Viral Mobil B 1 UNO Terobos "Busway", Begini Kata Sandiaga

Kompas.com - 19/12/2017, 19:25 WIB
Mobil berpelat B 1 UNO menerobos jalur transjakarta ramai diperbincangkan di media sosial. IstimewaMobil berpelat B 1 UNO menerobos jalur transjakarta ramai diperbincangkan di media sosial.
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta

JAKARTA, KOMPAS.com - Viral sebuah foto yang menampilkan sebuah mobil Lexus hitam berpelat nomor B 1 UNO menerobos jalur transjakarta. Tak disebutkan secara spesifik, lokasi dan waktu kejadian tersebut berlangsung.

Namun, banyak warganet mengira mobil tersebut milik Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

Sandiaga membantah mobil itu miliknya.

"Bukan, bukan total. Enggak pernah tuh gue punya keinginan naruh-naruh (pelat UNO)," ujar Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (19/12/2017).

Sandiaga mengatakan, ia tak memiliki mobil berpelat B 1. Ia menyayangkan beredarnya kabar hoaks yang kemudian viral di media sosial.

Baca juga: Anggota Patwal yang Bolehkan Dewi Perssik Masuk Busway Diberi Sanksi

"Bukanlah, bukan banget. Saya enggak pernah punya (mobil dengan pelat) belakangnya UNO. Dulu mobil pribadi saya (pelatnya) SN sama MS, itu (nomornya) B 28, enggak ada yang B 1. Enggak punya saya itu," katanya.

Baca juga: Sejumlah Tindakan Konyol Para Penerobos Jalur Busway

Sandiaga tak mau mengambil pusing. Ia menganggap hal ini sebagai sarana penghapus dosa.

"Ya mudah-mudahan jadi pengurang dosa saya. Fitnah itu mudah-mudahan bisa mengurangi kesalahan-kesalahan saya, ini kan bentuk pencucian (dosa) di dunia. Sebentar lagi kan kita semua juga di alam akhirat kan harus mempertanggungjawabkan apa yang kita lakukan, jadi ya dibawa ikhlas saja hal-hal seperti itu," ujar Sandiaga.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengacara Tak Punya Surat Kuasa, Raffi Ahmad Dinilai Tak Serius Jalani Sidang

Pengacara Tak Punya Surat Kuasa, Raffi Ahmad Dinilai Tak Serius Jalani Sidang

Megapolitan
Sidang Perdana Raffi Ahmad Ditunda karena Pengacara Tak Punya Surat Kuasa

Sidang Perdana Raffi Ahmad Ditunda karena Pengacara Tak Punya Surat Kuasa

Megapolitan
Aksi Pencuri di Rumah Kontrakan Koja Terekam CCTV, 2 Motor Raib

Aksi Pencuri di Rumah Kontrakan Koja Terekam CCTV, 2 Motor Raib

Megapolitan
Epidemiolog Sebut Penggunaan GeNose untuk Tes Covid-19 Terburu-buru dan Tabrak Prosedur

Epidemiolog Sebut Penggunaan GeNose untuk Tes Covid-19 Terburu-buru dan Tabrak Prosedur

Megapolitan
Korsleting, Mobil Toyota Corolla DX Terbakar di Depan Rumah Cilandak

Korsleting, Mobil Toyota Corolla DX Terbakar di Depan Rumah Cilandak

Megapolitan
Saat Anies Diminta Mundur oleh Kader Partai Pengusungnya

Saat Anies Diminta Mundur oleh Kader Partai Pengusungnya

Megapolitan
27 RS Menunggu Stok Plasma Kovalesen di PMI Kabupaten Bekasi

27 RS Menunggu Stok Plasma Kovalesen di PMI Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Jadi Syarat Naik Kereta, Apa Beda GeNose, Rapid Test, dan Swab?

Jadi Syarat Naik Kereta, Apa Beda GeNose, Rapid Test, dan Swab?

Megapolitan
Cerita Dokter di RS Wisma Atlet, Jungkir Balik karena Klaster Liburan...

Cerita Dokter di RS Wisma Atlet, Jungkir Balik karena Klaster Liburan...

Megapolitan
3 Fakta Kasus Prostitusi Anak, Muncikari Jual 4 Korban hingga Kronologi Penangkapan

3 Fakta Kasus Prostitusi Anak, Muncikari Jual 4 Korban hingga Kronologi Penangkapan

Megapolitan
Saat Ini Ada 4.826 Pasien Covid-19 di Depok, Ini Sebaran Kelurahannya

Saat Ini Ada 4.826 Pasien Covid-19 di Depok, Ini Sebaran Kelurahannya

Megapolitan
4 Fakta Seputar Penangkapan Komplotan Perampok Minimarket di Ciputat

4 Fakta Seputar Penangkapan Komplotan Perampok Minimarket di Ciputat

Megapolitan
Dalam 2 Pekan, 8.000 Tenaga Kesehatan di Jakpus Disuntik Vaksin

Dalam 2 Pekan, 8.000 Tenaga Kesehatan di Jakpus Disuntik Vaksin

Megapolitan
Tersangka Terakhir yang Membegal Perwira Marinir di Medan Merdeka Selatan Ditangkap

Tersangka Terakhir yang Membegal Perwira Marinir di Medan Merdeka Selatan Ditangkap

Megapolitan
5 Hal yang Perlu Diketahui soal GeNose, Mulai dari Harga hingga Tingkat Akurasi

5 Hal yang Perlu Diketahui soal GeNose, Mulai dari Harga hingga Tingkat Akurasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X