Dinasihati Keluarga, Pengeroyok Polisi di Bekasi Menyerahkan Diri - Kompas.com

Dinasihati Keluarga, Pengeroyok Polisi di Bekasi Menyerahkan Diri

Kompas.com - 08/12/2017, 17:25 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo YuwonoKompas.com/Akhdi Martin Pratama Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono

JAKARTA, KOMPAS.com - Satu orang pengeroyok Bripka Slamet dan Iptu Panjang menyerahkan diri ke polisi. Dia menyerahkan diri usai dinyatakan buron.

"Inisialnya S ya. Dia menyerahkan diri ke Polsek Pondok Gede ya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jumat (8/12/2017).

Argo mengatakan, S menyerahkan diri setelah pihak keluarga menasihatinya. Pihak keluarga juga menghubungi polisi dan menyatakan S akan segera menyerahkan diri.

"Dia menyerahkan diri karena saudaranya membantu kepada yang bersangkutan, karena dia lari, setelah dia kembali disampaikan kalau lebih baik ia menyerahkan diri," kata Argo.

Baca juga : Dibacok, Polisi Korban Pengeroyokan di Bekasi Dapat 80 Jahitan

Adapun pelaku lainnya yang lebih dulu ditangkap adalah FM, IOM, HAR, PAP, dan IM. Akibat perbuatannya, keenam orang tersebut terancam dijerat Pasal 170 dan Pasal 351 KUHP dengan hukuman penjara di atas lima tahun.

Akibat pengeroyokan ini Iptu Panjang mengalami luka sobek pada bagian bibir atas, lecet pada bagian lutut kaki dan pipi kanan.

Sementara Bripka Slamet mengalami beberapa luka sobek pada lutut kaki kiri, betis kiri, telapak tangan kanan, lengan kanan, dan sobek pada bagian perut akibat benda tajam.

Baca juga : 2 Anggota Polisi yang Dikeroyok Geng Rawa Lele Akan Diberi Penghargaan


EditorDian Maharani
Komentar

Terkini Lainnya

Survei Alvara: 59,9 Persen Responden Setuju Anies Cawapres Prabowo

Survei Alvara: 59,9 Persen Responden Setuju Anies Cawapres Prabowo

Nasional
Survei Alvara: PPP, Nasdem dan PAN Terancam Tak Lolos ke Parlemen

Survei Alvara: PPP, Nasdem dan PAN Terancam Tak Lolos ke Parlemen

Nasional
Empat Parpol Ini Diprediksi Masih Mendominasi Popularitas di Pemilu 2019

Empat Parpol Ini Diprediksi Masih Mendominasi Popularitas di Pemilu 2019

Nasional
Ondel-ondel 'Penyelamat' Anak-anak Putus Sekolah...

Ondel-ondel "Penyelamat" Anak-anak Putus Sekolah...

Megapolitan
Survei: Kepuasan Terhadap Kinerja KPK dan Polri Meningkat, DPR Terendah

Survei: Kepuasan Terhadap Kinerja KPK dan Polri Meningkat, DPR Terendah

Nasional
Gubernur NTB Sangat Terpukul Atas Hilangnya Dokter Mawardi

Gubernur NTB Sangat Terpukul Atas Hilangnya Dokter Mawardi

Regional
Survei Kompas: Sebulan Jelang Pilgub Jabar, Ridwan Kamil-Uu 40,4 Persen, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi 39,1 Persen

Survei Kompas: Sebulan Jelang Pilgub Jabar, Ridwan Kamil-Uu 40,4 Persen, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi 39,1 Persen

Regional
Presiden Jokowi Akan Terima Kunjungan PM India

Presiden Jokowi Akan Terima Kunjungan PM India

Nasional
Orangtua di China Bertemu Anaknya yang Hilang 24 Tahun Berkat Tes DNA

Orangtua di China Bertemu Anaknya yang Hilang 24 Tahun Berkat Tes DNA

Internasional
Di UEA, Jumlah Pasien akibat Makan Berlebihan saat Buka Puasa Melonjak

Di UEA, Jumlah Pasien akibat Makan Berlebihan saat Buka Puasa Melonjak

Internasional
Survei Alvara: Harapan akan Jokowi Kembali Jadi Presiden Menurun

Survei Alvara: Harapan akan Jokowi Kembali Jadi Presiden Menurun

Nasional
Kolaborasi, Gibran, Kaesang dan Bobby Buka 'Kedai Rakyat' di Medan

Kolaborasi, Gibran, Kaesang dan Bobby Buka "Kedai Rakyat" di Medan

Regional
Cegah Penyusupan Jalur Laut, Israel Bangun Penghalang di Lepas Pantai

Cegah Penyusupan Jalur Laut, Israel Bangun Penghalang di Lepas Pantai

Internasional
Mengaku Diperiksa KPK Pekan Lalu, Ini Penjelasan Tuan Guru Bajang

Mengaku Diperiksa KPK Pekan Lalu, Ini Penjelasan Tuan Guru Bajang

Regional
AS Siap Berteman dengan Iran Jika Penuhi 12 Tuntutan yang Diajukan

AS Siap Berteman dengan Iran Jika Penuhi 12 Tuntutan yang Diajukan

Internasional

Close Ads X