6.000 Orang Diperkirakan Ikut Misa Natal di Gereja Katedral Jakarta

Kompas.com - 24/12/2017, 17:49 WIB
Foto aerial renovasi menara Gereja Katedral di Jakarta, Jumat (6/10). Proses renovasi gereja yang menjadi salahsatu gedung cagar budaya itu mencakup perbaikan rangka dan pengecatan ulang menara di atap Gereja Katedral. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/pras/17 ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO AFoto aerial renovasi menara Gereja Katedral di Jakarta, Jumat (6/10). Proses renovasi gereja yang menjadi salahsatu gedung cagar budaya itu mencakup perbaikan rangka dan pengecatan ulang menara di atap Gereja Katedral. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/pras/17
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat terus mendatangi Gereja Katedral Jakarta untuk mengikuti misa Natal pukul 17.00 WIB. Dari pantauan Kompas.com, kursi-kursi yang disediakan di area luar gedung gereja mulai dipadati masyarakat.

Media Relations dan Humas Gereja Katedral Jakarta, A Susyana Suwadie mengatakan, pihaknya memprediksi akan ada ribuan umat katholik yang akan datang ke Gereja Katedral.

"Kira-kira belajar dari tahun sebelumnya kurang lebih dari satu misa itu bisa dihadiri oleh 5.000-6.000 umat," ujarnya, Minggu (24/12/2017).

Jumlah tersebut jauh dari kapasitas gedung Gereja Katedral yang hanya 800 orang dan aula lantai 2 dengan kapasitas 600 orang. Meski begitu, pihak gereja sudah menyediakan tenda dengan kursi untuk 3.000-3.500 orang.

Baca juga : GP Ansor Bantu Pengamanan Misa Malam Natal di Gereja Katedral

Tahun ini Gereja Katedral juga menerapkan sistem registrasi online maupun offline untuk masyarakat yang akan ikut misa Natal. Hal itu dilakukan agar masyarakat lebih nyaman dan tidak berdasarkan masuk ke gereja.

"Sosialiasi dilakukan satu bulan yang lalu. Kami juga disampaikan apa layar belakangnya, cara registrasi online dan offline-nya, kemudian pelaksanaanya dilalukan satu minggu sebelum misa malam Natal," kata Susyana.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polres Jakbar Amankan 254 Kilogram Ganja di Sumatera Utara

Polres Jakbar Amankan 254 Kilogram Ganja di Sumatera Utara

Megapolitan
Detik-detik Aksi Penodongan di Warteg, Pelaku Awalnya Memesan Makanan

Detik-detik Aksi Penodongan di Warteg, Pelaku Awalnya Memesan Makanan

Megapolitan
KA Tawang Jaya Anjlok, Sejumlah Perjalanan KRL Terganggu

KA Tawang Jaya Anjlok, Sejumlah Perjalanan KRL Terganggu

Megapolitan
Kereta Api Tawang Jaya Anjlok di Perlintasan Pasar Senen

Kereta Api Tawang Jaya Anjlok di Perlintasan Pasar Senen

Megapolitan
Korban Meninggal akibat Kecelakaan Bus Pariwiasata di Subang Bertambah Satu

Korban Meninggal akibat Kecelakaan Bus Pariwiasata di Subang Bertambah Satu

Megapolitan
Pemerintah Hapus Tenaga Honorer, Pemkot Tangsel Prihatin akan Nasib Pegawai

Pemerintah Hapus Tenaga Honorer, Pemkot Tangsel Prihatin akan Nasib Pegawai

Megapolitan
Kejar Tersangka hingga ke Sumatera, Polres Jakbar Ungkap Peredaran Ganja Lintas Provinsi

Kejar Tersangka hingga ke Sumatera, Polres Jakbar Ungkap Peredaran Ganja Lintas Provinsi

Megapolitan
Diduga Peras PNS, Oknum Wartawan di Bogor Ditangkap Polisi

Diduga Peras PNS, Oknum Wartawan di Bogor Ditangkap Polisi

Megapolitan
Modus Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal, Bagikan Karcis dengan Nama Polisi Fiktif

Modus Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal, Bagikan Karcis dengan Nama Polisi Fiktif

Megapolitan
Mulai Februari, Tilang Elektronik Berlaku untuk Pengendara Sepeda Motor di Jakarta

Mulai Februari, Tilang Elektronik Berlaku untuk Pengendara Sepeda Motor di Jakarta

Megapolitan
Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal Ditangkap Setelah Video Pemalakan Viral

Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal Ditangkap Setelah Video Pemalakan Viral

Megapolitan
Warga Was-was dengan Keberadaan Sarang Tawon Vespa di Bintaro

Warga Was-was dengan Keberadaan Sarang Tawon Vespa di Bintaro

Megapolitan
Dugaan Penyiksaan Lutfi, IPW Sebut Oknum Polisi Lakukan Cara Nazi

Dugaan Penyiksaan Lutfi, IPW Sebut Oknum Polisi Lakukan Cara Nazi

Megapolitan
PKS DKI Sebut Nama Baru Cawagub Tak Perlu Lewati Fit And Proper Test

PKS DKI Sebut Nama Baru Cawagub Tak Perlu Lewati Fit And Proper Test

Megapolitan
Polisi Tembak Polisi di Depok Dituntut Hukuman 13 Tahun Penjara

Polisi Tembak Polisi di Depok Dituntut Hukuman 13 Tahun Penjara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X