Anies: Pastikan Semua Korban Robohnya Podium Pakubuwono Spring Dirawat

Kompas.com - 27/12/2017, 21:02 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (16/12/2017). KOMPAS.com/NURSITA SARIGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (16/12/2017).
Penulis Nursita Sari
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta pengelola Apartemen Pakubuwono Spring bertanggung jawab untuk merawat korban yang tertimpa robohnya podium di apartemen tersebut. Perawatan untuk korban, kata Anies, menjadi hal utama.

"Yang penting sekarang ini adalah pastikan bahwa semua yang menjadi korban itu bisa dirawat, diamankan untuk kesehatannya," ujar Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Rabu (27/12/2017).

Baca juga : Setelah Tertimpa Bangunan Selama 20 Jam, Jenazah Pekerja Pakubuwono Spring Akhirnya Dievakuasi

Anies menyampaikan, keluarga korban meninggal akibat robohnya podium di Apartemen Pakubuwono Spring juga harus diberi santunan.

Apabila terbukti pengelola melanggar aturan dalam membangun apartemen tersebut, Anies memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menindak tegas sesuai aturan yang berlaku.

"Biar nanti para petugas melihat. Begitu kaitannya dengan perda, kami tegakkan. Ketika kaitannya dengan pidana, biar aparat penegak hukum yang nanti menegakkan," kata Anies.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyampaikan bela sungkawanya kepada seluruh korban, baik korban meninggal maupun korban selamat yang harus dirawat. Menurut Sandiaga, musibah bisa terjadi kapan pun mengingat adanya cuaca yang ekstrem.

"Termasuk juga kekuatan dari struktur gedung maupun tentunya juga kelengkapan dari gedung tersebut," ucap Sandiaga dalam kesempatan yang sama.

Baca juga : Tembok Roboh di Pakubuwono Spring Diduga karena Perubahan Konstruksi

Sebuah podium bangunan di Apartemen Pakubuwono Spring roboh, Rabu dini hari. Tiga orang meninggal tertimbun reruntuhan. Mereka adalah Adi alias Bima, Kirul Ma'sum, dan Dedi Irawan.

Sementara itu, tiga pekerja lainnya luka-luka, yakni Aris Suryanto bin Sumadi yang mengalami luka patah pada pergelangan tangan kiri dan kaki kanan, Muklas luka sobek di kepala sebelah kiri dengan tujuh jahitan, serta Idris bin Sohari luka lecet di ketiak kiri dan kanan serta luka sobek di kaki sebelah kiri dengan lima jahitan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Orang Diduga Copet Ditangkap di Tengah Unjuk Rasa

Dua Orang Diduga Copet Ditangkap di Tengah Unjuk Rasa

Megapolitan
11 Pemuda Diamankan Saat Hendak Ikut Demo Omnibus Law, 2 dari Mereka Positif Narkoba

11 Pemuda Diamankan Saat Hendak Ikut Demo Omnibus Law, 2 dari Mereka Positif Narkoba

Megapolitan
Pemkot Bogor Siapkan 3.000 Alat Rapid Tes untuk Wisatawan Selama Libur Panjang

Pemkot Bogor Siapkan 3.000 Alat Rapid Tes untuk Wisatawan Selama Libur Panjang

Megapolitan
Dua Kali Kecelakaan Beruntun dalam Sehari di Tol Jakarta-Cikampek

Dua Kali Kecelakaan Beruntun dalam Sehari di Tol Jakarta-Cikampek

Megapolitan
Akan Ikut Demo Tolak Omnibus Law, 11 Pemuda Diamankan Polres Jaksel

Akan Ikut Demo Tolak Omnibus Law, 11 Pemuda Diamankan Polres Jaksel

Megapolitan
Diduga Mencopet Saat Demo, Remaja Ini Nangis Diciduk Polisii

Diduga Mencopet Saat Demo, Remaja Ini Nangis Diciduk Polisii

Megapolitan
Hari Pertama Libur Panjang, Jumlah Penumpang di Terminal Pulogebang Capai 940 Orang

Hari Pertama Libur Panjang, Jumlah Penumpang di Terminal Pulogebang Capai 940 Orang

Megapolitan
Pemkot Bogor Gelar Rapid Test untuk Wisatawan Selama Libur Panjang

Pemkot Bogor Gelar Rapid Test untuk Wisatawan Selama Libur Panjang

Megapolitan
TPA Rawa Kucing Hampir Penuh, Pemkot Tangerang Harapkan PLTSa Segera Terealisasi

TPA Rawa Kucing Hampir Penuh, Pemkot Tangerang Harapkan PLTSa Segera Terealisasi

Megapolitan
Massa Pedemo Bubarkan Diri, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka

Massa Pedemo Bubarkan Diri, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka

Megapolitan
Rapat KUPA-PPAS Tetap Dilaksanakan, Semua Peserta Dipastikan Sudah Rapid Test

Rapat KUPA-PPAS Tetap Dilaksanakan, Semua Peserta Dipastikan Sudah Rapid Test

Megapolitan
Arus Balik Libur Panjang di Bandara Soekarno-Hatta Diprediksi Terjadi 1 November

Arus Balik Libur Panjang di Bandara Soekarno-Hatta Diprediksi Terjadi 1 November

Megapolitan
Bawa Korek Kuping Jumbo, Massa Aksi Penolak UU Cipta Kerja: Mungkin Kuping Jokowi Tersumbat

Bawa Korek Kuping Jumbo, Massa Aksi Penolak UU Cipta Kerja: Mungkin Kuping Jokowi Tersumbat

Megapolitan
Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Diminta Tak Abai Mengisi 'Health Alert Card'

Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Diminta Tak Abai Mengisi "Health Alert Card"

Megapolitan
Libur Panjang, Penumpang di Terminal Pulo Gebang Capai 1.805

Libur Panjang, Penumpang di Terminal Pulo Gebang Capai 1.805

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X