Bantuan Lansia, Era Ahok Pakai Operasional Gubernur, Anies Pakai Program

Kompas.com - 21/12/2017, 10:51 WIB
Dua pasang kadidat gubernur DKI Jakarta yaitu pasangan nomor 2 Basuki Tjahaja Purnama-Saeful Djarot Hidayat dan pasangan nomor 3 Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam acara debat Kompas TV di Djakarta Theatre, Jakarta, Kamis (15/12/2016). Pasangan nomor 1 Agus Yudhoyono-Sylvia Murni tidak datang. KOMPAS.COM/WISNU NUGROHODua pasang kadidat gubernur DKI Jakarta yaitu pasangan nomor 2 Basuki Tjahaja Purnama-Saeful Djarot Hidayat dan pasangan nomor 3 Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam acara debat Kompas TV di Djakarta Theatre, Jakarta, Kamis (15/12/2016). Pasangan nomor 1 Agus Yudhoyono-Sylvia Murni tidak datang.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Masrokhan mengatakan, program Kartu Lansia Jakarta (KLJ) pertama kali direalisasikan saat pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Masrokhan mengatakan, pada saat pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, program itu baru wacana dan belum terealisasi sama sekali.

"Kalau bedanya dulu sama Pak Ahok enggak ada, kan belum ada. Ini baru pertama kali direalisasikan waktu zaman Pak Anies," ujar Masrokhan seusai peluncuran KLJ di Kompleks Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (21/12/2017).

Masrokhan mengatakan, sebelumnya belum ada program khusus untuk membantu para lansia. Program bantuan yanga ada hanya bantuan corporate social responsibility (CSR) dari sejumlah instansi.

Baca juga: Anies Luncurkan KLJ, Lansia Akan Dapat Rp 600.000 Per Bulan

Gubernur DKi Jakarta Anies Baswedan membagikan secara simbolis Kartu Lansia Jakarta kepada sejumlah lansia di Halaman Monumen Nasional (Monas), Kamis (21/12/2017)Kompas.com/David Oliver Purba Gubernur DKi Jakarta Anies Baswedan membagikan secara simbolis Kartu Lansia Jakarta kepada sejumlah lansia di Halaman Monumen Nasional (Monas), Kamis (21/12/2017)
Saat Ahok menjabat, bantuan diberikan melalui dana operasional Ahok sebagai Gubernur DKI. Pada tahap awal, Pemprov DKI akan membagikan 14.520 KLJ yang mulai didistribusikan pada Januari 2018.

"Kalau dulu namanya Kartu Jakarta Lansia, tapi sekarang Kartu Lansia Jakarta. Tim yang membuat Kartu Lansia Jakarta," ujar Anies.

Baca juga: Pagi-pagi, Kakek-Nenek ke Monas Ingin Dapat Kartu Jakarta Lansia

Program bantuan lansia menjadi fokus bagi Ahok-Djarot dan Anies-Sandi saat Pilkada DKI Jakarta.

Anies-Sandi berencana memberikan bantuan langsung bagi para lansia. Saat itu, Anies-Sandi belum menamai program tersebut.

Sementara Ahok-Djarot menyebut program bantuan itu dengan Kartu Jakarta Lansia dengan pemberian bantuan Rp 600.000.

Gubernur DKi Jakarta Anies Baswedan membagikan secara simbolis Kartu Lansia Jakarta kepada sejumlah lansia di Halaman Monumen Nasional (Monas), Kamis (21/12/2017)Kompas.com/David Oliver Purba Gubernur DKi Jakarta Anies Baswedan membagikan secara simbolis Kartu Lansia Jakarta kepada sejumlah lansia di Halaman Monumen Nasional (Monas), Kamis (21/12/2017)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

CPNS Pemprov DKI, Dua Formasi Ini Masih Belum Ada Pelamar

CPNS Pemprov DKI, Dua Formasi Ini Masih Belum Ada Pelamar

Megapolitan
Hingga 20 November 2019, 18.876 Orang Daftar CPNS Pemprov DKI

Hingga 20 November 2019, 18.876 Orang Daftar CPNS Pemprov DKI

Megapolitan
Polisi Tetapkan Seorang Tersangka Bentrok FBR dan PP

Polisi Tetapkan Seorang Tersangka Bentrok FBR dan PP

Megapolitan
Jelang Kampanye Pilkades, Kapolresta Tangerang Ancam Bakal Proses Hukum Pelaku Kampanye Hitam

Jelang Kampanye Pilkades, Kapolresta Tangerang Ancam Bakal Proses Hukum Pelaku Kampanye Hitam

Megapolitan
Nunung kepada Majelis Hakim: Saya Sangat Salah dan Menyesali Perbuatan

Nunung kepada Majelis Hakim: Saya Sangat Salah dan Menyesali Perbuatan

Megapolitan
Mikrotrans Jak Lingko 80 Layani Rute Rawa Buaya sampai Rawa Kompeni

Mikrotrans Jak Lingko 80 Layani Rute Rawa Buaya sampai Rawa Kompeni

Megapolitan
Bobol Showroom Motor, Dua Pencuri Ditangkap Polisi

Bobol Showroom Motor, Dua Pencuri Ditangkap Polisi

Megapolitan
Tahun 2019 Sisa 40 Hari, PAD Kota Bekasi Masih Minus Rp 1 Triliun

Tahun 2019 Sisa 40 Hari, PAD Kota Bekasi Masih Minus Rp 1 Triliun

Megapolitan
Setu Sawangan akan Dinormalisasi, Pedagang Pasrah Warungnya Digusur

Setu Sawangan akan Dinormalisasi, Pedagang Pasrah Warungnya Digusur

Megapolitan
Agar Tak Dilintasi Motor, Pejalan Kaki Saran Pasang Penghalang di JPO Dekat Sudinhub Jakut

Agar Tak Dilintasi Motor, Pejalan Kaki Saran Pasang Penghalang di JPO Dekat Sudinhub Jakut

Megapolitan
Wali Kota Bekasi Lebih Dulu Berhitung Sebelum Siapkan APAR di Sekolah-sekolah

Wali Kota Bekasi Lebih Dulu Berhitung Sebelum Siapkan APAR di Sekolah-sekolah

Megapolitan
Kata Walkot Jaktim, Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Kewenangan Pemerintah Pusat

Kata Walkot Jaktim, Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Kewenangan Pemerintah Pusat

Megapolitan
Badan Pembentukan Perda: 52 Raperda yang Diusulkan Terlalu Banyak

Badan Pembentukan Perda: 52 Raperda yang Diusulkan Terlalu Banyak

Megapolitan
Pemkot Tangerang Luncurkan Aplikasi Gampang Ngurus Berkas

Pemkot Tangerang Luncurkan Aplikasi Gampang Ngurus Berkas

Megapolitan
Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Akan Dipasang Bronjong

Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Akan Dipasang Bronjong

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X