Kursus Gratis di PPKPI Bukan Program OK OCE

Kompas.com - 20/12/2017, 14:02 WIB
Sandiaga Uno bersama tim saat meresmikan OK-OCE (One Kecamatan One Center for Entrepreneurship) Stock Center di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Senin (10/4/2017). Sandi mengajak pelaku ekonomi lokal mulai menjajaki pasar modal dengan berlatih di OK-OCE Stock Center ini. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERASandiaga Uno bersama tim saat meresmikan OK-OCE (One Kecamatan One Center for Entrepreneurship) Stock Center di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Senin (10/4/2017). Sandi mengajak pelaku ekonomi lokal mulai menjajaki pasar modal dengan berlatih di OK-OCE Stock Center ini.
|
EditorKurnia Sari Aziza

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Perkumpulan Gerakan OK OCE (PGO) Faransyah Jaya memastikan program kursus gratis yang diselenggarakan di kantor Pusat Pelatihan Kerja Pengembangan Industri (PPKPI) bukan program OK OCE.

"Bukan, itu memang programnya PPKPI, bukan OK OCE," kata Faransyah saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (20/12/2017).

Sebelumnya beredar adanya kursus gratis program OK OCE di kantor PPKPI, Pasar Rebo, Jakarta Timur, yang tersebar di media sosial. Menurut Faransyah, program kursus gratis sudah lama diselenggarakan di PPKPI. Anggarannya berasal dari APBD DKI Jakarta.

"Itu memang program mereka yang dibiayai APBD," ucapnya.

Baca juga: Ada Kabar Kursus Gratis OK OCE, Warga Sambangi Kantor PPKPI

Saat Kompas.com menyambangi kantor PPKPI, tengah berlangsung proses penerimaan pendaftaran peserta didik kursus gratis.

Adapun 17 kursus gratis yang diadakan PPKPI antara lain, kursus bahasa Inggris, listrik industri, listrik penerangan, elektronika komunikasi, tata udara, logam mesin konvensional, sekretaris kantor, administrasi kantor, menjahit busana dan lain-lain.

Syahrul, salah seorang petugas pendaftaran kursus gratis di PPKPI mengatakan, program kursus gratis sudah ada sejak lama.

Baca juga: Sandiaga: Nanti di OK OCE Bisa Buka Salon, Menicure, Pedicure...

"Saya sudah 27 tahun kerja di pendaftaran ini, baru kali ini dengar program OK OCE," kata Syahrul.

Selain itu, lanjutnya, program ini tidak dipungut biaya.

"Kalau dipungut iuran, uang saya sudah berapa karung," ucapnya seraya tertawa.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[BERITA FOTO] Bumi Tak Pilih Kasih di Kuburan Cina

[BERITA FOTO] Bumi Tak Pilih Kasih di Kuburan Cina

Megapolitan
Apa Alasan Pemprov DKI Jakarta Pilih PT Bahana sebagai Kontraktor Revitalisasi Monas?

Apa Alasan Pemprov DKI Jakarta Pilih PT Bahana sebagai Kontraktor Revitalisasi Monas?

Megapolitan
Polisi Tangkap Pelaku yang Setubuhi Remaja dengan Iming-iming Main Sinetron

Polisi Tangkap Pelaku yang Setubuhi Remaja dengan Iming-iming Main Sinetron

Megapolitan
Sekda DKI Sebut Pohon Dipindahkan agar Monas Langsung Terlihat dari Pintu Masuk

Sekda DKI Sebut Pohon Dipindahkan agar Monas Langsung Terlihat dari Pintu Masuk

Megapolitan
Kadis SDA Sebut Video Genangan di Monas Sampai 30 Sentimeter Hoaks

Kadis SDA Sebut Video Genangan di Monas Sampai 30 Sentimeter Hoaks

Megapolitan
Underpass Kemayoran Banjir 2,5 Meter, Pemprov DKI Sebut Itu Wewenang Kemensetneg

Underpass Kemayoran Banjir 2,5 Meter, Pemprov DKI Sebut Itu Wewenang Kemensetneg

Megapolitan
Sutiyoso Pernah Tolak Program Menteri yang Ingin Bangun Situ di Monas

Sutiyoso Pernah Tolak Program Menteri yang Ingin Bangun Situ di Monas

Megapolitan
Mengenal Sejarah di Museum Pustaka Peranakan Tionghoa

Mengenal Sejarah di Museum Pustaka Peranakan Tionghoa

Megapolitan
Tidak Hanya Hari Ini, Banjir di Monas Sudah Terjadi Berkali-kali

Tidak Hanya Hari Ini, Banjir di Monas Sudah Terjadi Berkali-kali

Megapolitan
Sekda DKI: Pembangunan Monas Belum Pernah Selesai, Presiden Pertama Pun Belum Meresmikan

Sekda DKI: Pembangunan Monas Belum Pernah Selesai, Presiden Pertama Pun Belum Meresmikan

Megapolitan
100 Personel Gabungan Jaga Wihara Dharma Bakti Saat Imlek

100 Personel Gabungan Jaga Wihara Dharma Bakti Saat Imlek

Megapolitan
Kasus Pengaturan Skor Persikasi Vs Perses Sumedang Segera Disidangkan

Kasus Pengaturan Skor Persikasi Vs Perses Sumedang Segera Disidangkan

Megapolitan
Sebelum Dipindahkan, Pohon yang Ditebang di Monas Disehatkan di Kebun Bibit

Sebelum Dipindahkan, Pohon yang Ditebang di Monas Disehatkan di Kebun Bibit

Megapolitan
Polisi Duga Pelaku Masturbasi Depan Bocah di Cikarang Timur Eksibisionis

Polisi Duga Pelaku Masturbasi Depan Bocah di Cikarang Timur Eksibisionis

Megapolitan
Seluruh Gardu Listrik PLN Jakarta yang Padam akibat Banjir Sudah Menyala

Seluruh Gardu Listrik PLN Jakarta yang Padam akibat Banjir Sudah Menyala

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X