Sandiaga Ingin Buat Sayembara Masterplan Penataan Tanah Abang

Kompas.com - 06/01/2018, 08:14 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat berkunjung ke Tanah Abang, Selasa (26/12/2017). KOMPAS.com/JESSI CARINA Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat berkunjung ke Tanah Abang, Selasa (26/12/2017).
Penulis Nursita Sari
|
EditorKurnia Sari Aziza

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno ingin mengadakan sayembara pembuatan rencana induk atau masterplan penataan jangka panjang kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sandiaga menyebut sayembara tersebut sebagai bentuk partisipasi publik.

"Saya suka tuh, pakai sayembara. Jadi, ada partisipasi publiknya juga," ujar Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (5/1/2018) malam.

Sandiaga menyebut, arsitek-arsitek dari Jakarta hingga mancanegara bisa menyumbangkan idenya untuk masterplan Tanah Abang sehingga kawasan tersebut sesuai visi Pemprov DKI, yakni Tanah Abang sebagai pusat perdagangan Asia Tenggara.

Masterplan kawasan Tanah Abang, lanjut Sandiaga, harus memenuhi kebutuhan puluhan tahun yang akan datang.


"Masterplannya harus memikirkan 30-50 tahun ke depan, dan ini akan memakan waktu tentunya," kata Sandiaga.

Baca juga: Sandiaga Cari Tahu Kepuasan Warga yang Kunjungi Tanah Abang

PKL Tanah Abang kembali mengokupasi trotoar di depan Stasiun Tanah Abang, Jumat (22/12/2017).Kompas.com/David Oliver Purba PKL Tanah Abang kembali mengokupasi trotoar di depan Stasiun Tanah Abang, Jumat (22/12/2017).
Ide sayembara masterplan Tanah Abang pertama kali disampaikan Her Pramtama, arsitek yang menjadi narasumber penataan kawasan Tanah Abang.

Saat konferensi pers evaluasi penataan jangka pendek Tanah Abang, Pramtama menjelaskan semua masukan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, dan pihak lainnya akan dirangkum menjadi kerangka acuan kerja (KAK) penataan jangka panjang kawasan Tanah Abang.

Pramtama menyebut, PD Pembangunan Sarana Jaya yang ditunjuk menjadi pengembang Tanah Abang akan mengumpulkan berbagai data dan masukan semua pihak.

Baca juga: Sandiaga Akan Buat Survei Efektivitas Penataan Tanah Abang

"Data itu menjadi sebuah perencanaan yang akan diluncurkan, bisa saja ada sayembara, Pak (berbicara kepada Sandiaga). Jadi, masterplan nya bisa disayembarakan sehingga ada partisipasi publik," kata Pramtama.

KAK tersebut nantinya akan menjadi masterplan penataan jangka panjang Tanah Abang. Menurut Pramtama, masterplan tersebut rencananya akan diumumkan awal Maret 2018.

Salah satu rencana yang dipikirkan yakni adanya moda transportasi umum berbasis kereta yang melintasi kawasan Tanah Abang, seperti mass rapid transit (MRT) dan light rail transit (LRT).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Ojol Datangi Polres Jaktim Minta Polisi Tindak Mata Elang

Puluhan Ojol Datangi Polres Jaktim Minta Polisi Tindak Mata Elang

Megapolitan
Diperiksa Polisi, Tas Mencurigakan di Kembangan Berisi Buku hingga Kerupuk

Diperiksa Polisi, Tas Mencurigakan di Kembangan Berisi Buku hingga Kerupuk

Megapolitan
Dua Dosen Ditangkap Disangka Cemarkan Nama Baik Rektor Unima

Dua Dosen Ditangkap Disangka Cemarkan Nama Baik Rektor Unima

Megapolitan
Kronologi Keributan Kelompok Ojol dengan 2 Mata Elang di Rawamangun

Kronologi Keributan Kelompok Ojol dengan 2 Mata Elang di Rawamangun

Megapolitan
Polisi Periksa Tas Hitam Mencurigakan yang Tergeletak di Jalan Mawar Kembangan

Polisi Periksa Tas Hitam Mencurigakan yang Tergeletak di Jalan Mawar Kembangan

Megapolitan
Saksi: Seorang Pengemudi Ojol Terluka Sayat Saat Ribut dengan Mata Elang

Saksi: Seorang Pengemudi Ojol Terluka Sayat Saat Ribut dengan Mata Elang

Megapolitan
Kasus Pemukulan Kucing hingga Mati di Bekasi Berakhir Damai

Kasus Pemukulan Kucing hingga Mati di Bekasi Berakhir Damai

Megapolitan
Sidang Dugaan Kriminalisasi Sopir Taksi Online, Saksi Bantah Keterangan dalam BAP

Sidang Dugaan Kriminalisasi Sopir Taksi Online, Saksi Bantah Keterangan dalam BAP

Megapolitan
Polisi Anjurkan Sopir Taksi Online Ari Darmawan Serahkan Uang Jutaan Rupiah untuk Berdamai

Polisi Anjurkan Sopir Taksi Online Ari Darmawan Serahkan Uang Jutaan Rupiah untuk Berdamai

Megapolitan
BMKG: Wilayah Jabotabek Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang Malam Ini

BMKG: Wilayah Jabotabek Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang Malam Ini

Megapolitan
DPR Panggil Ketua DPRD DKI untuk Diskusi soal Revitalisasi TIM

DPR Panggil Ketua DPRD DKI untuk Diskusi soal Revitalisasi TIM

Megapolitan
Dipicu Masalah Kredit Motor, Mata Elang dan Pengemudi Ojol Ribut di Rawamangun

Dipicu Masalah Kredit Motor, Mata Elang dan Pengemudi Ojol Ribut di Rawamangun

Megapolitan
Pembuat Kosmetik Ilegal di Depok Racik Bahan Kimia Berdasar Pengalaman Kerja

Pembuat Kosmetik Ilegal di Depok Racik Bahan Kimia Berdasar Pengalaman Kerja

Megapolitan
Pemukul Kucing hingga Mati di Bekasi Tidak Ditahan

Pemukul Kucing hingga Mati di Bekasi Tidak Ditahan

Megapolitan
Kosmetik Ilegal Produksi di Depok Diedarkan ke Dokter Kulit hingga Klinik Kecantikan di Jakarta

Kosmetik Ilegal Produksi di Depok Diedarkan ke Dokter Kulit hingga Klinik Kecantikan di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X