Alasan Polisi Batal Pakai Dana Pengembang Reklamasi untuk Bangun Gedung Parkir

Kompas.com - 14/12/2017, 16:32 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono Kompas.com/Akhdi Martin PratamaKabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono enggan membeberkan mengapa pembangunan gedung parkir di Markas Polda Metro Jaya batal dibiayai melalui kewajiban pengembang proyek reklamasi teluk Jakarta.

"Alasannya kan itu tanah polisi, pakai anggaran polisi," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (14/12/2017).

Argo juga tidak menjelaskan saat ditanya apakah pihaknya sudah mengkomunikasikan batalnya penggunaan dana dari pengembang proyek reklamasi tersebut kepada Pemprov DKI. Dia malah menyuruh pewarta menanyakan itu langsung ke Pemprov DKI.

"Tanyakan ke Pemprov ya. Kita pakai APBN (membangun gedung parkir)," kata Argo.

Baca juga : Hampir 2 Tahun Pembangunan Gedung Parkir di Polda Metro Mangkrak

Sebelumnya, Argo mengatakan, pembangunan gedung parkir itu akan dimulai pada 2018. Dia tidak tahu persis berapa anggaran yang dikeluarkan untuk proyek tersebut.

Berdasarkan rencana awal, pembangunan gedung itu dilakukan PT Jaladri Kartika Ekapaksi yang merupakan anak usaha Agung Podomoro Group.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Basuki Tjahaja Purnama, saat masih sebagai gubernur DKI Jakarta, bersama Kapolda Metro Jaya saat itu, Jendral Tito Karnavian, melakukan groundbreaking pembangunan lapangan parkir tersebut pada 2 Maret 2016.

Gedung parkir di atas lahan seluas 30.526 meter persegi itu rencananya dibangun menjadi delapan lantai dengan fasilitas landasan helikopter di atap bangunan (P-8). Selain itu, terdapat ruang kerja administrasi kantor di lantai dasar (P-1) dan lantai 1 (P-2).

Baca juga : Pembangunan Gedung Parkir di Polda Metro Batal Pakai Dana Reklamasi



Video Rekomendasi

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.