Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Janji Kampanye dan Realisasi Bantuan Modal OK OCE Milik Anies-Sandi

Kompas.com - 16/12/2017, 09:40 WIB
Nursita Sari

Penulis

Ketua Umum Perkumpulan Gerakan OK OCE atau PGO Faransyah Jaya menyatakan hal serupa. PGO akan turut membantu warga yang ikut pelatihan kewirausahaan untuk mendapat modal usaha. Caranya memberikan akses untuk meminjam modal ke bank.

"Modal dibantu, tetapi bukan langsung dari OK OCE. OK OCE akan memberikan rekomendasi ke bank dan selanjutnya bank yang akan melakukan validasi dan pemberian modal," ujar Faransyah.

PGO akan bekerja sama dengan bank dan lembaga pembiayaan lainnya untuk memberikan modal usaha. PGO juga akan melatih calon wirausaha tersebut agar memenuhi kualifikasi mendapat pinjaman modal usaha.

Bantuan lainnya untuk warga mendapatkan modal adalah dengan memudahkan pinjaman tanpa jaminan yang memberatkan.

"Biasanya kan butuh jaminan, tapi kami rencanakan mungkin sampai (pinjaman) Rp 10 juta enggak butuh jaminan yang lebih, jaminan bisa jaminan usahanya," kata Faransyah.

Kepala Dinas UMKM DKI Jakarta Irwandi memastikan tidak ada anggaran pemberian modal untuk peserta OK OCE. Pihaknya akan membantu peserta mendapatkan modal dengan cara memberikan rekomendasi ke bank.

Peserta OK OCE bisa mengajukan bantuan modal kepada bank dan juga Lembaga Penyaluran Dana Bergulir (LPDB) dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI.

Nantinya, Dinas UMKM akan menentukan pengusaha mana yang layak dibantu modalnya. Pihaknya juga akan mencarikan bank yang memiliki skema peminjaman modal dengan bunga paling rendah.

"Kalau yang usahanya bagus, kami rekomendasikan," ucap Irwandi.

Soal spanduk "dimodalin bisnis"

Gambar spanduk kampanye OK OCE yang dinilai tidak ditepati Anies-Sandi beredar di media sosial. Spanduk berwarna putih itu bertuliskan "Ayo Bergerak Ambil Kesempatan", "Dimodalin punya bisnis! Disediain tempat usaha! Dicariin pembeli!", dan "Coblos Nomor 3". Dalam spanduk itu tampak gambar Anies-Sandi.

Sandiaga meminta masyarakat tak salah mengerti tentang maksud spanduk berisi janjinya dan Anies memberi modal usaha itu.

"Ya diklarifikasi (maksud isi spanduk soal OK OCE)," ujar Sandi.

Dia mengatakan, Pemprov DKI tak serta merta memberikan langsung sejumlah uang kepada peserta program OK OCE. Namun, Pemprov DKI akan membantu para pelaku usaha mendapatkan modal dari sejumlah instansi keuangan.

Masyarakat sendiri perlu aktif mengajukan permohonan modal kepada instansi tertentu.

"Dikasih modal tentunya dalam bentuk difasilitasi dengan Bank DKI dengan lembaga keuangan lainnya, jadi kami pastikan yang OK OCE itu mendapatkan permodalan," ucap Sandi.

Sandi tak mau mengulangi kesalahan pemerintah sebelumnya yang tak membantu para pelaku usaha memperoleh kemudahan memperoleh modal usaha hingga pinjamannya macet Rp 400 miliar.

Sementara itu, Faransyah tidak bisa memastikan pihak yang memproduksi spanduk OK OCE bertuliskan "dimodalin bisnis". Dia menyebut spanduk itu bisa jadi diproduksi tim kampanye maupun relawan.

