Korban Tabrakan di Tol Cawang dalam Perjalanan Pulang Antar Jenazah

Kompas.com - 11/12/2017, 14:15 WIB
Korban tabrakan Toyota Avanza dan Kijang di Tol Cawang, Senin (11/12/2017) stanlyKorban tabrakan Toyota Avanza dan Kijang di Tol Cawang, Senin (11/12/2017)
Penulis Stanly Ravel
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com — Korban tabrakan di Tol Cawang yang merupakan penumpang Toyota Avanza, Rohidin (35), mengaku pulang dari Pemalang, Jawa Tengah, ketika kecelakaan itu terjadi, Senin (11/12/2017). Ia ke Pemalang untuk mengantar jenazah salah satu anggota keluarganya.

"Kami habis antar keluarga yang meninggal di Pondok Gede ke Pemalang, lalu mau pulang lagi ke Tangerang, Cipondoh," ujar Rohidin (35) yang terbaring lemas di Rumah Sakit UKI, Jakarta Timur, Senin.

Menurut Rohidin, ada sembilan orang dalam satu mobil Avanza yang kecelakaan tersebut. Semuanya masih satu keluarga.

"Sopir sama penumpang di depan, di tengah tiga orang dan dua anak, lalu di belakang (baris ketiga) ada orang lagi," ucap Rohidin.

Saat kecelakaan terjadi, Rohidin mengaku sedang tertidur lelap sehingga tidak mengetahui persis kronologi peristiwa itu.

"Tadi seperti terpental. Terus tadi digotong-gotong dan sudah tidak sadarkan diri," ucap Rohidin yang kepalanya dibalut perban dan mengalami luka-luka pada wajahnya.

Baca juga: Avanza yang Kecelakaan di Tol Cawang Berpenumpang 9 Orang

Kecelakaan antara Toyota Avanza dan Toyota Kijang terjadi pada pukul 04.20 di Tol Cawang arah Cikampek pada Kilometer 00.20.

Toyota Avanza yang dikendarai Arisyanto oleng ke kanan menabrak water barrier dan berpindah jalur saat melaju dari arah Cikampek menuju Tangerang.

Avanza kemudian menabrak bumper depan Toyota Kijang dengan nomor polisi B 1591 EM yang dikendarai Imam Santoso dari arah Grogol menuju Cikampek. Mobil oleng ke kiri dan menabrak pagar pembatas proyek.

Akibat kejadian tersebut, 13 orang menjadi korban dan dibawa ke Rumah Sakit UKI dan Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur. Beberapa korban mengalami luka berat.

Baca juga: Kecelakaan di Purwakarta, Istri Bupati Pidie Meninggal



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengacara Tak Punya Surat Kuasa, Raffi Ahmad Dinilai Tak Serius Jalani Sidang

Pengacara Tak Punya Surat Kuasa, Raffi Ahmad Dinilai Tak Serius Jalani Sidang

Megapolitan
Sidang Perdana Raffi Ahmad Ditunda karena Pengacara Tak Punya Surat Kuasa

Sidang Perdana Raffi Ahmad Ditunda karena Pengacara Tak Punya Surat Kuasa

Megapolitan
Aksi Pencuri di Rumah Kontrakan Koja Terekam CCTV, 2 Motor Raib

Aksi Pencuri di Rumah Kontrakan Koja Terekam CCTV, 2 Motor Raib

Megapolitan
Epidemiolog Sebut Penggunaan GeNose untuk Tes Covid-19 Terburu-buru dan Tabrak Prosedur

Epidemiolog Sebut Penggunaan GeNose untuk Tes Covid-19 Terburu-buru dan Tabrak Prosedur

Megapolitan
Korsleting, Mobil Toyota Corolla DX Terbakar di Depan Rumah Cilandak

Korsleting, Mobil Toyota Corolla DX Terbakar di Depan Rumah Cilandak

Megapolitan
Saat Anies Diminta Mundur oleh Kader Partai Pengusungnya

Saat Anies Diminta Mundur oleh Kader Partai Pengusungnya

Megapolitan
27 RS Menunggu Stok Plasma Kovalesen di PMI Kabupaten Bekasi

27 RS Menunggu Stok Plasma Kovalesen di PMI Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Jadi Syarat Naik Kereta, Apa Beda GeNose, Rapid Test, dan Swab?

Jadi Syarat Naik Kereta, Apa Beda GeNose, Rapid Test, dan Swab?

Megapolitan
Cerita Dokter di RS Wisma Atlet, Jungkir Balik karena Klaster Liburan...

Cerita Dokter di RS Wisma Atlet, Jungkir Balik karena Klaster Liburan...

Megapolitan
3 Fakta Kasus Prostitusi Anak, Muncikari Jual 4 Korban hingga Kronologi Penangkapan

3 Fakta Kasus Prostitusi Anak, Muncikari Jual 4 Korban hingga Kronologi Penangkapan

Megapolitan
Saat Ini Ada 4.826 Pasien Covid-19 di Depok, Ini Sebaran Kelurahannya

Saat Ini Ada 4.826 Pasien Covid-19 di Depok, Ini Sebaran Kelurahannya

Megapolitan
4 Fakta Seputar Penangkapan Komplotan Perampok Minimarket di Ciputat

4 Fakta Seputar Penangkapan Komplotan Perampok Minimarket di Ciputat

Megapolitan
Dalam 2 Pekan, 8.000 Tenaga Kesehatan di Jakpus Disuntik Vaksin

Dalam 2 Pekan, 8.000 Tenaga Kesehatan di Jakpus Disuntik Vaksin

Megapolitan
Tersangka Terakhir yang Membegal Perwira Marinir di Medan Merdeka Selatan Ditangkap

Tersangka Terakhir yang Membegal Perwira Marinir di Medan Merdeka Selatan Ditangkap

Megapolitan
5 Hal yang Perlu Diketahui soal GeNose, Mulai dari Harga hingga Tingkat Akurasi

5 Hal yang Perlu Diketahui soal GeNose, Mulai dari Harga hingga Tingkat Akurasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X