2017, Tahun Kemenangan Anies-Sandi... - Kompas.com

2017, Tahun Kemenangan Anies-Sandi...

Kompas.com - 31/12/2017, 19:06 WIB
Presiden PKS Sohibul Iman (kiri), Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto (dua kiri), calon gubernur DKI nomor urut 3, Anies Baswedan (dua kanan) dan pasangannya, Sandiaga Uno, di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Rabu (19/4/2017). Quick count lembaga survei untuk putaran kedua Pilkada DKI Jakarta mengunggulkan pasangan ini atas Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Presiden PKS Sohibul Iman (kiri), Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto (dua kiri), calon gubernur DKI nomor urut 3, Anies Baswedan (dua kanan) dan pasangannya, Sandiaga Uno, di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Rabu (19/4/2017). Quick count lembaga survei untuk putaran kedua Pilkada DKI Jakarta mengunggulkan pasangan ini atas Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pilkada DKI menjadi topik utama sepanjang 2017. Pada tahun ini, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno terlahir sebagai pemimpin baru Ibu Kota.

Perjalanan keduanya dimulai dari kampanye Sandiaga sejak 2015. Kala itu, Sandiaga menyatakan ambisinya untuk menjadi calon gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerindra.

Namanya yang hanya dikenal di dunia usaha itu membuat Sandiaga kerja keras dengan bersosialisasi ke warga.

Kerja kerasnya membuat ia dipilih sebagai calon yang akan diusung Gerindra pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Meski survei menunjukkan elektabilitasnya masih rendah, Sandi cukup percaya diri. Ketika mengunjungi Balai Kota untuk menemui Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang masih menjabat sebagai Gubernur, Sandi menyebut Balai Kota sebagai kantor barunya pada 2017.

Hingga akhirnya, Sandiaga maju dalam pertempuran memperebutkan kursi nomor 1 di DKI. Namun, ia tidak maju sebagai calon gubernur, tetapi sebagai calon wakil gubernur.

Sandiaga mendampingi mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan, yang digadang sebagai calon gubernur dari Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera.

Dua partai yang berkoalisi itu mengumumkan Anies-Sandi sebagai calon yang mereka usung pada 23 September 2016, atau dua bulan setelah Anies dicopot Presiden Joko Widodo dari jabatan menteri.

Baca juga : Prabowo Ceritakan Proses Gerindra Usung Anies-Sandi Jadi Cagub-Cawagub

Anies-Sandi kemudian resmi ditetapkan sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur pada 22 Oktober 2016.

Hingga awal 2017, keduanya berkampanye secara intensif dengan mengunjungi puluhan titik di Jakarta untuk merebut simpati warga. Keduanya juga bersaing sengit di panggung debat untuk adu program dengan calon lainnya, yakni Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.

Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2017, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno berfoto bersama moderator usai mengikuti debat ketiga calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2017 yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum Provinsi DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (10/2/2017). Debat yang terdiri dari enam segmen ini memiliki subtema pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, anti-narkotika, dan kebijakan untuk disabilitas.

KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2017, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno berfoto bersama moderator usai mengikuti debat ketiga calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2017 yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum Provinsi DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (10/2/2017). Debat yang terdiri dari enam segmen ini memiliki subtema pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, anti-narkotika, dan kebijakan untuk disabilitas.

Kemenangan pertama bagi Anies-Sandi jatuh pada 15 Februari 2017, atau ketika pencoblosan mengatarkan mereka ke putaran selanjutnya.

Pada putaran pertama, perolehan suara Anies-Sandi menempati urutan kedua dengan persentase 39,95 persen.

Sementara itu, calon petahana, Ahok-Djarot, berada di posisi puncak dengan perolehan suara 42,99 persen, dan Agus-Sylvi gugur dengan suara 17,07 persen.

Hasil sejumlah lembaga survei menunjukkan keunggulan Anies-Sandi dibandingkan Ahok-Djarot. Namun, selisih elektabilitas kedua pasangan ini cukup tipis.

Hasil survei pun terbukti. Pada 19 April 2017, Anies-Sandi memenangkan putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017 dengan perolehan suara 57,96 persen, sedangkan Ahok-Djarot kalah dengan perolehan suara 42,04 persen.

Selisih perolehan suara mereka terpaut jauh, yakni 15,92 persen. Kerja keras Anies-Sandi mengunjungi warga dengan dana kampanye mencapai Rp 77,9 dari uang pribadi Sandi itu mengantarkan keduanya sebagai pemenang.

Baca juga : Sandiaga Tanggung Semua Dana Kampanye Dia dan Anies pada Putaran Kedua

KPU DKI Jakarta pun menetapkan Anies-Sandi sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih DKI Jakarta pada 5 Mei 2017.


Pertengahan 2017, keduanya menghabiskan waktu dengan bertemu warga meskipun tidak seintensif sebelum pemilihan.

Selain itu, keduanya sibuk dengan puluhan orang yang tergabung dalam tim pemenangannya untuk melakukan lobi-lobi dengan Pemprov DKI Jakarta yang kala itu berada di bawah kepemimpinan Djarot Saiful Hidayat.

Lobi-lobi agar program mereka diakomodasi itu diharapkan dapat membuat transisi Anies-Sandi ke Balai Kota menjadi mulus.

Baca juga : Apa yang Dijanjikan dalam Program OK OCE Saat Pilkada DKI?

Anies-Sandi baru dilantik pada 16 Oktober 2017 sore di Istana oleh Presiden Joko Widodo. Mereka kemudian berpidato sebagai Gubernur-Wakil Gubernur pertama kalinya malam itu di Balai Kota.

Keduanya kini menghabiskan akhir 2017 dengan bekerja keras merealisasikan janji selama kampanye. Akankah janji mereka terwujud pada tahun-tahun mendatang?

Kompas TV langkah ini dilakukan untuk memperjelas posisi dan pertangung-jawaban anggota tim ini.

 


EditorIcha Rastika
Komentar

Terkini Lainnya

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Nasional
Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Nasional
Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Megapolitan
14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

Regional
Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Regional
Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Internasional
Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek 'Online' Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek "Online" Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Megapolitan
Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Nasional
Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Internasional
Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

Regional
Sandiaga Sebut Rencana Induk Penataan Tanah Abang Masih Disusun

Sandiaga Sebut Rencana Induk Penataan Tanah Abang Masih Disusun

Megapolitan
Diprotes Rakyatnya, PM Armenia Mengundurkan Diri

Diprotes Rakyatnya, PM Armenia Mengundurkan Diri

Internasional
Saat Bos First Travel Yakinkan Jaksa Perusahaannya Masih Mampu Berangkatkan Calon Jemaah

Saat Bos First Travel Yakinkan Jaksa Perusahaannya Masih Mampu Berangkatkan Calon Jemaah

Nasional
Akan Dilaporkan Kembali oleh Fransiska, Sandiaga Bilang, 'Lu Lagi Lu Lagi'

Akan Dilaporkan Kembali oleh Fransiska, Sandiaga Bilang, "Lu Lagi Lu Lagi"

Megapolitan

Close Ads X