PT MRT Jakarta Akan Groundbreaking TOD Stasiun Dukuh Atas Januari 2018

Kompas.com - 20/12/2017, 22:27 WIB
Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar Kompas.com / Dani PrabowoDirektur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - PT MRT Jakarta telah menyelesaikan rancangan induk pembangunan transit oriented development ( TOD) di Stasiun Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Direktur PT MRT Jakarta William Sabandar menyatakan, pihaknya berencana melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama pada awal 2018.

"Groundbreaking TOD Dukuh Atas rencananya Januari 2018," ungkap William, Rabu (20/12/2017).

Rencana itu, lanjut William bisa terealisasi apabila Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyetujui rancangan dan konsep TOD Dukuh Atas tersebut.

William juga berharap mendapatkan kesepahaman dari pemilik gedung di sekitar Dukuh Atas sebelum melakukan groundbreaking pada Januari 2018.

"Harapannya untuk groundbreaking TOD pas Januari nanti bisa dilakukan atas kesepakatan semua pengelola dan operator yang ada di Dukuh Atas," imbuh dia.

Baca juga : Konsep TOD Stasiun Dukuh Atas Segera Diserahkan ke Anies

Berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 140 Tahun 2017, PT MRT Jakarta diberi mandat untuk membangun dan mengelola TOD di Stasiun Dukuh Atas.

Selain Stasiun Dukuh Atas, PT MRT Jakarta juga akan membangun TOD di tujuh stasiun lainnya, yakni di Bundaran HI, Setiabudi, Bendungan Hilir, Istora, Blok M dan Lebak Bulus.

TOD merupakan jenis pengembangan masyarakat yang mencakup campuran perumahan, perkantoran, ritel dan fasilitas lainnya yang terintegrasi ke dalam lingkungan yang mudah dijangkau dan berada dekat dengan transportasi umum berkualitas seperti bus rapit transit (BRT) atau busway, mass rapit transit (MRT), kereta api ringan (LRT), serta dilengkapi jaringan pejalan kaki/sepeda.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelintasan KA Sebidang di Palmerah Akan Ditutup, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Pelintasan KA Sebidang di Palmerah Akan Ditutup, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Megapolitan
Fakta Prostitusi Online Artis, Pemain Film dan Selebgram Dibayar Rp 110 Juta untuk Threesome

Fakta Prostitusi Online Artis, Pemain Film dan Selebgram Dibayar Rp 110 Juta untuk Threesome

Megapolitan
Ini Beberapa Isu yang Jadi Sorotan Fraksi di Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta

Ini Beberapa Isu yang Jadi Sorotan Fraksi di Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta

Megapolitan
Saat Dandim Jakpus Dilarang Masuk Gang Rumah Rizieq...

Saat Dandim Jakpus Dilarang Masuk Gang Rumah Rizieq...

Megapolitan
Cabuli Bocah 10 Tahun di Pondok Aren, Pelaku Mengaku Kru Televisi

Cabuli Bocah 10 Tahun di Pondok Aren, Pelaku Mengaku Kru Televisi

Megapolitan
Akses Smart E-budgeting Butuh NIK dan KK, Ini Jawaban Pemprov DKI

Akses Smart E-budgeting Butuh NIK dan KK, Ini Jawaban Pemprov DKI

Megapolitan
Bayi Dua Tahun Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi Gandeng KPAI Usut Dugaan Eksploitasi Anak

Bayi Dua Tahun Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi Gandeng KPAI Usut Dugaan Eksploitasi Anak

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Ganti Bantuan Sembako Jadi BLT di Tahun 2021

Pemprov DKI Akan Ganti Bantuan Sembako Jadi BLT di Tahun 2021

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Pasang Wi-fi Gratis di Seluruh RW Padat Penduduk

Pemprov DKI Akan Pasang Wi-fi Gratis di Seluruh RW Padat Penduduk

Megapolitan
Bayi Dua Tahun Meninggal Saat Diajak Sang Ibu Mengemis

Bayi Dua Tahun Meninggal Saat Diajak Sang Ibu Mengemis

Megapolitan
Terlambat Serahkan KUA-PPAS 2021, Pemprov DKI: Ini Baru Terjadi

Terlambat Serahkan KUA-PPAS 2021, Pemprov DKI: Ini Baru Terjadi

Megapolitan
Golkar: Normalisasi Sungai Terhenti sejak 2018 karena Tak Ada Pembebasan Lahan

Golkar: Normalisasi Sungai Terhenti sejak 2018 karena Tak Ada Pembebasan Lahan

Megapolitan
Fraksi PAN Usul Hibah Tahunan Pemprov DKI Untuk NU dan Muhammadiyah

Fraksi PAN Usul Hibah Tahunan Pemprov DKI Untuk NU dan Muhammadiyah

Megapolitan
Fraksi PSI Tolak Pelibatan Swasta dalam Proyek LRT Jakarta

Fraksi PSI Tolak Pelibatan Swasta dalam Proyek LRT Jakarta

Megapolitan
 Nasdem Minta Pemprov DKI Beri Perhatian Lebih ke Warga di Kepulauan Seribu

Nasdem Minta Pemprov DKI Beri Perhatian Lebih ke Warga di Kepulauan Seribu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X