BNN Akan Telusuri 700 Anggota Diskotek MG yang Beli Narkoba

Kompas.com - 22/12/2017, 06:08 WIB
Kartu member MG Club untuk dapat mengkonsumsi ekstasi cair StanlyKartu member MG Club untuk dapat mengkonsumsi ekstasi cair
Penulis Stanly Ravel
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Selama hampir tiga tahun mengedarkan narkoba jenis ekstasi cair, Diskotek MG Club diketahui sudah memiliki 700 anggota. Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Arman Depari, mengatakan akan melakukan pengecekan terhadap para anggota MG Club

"Dari keterangan tersangka Awang, katanya ada sekitar 700-an member," ucap Arman dalam konferensi pers di Gedung BNN, Jakarta Timur, Kamis (21/12/2017).

Ketika ditanya apakah ada tokoh artis atau pejabat yang termasuk di dalamnya. Arman menjelasakan bahwa penyelidikan belum sampai ke arah sana.

"Kita belum sampai ke situ yah, jadi belum tahu siapa-siapa saja anggotanya, apakah ada artis atau pejabat. Nanti akan kita selidiki," ucap Arman.

Arman menjelaskan para penikmat ekstasi cair di MG Club memang harus memiliki kartu anggota atau member card untuk membeli.

Baca juga : 2 Perusahaan Farmasi Diduga Terlibat Kasus Lab Narkoba di Diskotek MG

 

Salah satu tokoh penting yang berperan melakukan varifikasi kartu keanggotaan adalah tersangka Awang yang menyerahkan diri ke BNN pada Rabu sore (20/12/2017).

"Awank ini merupakan adik ipar dari tersangka utama (Rudy) yang sampai saat ini masih kita kejar. Dia (Awang) punya peran besar soal kartu keanggotaan di MG Club," ucap Arman.

"Saat ada yang mau gabung, Awank ini yang mengurus dan membuat kartunya, termasuk dia juga yang interview calon anggota," ucap Arman.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

Megapolitan
Cerita LHI Mengalami Kekerasan Seksual Saat Rapid Test di Bandara Soekarno-Hatta

Cerita LHI Mengalami Kekerasan Seksual Saat Rapid Test di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Fakta Tewasnya Briptu Andry, Ditabrak Anggota TNI yang Mengantuk Saat Berkendara

Fakta Tewasnya Briptu Andry, Ditabrak Anggota TNI yang Mengantuk Saat Berkendara

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Sebab Tewasnya Briptu Andry di Pondok Ranggon Terkuak | Pelecehan Seksual saat Rapid Test di Bandara Soetta

[POPULER JABODETABEK] Sebab Tewasnya Briptu Andry di Pondok Ranggon Terkuak | Pelecehan Seksual saat Rapid Test di Bandara Soetta

Megapolitan
Penuhi Panggilan Bawaslu Tangsel, Benyamin Davnie Berikan Klarifikasi Soal Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Penuhi Panggilan Bawaslu Tangsel, Benyamin Davnie Berikan Klarifikasi Soal Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Megapolitan
Kisah Pasien Covid-19 di Depok Sulit Cari Rumah Sakit dan Terbelit Administrasi karena Swab Mandiri

Kisah Pasien Covid-19 di Depok Sulit Cari Rumah Sakit dan Terbelit Administrasi karena Swab Mandiri

Megapolitan
Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Megapolitan
DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

Megapolitan
KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

Megapolitan
Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Megapolitan
Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Megapolitan
Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Megapolitan
Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Megapolitan
Dilecehkan di Bandara Soetta Setelah Rapid Test, Korban Mengaku Trauma Mendalam

Dilecehkan di Bandara Soetta Setelah Rapid Test, Korban Mengaku Trauma Mendalam

Megapolitan
Viral, Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat di Kramat Pela

Viral, Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat di Kramat Pela

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X