Laboratorium Narkoba di Diskotek MG Produksi Ekstasi Cair

Kompas.com - 21/12/2017, 14:59 WIB
Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Arman Depari, menyebutkan cairan narkobanl di MG Club adalah ekstasi cair, belum ada indikasi sabu, Kamis (21/12/2017) stanlyDeputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Arman Depari, menyebutkan cairan narkobanl di MG Club adalah ekstasi cair, belum ada indikasi sabu, Kamis (21/12/2017)
Penulis Stanly Ravel
|
EditorKurnia Sari Aziza

JAKARTA, KOMPAS.com - Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional ( BNN) Irjen Arman Depari mengatakan, laboratorium narkoba di Diskotek MG memproduksi ekstasi cair. Temuan ini berdasarkan penggerebekan Diskotek MG, pada Minggu (17/12/2017).

"Dari hasil penggerebekan, kami temukan ekstasi cair," ucap Arman dalam konferensi pers di gedung BNN, Jakarta Timur, Kamis (21/12/2017).

Setelah dicek, pihaknya menemukan kandungan metilendioksiamfetamin (MDA). Kandungan itu merupakan zat yang terkandung dalam ekstasi, tetapi jarang digunakan dalam bentuk padat.

Baca juga: BNN Sebut Modus Peredaran Narkoba di Diskotek MG One Stop Service

"Sudah diperiksa dan temuan kami dari air mineral itu ada kandungan MDA yang sama dengan ekstasi. Bedanya, kalau ekstasi padat atau berbentuk pil," kata Arman.

Ia mengatakan, temuan MDA sangat unik dan baru kali ditemukan di Indonesia. Kebanyakan jenis narkoba ini beredar di Eropa.

Baca juga: Koordinator Laboratorium Narkoba Diskotek MG Menyerahkan Diri

Pada Minggu (17/12/2017), BNN bersama Polri menggerebek Diskotek MG dan menemukan laboratorium pembuatan sabu dan ekstasi di dalamnya.

Laboratorium dan bahan baku narkoba didapati di lantai 2 dan 4 diskotek tersebut. Petugas juga menemukan sabu cair yang dikemas dalam botol air mineral.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begini Cara MRT Jakarta Relokasi Pohon di Monas dan Thamrin yang Terkena Proyek

Begini Cara MRT Jakarta Relokasi Pohon di Monas dan Thamrin yang Terkena Proyek

Megapolitan
Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari Diduga Berasal dari Kapal yang Melintas

Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari Diduga Berasal dari Kapal yang Melintas

Megapolitan
Dirut Sebut Pengerjaan MRT Fase 2A Bagian dari Pemulihan Ekonomi

Dirut Sebut Pengerjaan MRT Fase 2A Bagian dari Pemulihan Ekonomi

Megapolitan
Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Megapolitan
Dituduh Culik Anak hingga Fotonya Disebar, Pria di Bogor Lapor Polisi

Dituduh Culik Anak hingga Fotonya Disebar, Pria di Bogor Lapor Polisi

Megapolitan
40 Truk Keliling Tangerang Semprot Disinfektan, Wakil Walkot Sebut untuk Ingatkan Pandemi Belum Usai

40 Truk Keliling Tangerang Semprot Disinfektan, Wakil Walkot Sebut untuk Ingatkan Pandemi Belum Usai

Megapolitan
UPDATE 10 Agustus: 17 RW di 15 Kelurahan Kota Bekasi Masuk Zona Merah

UPDATE 10 Agustus: 17 RW di 15 Kelurahan Kota Bekasi Masuk Zona Merah

Megapolitan
UPDATE 11 Agustus: Bertambah 10, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 647

UPDATE 11 Agustus: Bertambah 10, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 647

Megapolitan
Dituding Lecehkan Anak-anak secara Seksual, Pria di Citayam Nyaris Diamuk Warga

Dituding Lecehkan Anak-anak secara Seksual, Pria di Citayam Nyaris Diamuk Warga

Megapolitan
Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

Megapolitan
Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Kembali Bertambah

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Kembali Bertambah

Megapolitan
Hujan Deras dan Saluran Air Tersumbat, Kawasan Lenteng Agung Sempat Terendam

Hujan Deras dan Saluran Air Tersumbat, Kawasan Lenteng Agung Sempat Terendam

Megapolitan
Setelah Anji, Polisi Panggil Hadi Pranoto Terkait Video Temuan Obat Covid-19

Setelah Anji, Polisi Panggil Hadi Pranoto Terkait Video Temuan Obat Covid-19

Megapolitan
Tak Ada Dana, Insentif Tukang Gali Kubur dan Sopir Ambulans Khusus Covid-19 di Jakarta Tertunda

Tak Ada Dana, Insentif Tukang Gali Kubur dan Sopir Ambulans Khusus Covid-19 di Jakarta Tertunda

Megapolitan
Sejumlah Warga Mengamuk Saat Razia Masker, Banting Dompet hingga Minta Dipenjara

Sejumlah Warga Mengamuk Saat Razia Masker, Banting Dompet hingga Minta Dipenjara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X