Sebelum Dibuat Kalap oleh Diskon Akhir Tahun...

Kompas.com - 24/12/2017, 21:13 WIB
Pusat perbelanjaan menawarkan diskon besar untuk menarik minat masyarakat berbelanja di akhir tahun. Kompas.com / Akhdi MartinPusat perbelanjaan menawarkan diskon besar untuk menarik minat masyarakat berbelanja di akhir tahun.
|
EditorAmir Sodikin

JAKARTA, KOMPAS.com – Diskon gila-gilaan hadir lagi di berbagai pusat perbelanjaan pada akhir tahun. Tentu saja, hal itu menggiurkan bagi para pencinta belanja.

Bila tak diatur dengan baik, maka belanja di akhir tahun justru bisa menguras keuangan anda atau istilahnya bikin kantong bolong. Apalagi, akhir tahun juga bersamaan dengan momen liburan.

Namun tak perlu khawatir, simak tips anti kantong bolong ala pengamat keuangan Prita Hapsari Ghozia. Menurut Prita, hal yang terpenting adalah selalu membuat prioritas belanja.


“Bedakan kebutuhan dan keinginan,” ujarnya kepada Kompas.com, Jakarta (22/12/2017)

Diskon “gila-gilaan” terkadang membuat seseorang lupa daratan dan tergiur untuk belanja apapun. Namun Prita menekankan pentingnya perencanaan belanja.

Baca juga : Ini Daftar Gerai di Mall yang Beri Diskon Natal dan Tahun Baru 2018

Sebelum berbelanja, ia menyarankan, agar membuat daftar barang yang menjadi kebutuhan. Hindari pergi ke pusat perbelanjaan tanpa membawa daftar barang kebutuhan.

Sebab, tanpa daftar belanja, potensi untuk belanja di luar kebutuhan akan lebih besar.

Selain itu, Prita juga menyarankan agar membatasi penggunaan kartu kredit berlebihan. Buatlah anggaran khusus belanja.

Hal ini penting agar uang yang keluar tidak membengkak.

“Hindari penggunaan kartu kredit di luar kemampuan keuangan. Atur pengeluaran agar tidak over budget,” kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kantor Walikota Jakarta Utara Tidak Punya Anggaran untuk Ganti Foto Presiden dan Wakil Presiden

Kantor Walikota Jakarta Utara Tidak Punya Anggaran untuk Ganti Foto Presiden dan Wakil Presiden

Megapolitan
Pegawai Pos Indonesia di Bekasi Mengaku Jadi Korban Penggelapan Uang Simpanan di Koperasi

Pegawai Pos Indonesia di Bekasi Mengaku Jadi Korban Penggelapan Uang Simpanan di Koperasi

Megapolitan
Ombudsman: Apjatel Harus Turunkan Kabel Udara di 27 Lokasi Sebelum Dipotong Pemprov DKI

Ombudsman: Apjatel Harus Turunkan Kabel Udara di 27 Lokasi Sebelum Dipotong Pemprov DKI

Megapolitan
Jelang Demo Mahasiswa, Jalan Sekitar Istana Negara Ditutup

Jelang Demo Mahasiswa, Jalan Sekitar Istana Negara Ditutup

Megapolitan
Motto Ora Et Labora August Parengkuan yang Selalu Dikenang

Motto Ora Et Labora August Parengkuan yang Selalu Dikenang

Megapolitan
Masih Dicetak, Pemkot Jakut Baru Akan Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf Tiga Hari Lagi

Masih Dicetak, Pemkot Jakut Baru Akan Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf Tiga Hari Lagi

Megapolitan
Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Mayat Bayi yang Ditemukan di Kali

Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Mayat Bayi yang Ditemukan di Kali

Megapolitan
Taruna Politeknik Negeri Imigrasi Depok Tewas saat Latihan Drumband

Taruna Politeknik Negeri Imigrasi Depok Tewas saat Latihan Drumband

Megapolitan
Marah Pacarnya Digoda, Pemuda Ini Ajak Teman-temannya Keroyok Pelaku

Marah Pacarnya Digoda, Pemuda Ini Ajak Teman-temannya Keroyok Pelaku

Megapolitan
Viral Keberadaan Cross Hijaber, DMI Jakarta Utara Imbau Pengurus Masjid Lebih Waspada

Viral Keberadaan Cross Hijaber, DMI Jakarta Utara Imbau Pengurus Masjid Lebih Waspada

Megapolitan
Mimpi Ridwan Kamil Menyulap Wajah Kalimalang

Mimpi Ridwan Kamil Menyulap Wajah Kalimalang

Megapolitan
Pesepeda Tewas Ditabrak Bus Damri di Bandara Soekarno-Hatta

Pesepeda Tewas Ditabrak Bus Damri di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Operasi Zebra Jaya Dimulai 23 Oktober, Ada 12 Jenis Pelanggaran yang Akan Ditindak

Operasi Zebra Jaya Dimulai 23 Oktober, Ada 12 Jenis Pelanggaran yang Akan Ditindak

Megapolitan
Putri Parengkuan: Kompas merupakan Second Home Ayah

Putri Parengkuan: Kompas merupakan Second Home Ayah

Megapolitan
Jadi Ajudan Ma'ruf Amin, Kapolres Kota Tangerang Kombes Sabilul Alif Dikenal Inovatif

Jadi Ajudan Ma'ruf Amin, Kapolres Kota Tangerang Kombes Sabilul Alif Dikenal Inovatif

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X