Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ketua Geng Motor dan 3 Anggotanya Ditangkap di Perbatasan Depok-Bogor

Kompas.com - 27/12/2017, 17:28 WIB
Iwan Supriyatna

Penulis

DEPOK, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Kota Depok berhasil menangkap ketua geng motor berinisial HB dan 3 orang rekannya yang kerap beraksi di kawasan Depok dan sekitarnya.

HB dan 3 rekannya yang berusia 18 tahun ini ditangkap di tempat persembunyiannya di kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (26/12/2017) pukul 23.30 WIB.

"Kami tangkap di daerah perbatasan Depok-Bogor. Ada 4 orang, salah satunya pimpinan geng berinisal HB," kata Kasatreskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis, Rabu (27/12/2017).

Baca juga : Polisi Bakal Bongkar Jaringan Pemasok Narkoba ke Geng Motor

Dengan tertangkapnya ketua geng motor dan 3 anggotanya ini, ada 12 orang yang ditetapkan sebagai tersangka terkait penjarahan toko pakaian di Depok.

Kasus penjarahan toko pakaian ini terungkap setelah video rekaman kamera CCTV yang merekam kejahatan tersebut tersebar di media sosial.

"Jika dilihat dari tayangan CCTV, HB itu yang mengenakan celana pendek dan yang pertama menghampiri toko pakaian," ucap Putu.

Menurut Putu, HB juga diduga kuat terlibat dalam serangkaian aksi geng motor yang kerap membuat resah warga.

Serangkaian aksi HB CS seperti merampok warung makan yang buka 24 jam, merampok tukang nasi goreng, hingga merampas sepeda motor warga.

"Terkait aksi-aksi mereka lainnya masih kami telusuri. Sementara yang masuk laporan ke kami ada lima, termasuk yang pencurian dengan sasaran warteg di Limo," ujar Putu.

Baca juga : Polisi Tangkap Dua Lagi Anggota Geng Motor di Depok

Sampai saat ini, para tersangka masih menjalani pemeriksaan. Dalam video rekaman kamera CCTV yang tersebar di media sosial, terlihat seorang penjaga toko tengah menyusun pakaian.

Beberapa saat kemudian, puluhan orang dengan menggunakan sepeda motor mendatangi toko itu dan menjarah barang-barang yang ada di sana.

Usai menjarah barang di toko tersebut, para pelaku yang sebagian membawa senjata tajam itu langsung pergi menggunakan sepeda motornya.

Kompas TV Polisi terus mengejar anggota geng motor terduga pelaku penjarahan toko pakaian di Depok Jawa Barat.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Terdengar Gemuruh Mirip Ledakan Bom Saat Petir Sambar 2 Anggota TNI di Cilangkap

Terdengar Gemuruh Mirip Ledakan Bom Saat Petir Sambar 2 Anggota TNI di Cilangkap

Megapolitan
Beredar Video Sopir Truk Dimintai Rp 200.000 Saat Lewat Jalan Kapuk Muara, Polisi Tindak Lanjuti

Beredar Video Sopir Truk Dimintai Rp 200.000 Saat Lewat Jalan Kapuk Muara, Polisi Tindak Lanjuti

Megapolitan
Maju Pilkada Bogor 2024, Jenal Mutaqin Ingin Tuntaskan Keluhan Masyarakat

Maju Pilkada Bogor 2024, Jenal Mutaqin Ingin Tuntaskan Keluhan Masyarakat

Megapolitan
Kemendagri Nonaktifkan 40.000 NIK Warga Jakarta yang Sudah Wafat

Kemendagri Nonaktifkan 40.000 NIK Warga Jakarta yang Sudah Wafat

Megapolitan
Mayat dalam Koper yang Ditemukan di Cikarang Berjenis Kelamin Perempuan

Mayat dalam Koper yang Ditemukan di Cikarang Berjenis Kelamin Perempuan

Megapolitan
Pembunuh Perempuan di Pulau Pari Mengaku Menyesal

Pembunuh Perempuan di Pulau Pari Mengaku Menyesal

Megapolitan
Disdukcapil DKI Bakal Pakai 'SMS Blast' untuk Ingatkan Warga Terdampak Penonaktifan NIK

Disdukcapil DKI Bakal Pakai "SMS Blast" untuk Ingatkan Warga Terdampak Penonaktifan NIK

Megapolitan
Sesosok Mayat Ditemukan di Dalam Koper Hitam di Cikarang Bekasi

Sesosok Mayat Ditemukan di Dalam Koper Hitam di Cikarang Bekasi

Megapolitan
Warga Rusunawa Muara Baru Keluhkan Biaya Sewa yang Naik

Warga Rusunawa Muara Baru Keluhkan Biaya Sewa yang Naik

Megapolitan
8.112 NIK di Jaksel Telah Diusulkan ke Kemendagri untuk Dinonaktifkan

8.112 NIK di Jaksel Telah Diusulkan ke Kemendagri untuk Dinonaktifkan

Megapolitan
Heru Budi Bertolak ke Jepang Bareng Menhub, Jalin Kerja Sama untuk Pembangunan Jakarta Berkonsep TOD

Heru Budi Bertolak ke Jepang Bareng Menhub, Jalin Kerja Sama untuk Pembangunan Jakarta Berkonsep TOD

Megapolitan
Mau Maju Jadi Cawalkot Bogor, Wakil Ketua DPRD Singgung Program Usulannya Tak Pernah Terealisasi

Mau Maju Jadi Cawalkot Bogor, Wakil Ketua DPRD Singgung Program Usulannya Tak Pernah Terealisasi

Megapolitan
Seorang Anggota TNI Meninggal Tersambar Petir di Cilangkap, Telinga Korban Pendarahan

Seorang Anggota TNI Meninggal Tersambar Petir di Cilangkap, Telinga Korban Pendarahan

Megapolitan
Harga Bawang Merah di Pasar Senen Blok III Naik Dua Kali Lipat sejak Lebaran

Harga Bawang Merah di Pasar Senen Blok III Naik Dua Kali Lipat sejak Lebaran

Megapolitan
Dua Anggota TNI yang Tersambar Petir di Cilangkap Sedang Berteduh di Bawah Pohon

Dua Anggota TNI yang Tersambar Petir di Cilangkap Sedang Berteduh di Bawah Pohon

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com