Pemilik Gerai McDonald's Fatmawati Protes Lahannya Dibongkar untuk MRT

Kompas.com - 22/12/2017, 13:09 WIB
Winarsih Waluyo, pemilik gerai McDonalds di Jalan Fatmawati, Jumat (22/12/2017). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARWinarsih Waluyo, pemilik gerai McDonalds di Jalan Fatmawati, Jumat (22/12/2017).
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com — Winarsih Waluyo, pemilik gerai McDonald's di Jalan Fatmawati, akhirnya datang menemui pihak pemerintah yang tengah membongkar lahannya, Jumat (22/12/2017). Ia berdebat dengan Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Arifin di lokasi.

"Saya belum terima putusan MA ini, Pak," kata Winarsih.

"Sudah Bu, kami pemerintah juga tahu aturan. Sudah ada putusannya," jawab Arifin

"Tetapi, saya belum terima.... Yang ini saya serahkan tanah saya, saya mendukung, tetapi yang jadi jalan dan saluran ini belum ada ganti rugi," kata Winarsih.

Winarsih pun akhirnya sibuk menunjukkan surat-surat kepemilikan lahannya kepada para pejabat pemerintahan di lokasi.

Baca juga: Lahannya Dibongkar untuk MRT, Gerai McDonalds Fatmawati Tetap Buka

Arifin memaklumi kekecewaan Winarsih. Ia meminta Winarsih mengajukan ganti rugi lagi melalui gugatan ke pemerintah.

"Kalau kami diperintah bayar, pasti kami taati," ujar Arifin.

Pembongkaran dilakukan di 15 bidang lahan di sepanjang Jalan Fatmawati Raya. Sebagian besar lahan berupa parkiran, tetapi ada yang terkena bangunan bagian depannya.

Pembongkaran ini berdasarkan putusan kasasi Mahkamah Agung perkara No 2544 K/Pdt/2017 tanggal 10 Oktober 2017 yang memenangkan Pemprov DKI Jakarta dalam ganti rugi tanah untuk MRT. Lahan-lahan yang dibongkar ini nantinya akan menjadi Stasiun Haji Nawi dan Stasiun Cipete.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sulitnya Polisi Menembus Benteng Pertahanan Rizieq Shihab...

Sulitnya Polisi Menembus Benteng Pertahanan Rizieq Shihab...

Megapolitan
Fakta Temuan Jasad TKW Asal Tangerang dalam Koper di Arab Saudi...

Fakta Temuan Jasad TKW Asal Tangerang dalam Koper di Arab Saudi...

Megapolitan
Polres dan Kodim Jakbar Siapkan Personel hingga Sarana untuk Tangani Banjir

Polres dan Kodim Jakbar Siapkan Personel hingga Sarana untuk Tangani Banjir

Megapolitan
Tingkatkan PAD, DKI Integrasikan Proses Perizinan Usaha dengan Data Pertanahan

Tingkatkan PAD, DKI Integrasikan Proses Perizinan Usaha dengan Data Pertanahan

Megapolitan
Dinkes DKI Sebut Kontak Erat yang Positif Covid-19 Belum Tentu Tertular dari Anies dan Ariza

Dinkes DKI Sebut Kontak Erat yang Positif Covid-19 Belum Tentu Tertular dari Anies dan Ariza

Megapolitan
437 Orang yang Pernah Berkontak dengan Anies dan Ariza Dites Swab, 24 Positif Covid-19

437 Orang yang Pernah Berkontak dengan Anies dan Ariza Dites Swab, 24 Positif Covid-19

Megapolitan
Dua Anggota Geng Garjok yang Serang Lawan dengan Celurit Masih di Bawah Umur

Dua Anggota Geng Garjok yang Serang Lawan dengan Celurit Masih di Bawah Umur

Megapolitan
UPDATE 2 Desember: Bertambah 34, Kini Ada 2.987 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang

UPDATE 2 Desember: Bertambah 34, Kini Ada 2.987 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
124 Jiwa Mengungsi karena Kebakaran di Angke, Pemkot Siapkan Posko Pengungsian Baru

124 Jiwa Mengungsi karena Kebakaran di Angke, Pemkot Siapkan Posko Pengungsian Baru

Megapolitan
5 Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon Hari Ini, 2 Pakai Sistem Tumpang

5 Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon Hari Ini, 2 Pakai Sistem Tumpang

Megapolitan
UPDATE 2 Desember: Tambah 1.166 Kasus Covid-19 di Jakarta, 10.212 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 2 Desember: Tambah 1.166 Kasus Covid-19 di Jakarta, 10.212 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Anggaran Rp 8,38 Miliar Per Anggota DPRD DKI, F-Gerindra: Kebanyakan Program untuk Warga

Anggaran Rp 8,38 Miliar Per Anggota DPRD DKI, F-Gerindra: Kebanyakan Program untuk Warga

Megapolitan
Transjakarta Kembali Operasikan Non BRT Rute Tanah Abang-Batusari dan Pluit-Senen

Transjakarta Kembali Operasikan Non BRT Rute Tanah Abang-Batusari dan Pluit-Senen

Megapolitan
APK Pilkada Tangsel Berulang Kali Dipasang di Tempat Terlarang, Satpol PP Kewalahan

APK Pilkada Tangsel Berulang Kali Dipasang di Tempat Terlarang, Satpol PP Kewalahan

Megapolitan
Warga Rawa Bunga Setor 180 Kg Sampah ke Bank Sampah, Sebagian Hasilnya untuk Anak Yatim Piatu

Warga Rawa Bunga Setor 180 Kg Sampah ke Bank Sampah, Sebagian Hasilnya untuk Anak Yatim Piatu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X