, pihak kepolisian meminta agar tak ada aksi sweeping saat Natal dan Tahun Baru.

Baca juga : Jelang Natal dan Tahun Baru, Semua Bahan Pokok Dipastikan Tersedia di Daerah

"Kami harus memberikan jaminan bahwa perayaan Natal oleh saudara kita bisa berjalan aman, lancar, tertib. Kita kan ada di negara Indonesia, semuanya dijamin oleh negara," kata Idham.

Dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru, Polda Metro Jaya mengerahkan sekitar 21.000 personel. Personel tersebut akan disebar di seluruh wilayah Polda Metro Jaya.


EditorKurnia Sari Aziza
Komentar

Terkini Lainnya

Survei Alvara: 59,9 Persen Responden Setuju Anies Cawapres Prabowo

Survei Alvara: 59,9 Persen Responden Setuju Anies Cawapres Prabowo

Nasional
Survei Alvara: PPP, Nasdem dan PAN Terancam Tak Lolos ke Parlemen

Survei Alvara: PPP, Nasdem dan PAN Terancam Tak Lolos ke Parlemen

Nasional
Empat Parpol Ini Diprediksi Masih Mendominasi Popularitas di Pemilu 2019

Empat Parpol Ini Diprediksi Masih Mendominasi Popularitas di Pemilu 2019

Nasional
Ondel-ondel 'Penyelamat' Anak-anak Putus Sekolah...

Ondel-ondel "Penyelamat" Anak-anak Putus Sekolah...

Megapolitan
Survei: Kepuasan Terhadap Kinerja KPK dan Polri Meningkat, DPR Terendah

Survei: Kepuasan Terhadap Kinerja KPK dan Polri Meningkat, DPR Terendah

Nasional
Gubernur NTB Sangat Terpukul Atas Hilangnya Dokter Mawardi

Gubernur NTB Sangat Terpukul Atas Hilangnya Dokter Mawardi

Regional
Survei Kompas: Sebulan Jelang Pilgub Jabar, Ridwan Kamil-Uu 40,4 Persen, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi 39,1 Persen

Survei Kompas: Sebulan Jelang Pilgub Jabar, Ridwan Kamil-Uu 40,4 Persen, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi 39,1 Persen

Regional
Presiden Jokowi Akan Terima Kunjungan PM India

Presiden Jokowi Akan Terima Kunjungan PM India

Nasional
Orangtua di China Bertemu Anaknya yang Hilang 24 Tahun Berkat Tes DNA

Orangtua di China Bertemu Anaknya yang Hilang 24 Tahun Berkat Tes DNA

Internasional
Di UEA, Jumlah Pasien akibat Makan Berlebihan saat Buka Puasa Melonjak

Di UEA, Jumlah Pasien akibat Makan Berlebihan saat Buka Puasa Melonjak

Internasional
Survei Alvara: Harapan akan Jokowi Kembali Jadi Presiden Menurun

Survei Alvara: Harapan akan Jokowi Kembali Jadi Presiden Menurun

Nasional
Kolaborasi, Gibran, Kaesang dan Bobby Buka 'Kedai Rakyat' di Medan

Kolaborasi, Gibran, Kaesang dan Bobby Buka "Kedai Rakyat" di Medan

Regional
Cegah Penyusupan Jalur Laut, Israel Bangun Penghalang di Lepas Pantai

Cegah Penyusupan Jalur Laut, Israel Bangun Penghalang di Lepas Pantai

Internasional
Mengaku Diperiksa KPK Pekan Lalu, Ini Penjelasan Tuan Guru Bajang

Mengaku Diperiksa KPK Pekan Lalu, Ini Penjelasan Tuan Guru Bajang

Regional
AS Siap Berteman dengan Iran Jika Penuhi 12 Tuntutan yang Diajukan

AS Siap Berteman dengan Iran Jika Penuhi 12 Tuntutan yang Diajukan

Internasional

Close Ads X