"Saya tidak bisa konfirmasi untuk ini (spanduk) karena saat kampanye banyak relawan mencetak sendiri spanduknya," kata Faransyah.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Daftar Rute Transjakarta yang Terintegrasi dengan MRT

Daftar Rute Transjakarta yang Terintegrasi dengan MRT

Megapolitan
Seorang Pria Tanpa Identitas Tewas Tertabrak Mobil di Tengah Tol Dalam Kota

Seorang Pria Tanpa Identitas Tewas Tertabrak Mobil di Tengah Tol Dalam Kota

Megapolitan
Bakal Cagub Independen Mulai Konsultasi Pendaftaran ke KPU DKI, Salah Satunya Dharma Pongrekun

Bakal Cagub Independen Mulai Konsultasi Pendaftaran ke KPU DKI, Salah Satunya Dharma Pongrekun

Megapolitan
Kondisi Rumah Pemenangan Prabowo-Gibran Usai Disatroni Maling: Jendela dan Pintu Rusak serta Ada Jejak Kaki

Kondisi Rumah Pemenangan Prabowo-Gibran Usai Disatroni Maling: Jendela dan Pintu Rusak serta Ada Jejak Kaki

Megapolitan
Wanita di Jaksel Diduga Tenggak Cairan Pembersih Lantai Sebelum Gantung Diri Sambil Live Instagram

Wanita di Jaksel Diduga Tenggak Cairan Pembersih Lantai Sebelum Gantung Diri Sambil Live Instagram

Megapolitan
Diterpa Hujan, Atap Rumah Warga di Depok Ambruk

Diterpa Hujan, Atap Rumah Warga di Depok Ambruk

Megapolitan
Relawan: Dokumen yang Dibawa Maling di Rumah Pemenangan Prabowo-Gibran Bersifat Rahasia

Relawan: Dokumen yang Dibawa Maling di Rumah Pemenangan Prabowo-Gibran Bersifat Rahasia

Megapolitan
Rumah Pemenangan Prabowo-Gibran Kemalingan, TV, Alat Podcast dan Dokumen Penting Raib Dicuri

Rumah Pemenangan Prabowo-Gibran Kemalingan, TV, Alat Podcast dan Dokumen Penting Raib Dicuri

Megapolitan
KPU Gelar Sayembara Maskot dan 'Jingle' Pilkada DKI 2024 Khusus Warga Jakarta

KPU Gelar Sayembara Maskot dan "Jingle" Pilkada DKI 2024 Khusus Warga Jakarta

Megapolitan
Berdiri Hampir Satu Jam, Pemudik Minta Tempat Duduk di Stasiun Pasar Senen Ditambah

Berdiri Hampir Satu Jam, Pemudik Minta Tempat Duduk di Stasiun Pasar Senen Ditambah

Megapolitan
Korban Kecelakaan Mobil di Sawangan Depok Alami Memar hingga Patah Tulang

Korban Kecelakaan Mobil di Sawangan Depok Alami Memar hingga Patah Tulang

Megapolitan
Diduga Alami 'Microsleep', Pengemudi Jazz Hantam Mobil Innova di Sawangan Depok

Diduga Alami "Microsleep", Pengemudi Jazz Hantam Mobil Innova di Sawangan Depok

Megapolitan
Pekan Ini, Pemprov DKI Bakal Surati Kemendagri untuk Nonaktifkan NIK 92.432 Warga Jakarta

Pekan Ini, Pemprov DKI Bakal Surati Kemendagri untuk Nonaktifkan NIK 92.432 Warga Jakarta

Megapolitan
Lebaran 2024 Usai, Fahira Idris: Semoga Energi Kebaikan Bisa Kita Rawat dan Tingkatkan

Lebaran 2024 Usai, Fahira Idris: Semoga Energi Kebaikan Bisa Kita Rawat dan Tingkatkan

Megapolitan
H+6 Lebaran, Stasiun Pasar Senen Masih Dipadati Pemudik yang Baru Mau Pulang Kampung

H+6 Lebaran, Stasiun Pasar Senen Masih Dipadati Pemudik yang Baru Mau Pulang Kampung

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com