Sandiaga Akan Bersepeda ke Lokbin Taman Kota Intan Setiap Minggu

Kompas.com - 31/12/2017, 18:50 WIB
Atik, seorang pedagang minuman di Lokbin Kota Intan menangis ke Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno karena dagangannya sepi, Minggu (31/12/2017). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARAtik, seorang pedagang minuman di Lokbin Kota Intan menangis ke Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno karena dagangannya sepi, Minggu (31/12/2017).
|
EditorKurnia Sari Aziza

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berjanji akan bersepeda ke lokasi binaan Taman Kota Intan, setiap Minggu. Sandiaga mengatakan, hal itu dilakukan untuk memahami masalah pedagang dan menemukan solusinya. 

"Kalau enggak ada halangan, setiap (hari) Minggu saya bersepeda ke sini," kata Sandiaga di Lokbin Taman Kota Intan, Minggu (31/12/2017).

Pagi ini, Sandiaga bersepeda di Kota Tua. Ia menyantap nasi lengko di Lokbin Taman Kota Intan dan mendengar keluhan para pedagang. Di sana, para pedagang mengeluhkan sepinya pengunjung.

"Yang ke sini (Lokbin Taman Kota Intan) orang nyasar doang ya," katanya.


Baca juga: Lokbin Kota Intan Sepi Pengunjung, Sandiaga Akan Buat Dialog

Sandiaga mengatakan, revitalisasi Lokbin Taman Kota Intan jauh dari harapan. Pemprov DKI, lanjutnya, kurang menampung aspirasi dari para pedagang. Menurut Sandiaga, Pemprov DKI harus melibatkan pedagang dalam memutuskan segala kebijakan.

"Semua kami libatkan, dari wilayah-wilayah, kami libatkan penataannya. Ini sudah ada masukan dari teman-teman pedagang kaki lima," ujar Sandiaga.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gebrak Meja, Ketua DPRD DKI Memarahi Kadisbud soal Rekomendasi Penyelenggaran Formula E di Monas Dirahasiakan

Gebrak Meja, Ketua DPRD DKI Memarahi Kadisbud soal Rekomendasi Penyelenggaran Formula E di Monas Dirahasiakan

Megapolitan
Tak Ditahan, Pemukul Kucing hingga Mati Jalani Wajib Lapor

Tak Ditahan, Pemukul Kucing hingga Mati Jalani Wajib Lapor

Megapolitan
Jika Revitalisasi TIM Dimoratorium, Jakpro Khawatir Lukisan Mahal Seniman Terbengkalai

Jika Revitalisasi TIM Dimoratorium, Jakpro Khawatir Lukisan Mahal Seniman Terbengkalai

Megapolitan
Formula E 2020 Jakarta: Lapangan Monas Diaspal untuk Trek Balap, Nanti Dikupas Lagi

Formula E 2020 Jakarta: Lapangan Monas Diaspal untuk Trek Balap, Nanti Dikupas Lagi

Megapolitan
Hasil Autopsi Jenazah Anak Karen Idol Akan Keluar 2 Minggu Lagi

Hasil Autopsi Jenazah Anak Karen Idol Akan Keluar 2 Minggu Lagi

Megapolitan
Gelontorkan Rp 1 Triliun Lebih, Jakarta Bakal Jadi Tuan Rumah Formula E hingga 2024

Gelontorkan Rp 1 Triliun Lebih, Jakarta Bakal Jadi Tuan Rumah Formula E hingga 2024

Megapolitan
Jubir: Formula E Ingin Tingkatkan Kepedulian Masyarakat pada Lingkungan

Jubir: Formula E Ingin Tingkatkan Kepedulian Masyarakat pada Lingkungan

Megapolitan
Tiga Penumpang KRL Jadi Korban Pelemparan Batu

Tiga Penumpang KRL Jadi Korban Pelemparan Batu

Megapolitan
Polisi Musnahkan Narkoba Senilai Rp 1 Triliun

Polisi Musnahkan Narkoba Senilai Rp 1 Triliun

Megapolitan
Rahasiakan Rekomendasi Formula E di Monas, Kadisbud DKI Dicecar DPRD

Rahasiakan Rekomendasi Formula E di Monas, Kadisbud DKI Dicecar DPRD

Megapolitan
Wakil Wali Kota Bekasi Lebih Sreg Tiap Sekolah Pasang CCTV daripada Guru Menginap Antisipasi Maling

Wakil Wali Kota Bekasi Lebih Sreg Tiap Sekolah Pasang CCTV daripada Guru Menginap Antisipasi Maling

Megapolitan
Mobil Rubicon Sitaan dari Koruptor Terjual Rp 682 Juta Saat Lelang

Mobil Rubicon Sitaan dari Koruptor Terjual Rp 682 Juta Saat Lelang

Megapolitan
Begini Cara Membuat Kartu Kuning Pencari Kerja

Begini Cara Membuat Kartu Kuning Pencari Kerja

Megapolitan
Lucinta Luna Konsumsi Narkoba karena Depresi, Polisi: Alasan Klasik

Lucinta Luna Konsumsi Narkoba karena Depresi, Polisi: Alasan Klasik

Megapolitan
35 Karyawan di Bekasi Diduga Keracunan Makanan Usai Makan Nasi Katering

35 Karyawan di Bekasi Diduga Keracunan Makanan Usai Makan Nasi Katering

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X