Kompas.com - 08/01/2018, 12:40 WIB
Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok bersama istrinya Veronica Tan saat Ahok menjabat sebagai gubernur. Kompas.com/Kurnia Sari AzizaBasuki Tjahaya Purnama atau Ahok bersama istrinya Veronica Tan saat Ahok menjabat sebagai gubernur.
|
EditorKurnia Sari Aziza

JAKARTA, KOMPAS.com — Josefina Agatha Syukur akan menemui kliennya, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang saat ini mendekam di Mako Brimob Depok, Jawa Barat, atas kasus penodaan agama. Josefina akan melaporkan perkembangan gugatan cerai yang diajukan Ahok kepada istrinya, Veronica Tan.

"Nanti saya akan laporkan ke Bapak (Ahok) mengenai perkembangannya. Belum ditemui. Soal kapan ke Mako, saya belum bisa kasih tahu karena enggak bisa langsung ke sana, harus diatur dulu," ujar Josefina saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Senin (8/1/2018).

Adapun kedatangan Josefina ke PN Jakarta Utara untuk melengkapi sejumlah berkas gugatan cerai yang telah diajukan pada Jumat (5/1/2018).

Baca juga: Pengacara Berharap Ahok dan Veronica Masih Bisa Didamaikan

Selain itu, Josefina juga akan melaporkan reaksi warganet atas gugatan cerai Ahok terhadap Veronica. Adapun isu perceraian Ahok menjadi viral di media sosial. Warganet tidak percaya Ahok menggugat cerai Veronica.

"Setelah saya dengarkan, saya akan laporkan lagi. Nanti akan dilihat reaksi masyarakat, apa yang kami terima dan dengar (akan disampaikan kepada Ahok)," ujar Josefina.

PN Jakarta Utara membenarkan adanya gugatan cerai atas nama Basuki terhadap Veronica yang masuk pada Jumat pekan lalu sekitar pukul 14.30 atau sebelum pendaftaran gugatan ditutup.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kompas TV Mantan Gubernur DKI Jakarta tahun ini merayakan Natal di Rutan Mako Brimob Depok, Jawa Barat.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Megapolitan
Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Megapolitan
Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Megapolitan
Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Megapolitan
Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Megapolitan
Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Megapolitan
Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Megapolitan
PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

Megapolitan
Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Megapolitan
LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

Megapolitan
Polisi yang Dianiaya Oknum Anggota Pemuda Pancasila Membaik, Segera Pulang

Polisi yang Dianiaya Oknum Anggota Pemuda Pancasila Membaik, Segera Pulang

Megapolitan
Pelecehan Seksual Anak di Depok Marak Terjadi, Tigor: Status Kota Layak Anak Harus Dicabut

Pelecehan Seksual Anak di Depok Marak Terjadi, Tigor: Status Kota Layak Anak Harus Dicabut

Megapolitan
Sisa Seorang Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Sisa Seorang Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.