Sudirman-Stasiun Bandara 1 Jam, Kereta Tertahan Sebentar di Duri

Kompas.com - 26/12/2017, 18:55 WIB
KA Bandara Soekarno Hatta dengan rangkaian enam gerbong tiba di Stasiun Sudirman Baru. KA tersebut diuji coba dengan rangkaian penuh untuj kedua kalinya pada Selasa (28/11/2017). Kompas.com/Yoga Hastyadi WidiartantoKA Bandara Soekarno Hatta dengan rangkaian enam gerbong tiba di Stasiun Sudirman Baru. KA tersebut diuji coba dengan rangkaian penuh untuj kedua kalinya pada Selasa (28/11/2017).
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Waktu tempuh perjalanan kereta bandara dari Stasiun Sudirman Baru ke Stasiun Bandara Soekarno-Hatta (SHIA) sekitar satu jam.

Kompas.com mencoba pemberangkatan pukul 12.50 dari Stasiun Sudirman Baru. Kereta berangkat tepat waktu. Namun selepas Stasiun Tanah Abang memasuki Duri, kereta sempat menurunkan lajunya dan berhenti hingga lima menit lamanya. Kereta kemudian melaju lagi dan berhenti sekitar lima menit di Stasiun Batu Ceper. 

Stasiun Batu Ceper sendiri sepi, nyaris tak ada penumpang yang naik dari stasiun ini. Kereta sampai di Stasiun Bandara Soekarno-Hatta pukul 13.48 atau hanya meleset tiga menit dari prediksi waktu tempuh 55 menit.

Baca juga : Begini Suasana Stasiun Sudirman Baru di Hari Pertama Uji Coba Kereta Bandara

Kompas.com mencoba perjalanan kembali dari Stasiun Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 14.40. Perjalanan dari bandara tertahan lagi di Stasiun Duri sekitar 10 menit. Kereta tiba di Stasiun Sudirman Baru pukul 15.35 atau tepat sesuai prediksi waktu tempuh.

Bagi yang ingin menggunakan kereta bandara, bisa membelinya di vending machine atau di aplikasi dan situs Railink. Pembelian ditutup 20 menit sebelum jadwal keberangkatan tau jika kapasitas sudah penuh.

Adapun gerbang dibuka 20 menit sebelum kereta datang dan penumpang bisa naik selama pintu kereta masih dibuka.

Tarif kereta saat ini Rp 30.000. Tarif akan naik setelah kereta bandara diresmikan oleh Presidem Joko Widodo pada 2 Januari mendatang.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Kaburnya Perempuan Gangguan Jiwa yang Positif Covid-19 Saat Diisolasi di Rumah

Kronologi Kaburnya Perempuan Gangguan Jiwa yang Positif Covid-19 Saat Diisolasi di Rumah

Megapolitan
Ada 81 Tenaga Medis DKI Jakarta Positif Covid-19, Tersebar di 30 Rumah Sakit

Ada 81 Tenaga Medis DKI Jakarta Positif Covid-19, Tersebar di 30 Rumah Sakit

Megapolitan
Pasien Covid-19 Terus Bertambah, DPRD Minta Pemkot Depok Antisipasi Kapasitas Rumah Sakit

Pasien Covid-19 Terus Bertambah, DPRD Minta Pemkot Depok Antisipasi Kapasitas Rumah Sakit

Megapolitan
Pendapatan Kota Bekasi Berkurang Sejak Wabah Covid-19 Merebak

Pendapatan Kota Bekasi Berkurang Sejak Wabah Covid-19 Merebak

Megapolitan
17.534 Warga Jakarta Jalani Rapid Test, 282 Orang Dinyatakan Positif Covid-19

17.534 Warga Jakarta Jalani Rapid Test, 282 Orang Dinyatakan Positif Covid-19

Megapolitan
Sudah Anggarkan Rp 75 Miliar, Pemkot Depok Dikritik Masih Lambat Cegah Penularan Covid-19

Sudah Anggarkan Rp 75 Miliar, Pemkot Depok Dikritik Masih Lambat Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Penjelasan Camat Cipondoh soal Spanduk Lockdown di Kelurahan Petir

Penjelasan Camat Cipondoh soal Spanduk Lockdown di Kelurahan Petir

Megapolitan
Polres Jakarta Barat bersama Satpol PP dan TNI Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Polres Jakarta Barat bersama Satpol PP dan TNI Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Megapolitan
Pelaksanaan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Tangsel Tungggu Keputusan Resmi

Pelaksanaan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Tangsel Tungggu Keputusan Resmi

Megapolitan
Seorang Wanita Positif Covid-19 Kabur dari Isolasi Mandiri di Rumahnya

Seorang Wanita Positif Covid-19 Kabur dari Isolasi Mandiri di Rumahnya

Megapolitan
Mereka yang Batal Pulang Kampung demi Lindungi Keluarga dari Covid-19...

Mereka yang Batal Pulang Kampung demi Lindungi Keluarga dari Covid-19...

Megapolitan
ODP Covid-19 di Tebet Melarikan Diri saat Diisolasi Mandiri, Diduga Gangguan Jiwa

ODP Covid-19 di Tebet Melarikan Diri saat Diisolasi Mandiri, Diduga Gangguan Jiwa

Megapolitan
5 Fakta Isolasi Ratusan Jemaah Masjid Kebon Jeruk, 3 Positif hingga Ada 78 WNA

5 Fakta Isolasi Ratusan Jemaah Masjid Kebon Jeruk, 3 Positif hingga Ada 78 WNA

Megapolitan
BNN Sebut Jaringan Narkoba Manfaatkan Pandemi Covid-19 untuk Lakukan Penyelundupan

BNN Sebut Jaringan Narkoba Manfaatkan Pandemi Covid-19 untuk Lakukan Penyelundupan

Megapolitan
Gaji Wali Kota dan ASN Lingkungan Pemkot Bekasi Akan Dipotong untuk Lawan Covid-19

Gaji Wali Kota dan ASN Lingkungan Pemkot Bekasi Akan Dipotong untuk Lawan Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X