Kompas.com - 15/12/2017, 12:11 WIB
Salah satu set panggung dalam perhelatan Djakarta Warehouse Project 2016 di JIEXpo Kemayoran, Sabtu (10/12/2016) bernama Life In Color Kingdom. Panggung ini akan mengajak penonton berpesta dengan cat warna-warni yang akan disemprotkan melalui kepala singa raksasa. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERASalah satu set panggung dalam perhelatan Djakarta Warehouse Project 2016 di JIEXpo Kemayoran, Sabtu (10/12/2016) bernama Life In Color Kingdom. Panggung ini akan mengajak penonton berpesta dengan cat warna-warni yang akan disemprotkan melalui kepala singa raksasa.
|
EditorKurnia Sari Aziza

JAKARTA, KOMPAS.com — Festival musik Djakarta Warehouse Project 2017 mendapat penolakan dari sejumlah organisasi masyarakat. Atas dasar itu, pihak kepolisian menyiapkan rencana pengamanan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu mengatakan, pihaknya telah menyiagakan enam satuan setingkat kompi (SSK) personel keamanan untuk mengawal acara itu. Adapun satu SSK terdiri dari 100 personel.

"Untuk pengamanan DWP ada enam kompi," ujar Roma saat dihubungi, Jumat (15/12/2017).

Roma menambahkan, personel itu terdiri dari unsur Polri dan TNI. Nantinya, pengamanan acara akan dibagi menjadi tiga lapis.

"Pengamanan ada ring 1, ring 2, dan ring 3," kata Roma.

Baca juga: Sandiaga: Saya Enggak Mau Datang ke DWP karena Pencitraan

Sementara rekayasa lalu lintas bersifat situasional, tergantung kondisi di lapangan.

"Nanti kita lihat eskalasinya. Kalau pengunjungnya banyak, parkiran sempit, atau segala macam yang sudah full, kami alihkan ke luar. Nanti di luar situasional, kalau misalkan ini (macet) kami alihkan (arus lalu lintas)," ucapnya.

Baca juga: Bang Japar Berniat Bicarakan DWP dalam Makan Siang Bersama Anies

Bang Japar Indonesia, Front Pembela Islam (FPI) Kemayoran, bersama sejumlah elemen masyarakat dan Aliansi Masyarakat Kemayoran bersatu menolak penyelenggaraan DWP.

Penolakan dilakukan dengan alasan gelaran musik tahunan itu dapat merusak moral bangsa. 

DWP 2017 menurut rencana digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, 15 dan 16 Desember 2017.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dagangan Senilai Rp 30 Juta Terendam Banjir di Tegal Alur, Pedagang: Seperempatnya Tidak Selamat

Dagangan Senilai Rp 30 Juta Terendam Banjir di Tegal Alur, Pedagang: Seperempatnya Tidak Selamat

Megapolitan
Pemkot Bekasi Pastikan Stok Vaksin Cukup untuk Booster Selama Januari

Pemkot Bekasi Pastikan Stok Vaksin Cukup untuk Booster Selama Januari

Megapolitan
Bruder Angelo Divonis 14 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Korban: Sangat Adil

Bruder Angelo Divonis 14 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Korban: Sangat Adil

Megapolitan
Kuli Bangunan yang Cabuli Bocah di Pamulang Iming-imingi Korban dengan Cokelat

Kuli Bangunan yang Cabuli Bocah di Pamulang Iming-imingi Korban dengan Cokelat

Megapolitan
Korsleting di Tiang Listrik, Api Menyambar Sebuah Gerobak di Tanah Abang

Korsleting di Tiang Listrik, Api Menyambar Sebuah Gerobak di Tanah Abang

Megapolitan
Cerita Sepasang Lansia Bertahan di Tengah Banjir demi Selamatkan Gerobak Jualan Aksesori: Ini Paling Berharga

Cerita Sepasang Lansia Bertahan di Tengah Banjir demi Selamatkan Gerobak Jualan Aksesori: Ini Paling Berharga

Megapolitan
Guru SMP Cendrawasih I Cilandak Dijambret, Uang Rp 2 Juta Buat Bayar Kontrakan dan Ponsel Raib

Guru SMP Cendrawasih I Cilandak Dijambret, Uang Rp 2 Juta Buat Bayar Kontrakan dan Ponsel Raib

Megapolitan
Pemkot Tangerang Sebut Drainase Tol JORR II Sebabkan Banjir, Warga: Tiap Tahun Juga Begini

Pemkot Tangerang Sebut Drainase Tol JORR II Sebabkan Banjir, Warga: Tiap Tahun Juga Begini

Megapolitan
Oleng, Pengemudi Toyota Rush Tabrak Mobil dan 2 Motor di Kebayoran Lama, Seorang Pemotor Terluka

Oleng, Pengemudi Toyota Rush Tabrak Mobil dan 2 Motor di Kebayoran Lama, Seorang Pemotor Terluka

Megapolitan
Tabrak Pohon lalu Masuk Parit di Tangerang, Pengemudi Pajero Tewas

Tabrak Pohon lalu Masuk Parit di Tangerang, Pengemudi Pajero Tewas

Megapolitan
Saluran Air Ditutup Warga, Petugas SDA Buat Saluran Baru di Jalan Bidara Raya Penjaringan

Saluran Air Ditutup Warga, Petugas SDA Buat Saluran Baru di Jalan Bidara Raya Penjaringan

Megapolitan
'Jangan Pernah Ada Kata Kompromi dan Damai terhadap Pelaku Kekerasan Seksual'

"Jangan Pernah Ada Kata Kompromi dan Damai terhadap Pelaku Kekerasan Seksual"

Megapolitan
Hasil Tracing Tunjukkan 4 Siswa SMAN 4 Jakarta Positif Covid-19, Bukti Ada Klaster Sekolah

Hasil Tracing Tunjukkan 4 Siswa SMAN 4 Jakarta Positif Covid-19, Bukti Ada Klaster Sekolah

Megapolitan
Banyak yang Arogan dan Ditilang, Siapa Saja Pengguna Mobil Pelat RF?

Banyak yang Arogan dan Ditilang, Siapa Saja Pengguna Mobil Pelat RF?

Megapolitan
3 Hari Kebanjiran, Warga Jurumudi Belum Dapat Bantuan dari Pemkot Tangerang

3 Hari Kebanjiran, Warga Jurumudi Belum Dapat Bantuan dari Pemkot Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.