Kompas.com - 10/01/2018, 09:14 WIB
Sandiaga Uno bersama tim saat meresmikan OK-OCE (One Kecamatan One Center for Entrepreneurship) Stock Center di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Senin (10/4/2017). Sandi mengajak pelaku ekonomi lokal mulai menjajaki pasar modal dengan berlatih di OK-OCE Stock Center ini. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERASandiaga Uno bersama tim saat meresmikan OK-OCE (One Kecamatan One Center for Entrepreneurship) Stock Center di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Senin (10/4/2017). Sandi mengajak pelaku ekonomi lokal mulai menjajaki pasar modal dengan berlatih di OK-OCE Stock Center ini.
Penulis Nursita Sari
|
EditorKurnia Sari Aziza

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Perkumpulan Gerakan OK OCE Faransyah Jaya menginginkan adanya skema khusus pinjaman modal untuk para peserta pelatihan kewirausahaan itu. Skema khusus bisa melalui bunga yang rendah, cicilan rendah, atau lainnya yang bertujuan meringankan peminjam modal.

"Nanti rencananya, kan, semuanya ada skema OK OCE. Jadi, khusus skema OK OCE, yang mengambil skema itu, dia mesti jadi anggota OK OCE dulu," ujar Faransyah saat dihubungi, Selasa (9/1/2018).

Menurut rencana, Faransyah akan bertemu pihak Bank DKI untuk membicarakan skema khusus pinjaman modal tersebut pada pekan depan. Menurut Faransyah, bunga yang ditetapkan Bank DKI saat ini tidak kompetitif untuk pelaku UMKM.

Perkumpulan Gerakan OK OCE bersama Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan DKI Jakarta juga akan mencari perbankan atau lembaga pembiayaan lain untuk kerja sama.

Baca juga: Belum Ada Bank yang Kerja Sama dengan OK OCE untuk Beri Pinjaman Modal

"Nanti OK OCE dan Bank DKI akan berkomunikasi, coba cari skema terbaik. Misalnya belum bisa diputuskan, kami dari OK OCE tetap cari alternatif pembiayaan lain yang lebih suportif ataupun yang lebih mendukung anggota OK OCE dalam menguatkan usaha kecil menengahnya itu," kata Faransyah.

Perkumpulan Gerakan OK OCE berharap skema khusus itu memberikan bunga rendah untuk peserta OK OCE, seperti kredit usaha rakyat (KUR).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Saat OK OCE Disebut Pelatihan Cuap-cuap dengan Bunga 13 Persen...

"Kami bayangkan seperti KUR, ya, (bunganya) 5-6 persen. Tinggal masalahnya, kan, KUR itu subsidi sepengetahuan saya, skema subsidi dan lain-lain terus terang saya enggak bisa jawab. Itu bisa tanya Pak Gubernur dan Pak Wagub kelihatannya bagaimana," katanya.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama Pandemi Covid-19, Pemprov DKI Kumpulkan Rp 6,1 M dari Denda Pelanggaran Prokes

Selama Pandemi Covid-19, Pemprov DKI Kumpulkan Rp 6,1 M dari Denda Pelanggaran Prokes

Megapolitan
Buron 3,5 Tahun, Terpidana Korupsi Asal Maluku Ditangkap Kejaksaan di Depok

Buron 3,5 Tahun, Terpidana Korupsi Asal Maluku Ditangkap Kejaksaan di Depok

Megapolitan
Ada Vaksinasi Massal bagi Warga Depok di Terminal Jatijajar Jumat Ini, Simak Cara Daftarnya

Ada Vaksinasi Massal bagi Warga Depok di Terminal Jatijajar Jumat Ini, Simak Cara Daftarnya

Megapolitan
Kisah Sukartono, Menginspirasi Warga Sekitar untuk Bersinergi Kelola Sampah Jadi Barang Bernilai

Kisah Sukartono, Menginspirasi Warga Sekitar untuk Bersinergi Kelola Sampah Jadi Barang Bernilai

BrandzView
Soal 25 Klaster Covid-19 PTM, Kadinkes DKI: Perlu Pembuktian, Apakah Murni dari Sekolah?

Soal 25 Klaster Covid-19 PTM, Kadinkes DKI: Perlu Pembuktian, Apakah Murni dari Sekolah?

Megapolitan
 Sederet Fakta Laporan Luhut terhadap Haris Azhar dan Fatia Kontras, Berawal dari Tudingan 'Main' di Tambang Papua

Sederet Fakta Laporan Luhut terhadap Haris Azhar dan Fatia Kontras, Berawal dari Tudingan "Main" di Tambang Papua

Megapolitan
Perubahan Aturan Masuk Mal hingga Restoran di Jakarta, Ada Pelonggaran

Perubahan Aturan Masuk Mal hingga Restoran di Jakarta, Ada Pelonggaran

Megapolitan
Jadwal dan Lokasi Mobil Vaksin Keliling di Jakarta pada Kamis, 23 September

Jadwal dan Lokasi Mobil Vaksin Keliling di Jakarta pada Kamis, 23 September

Megapolitan
Jam Operasional Restoran dan Kafe di Jakarta Kini Dibagi Dua, Berikut Aturannya

Jam Operasional Restoran dan Kafe di Jakarta Kini Dibagi Dua, Berikut Aturannya

Megapolitan
Pemprov Akan Periksa Data Kemendikbud Terkait 25 Klaster Sekolah Tatap Muka di Jakarta

Pemprov Akan Periksa Data Kemendikbud Terkait 25 Klaster Sekolah Tatap Muka di Jakarta

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Tangsel Baru 39,9 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Tangsel Baru 39,9 Persen dari Target

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Cara Dapatkan Bantuan Rp 1,2 Juta untuk PKL | Luhut Polisikan Haris Azhar

[POPULER JABODETABEK] Cara Dapatkan Bantuan Rp 1,2 Juta untuk PKL | Luhut Polisikan Haris Azhar

Megapolitan
UPDATE 22 September: Tambah 11 Kasus di Kota Tangerang, 171 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 22 September: Tambah 11 Kasus di Kota Tangerang, 171 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
BNN Sebut Ada 753 Pengguna Narkoba Aktif di Kota Tangerang, Kemungkinan Lebih Banyak

BNN Sebut Ada 753 Pengguna Narkoba Aktif di Kota Tangerang, Kemungkinan Lebih Banyak

Megapolitan
Pemkot Tangsel Targetkan Pemotongan Tiang di Tengah Jalan WR Supratman Rampung Dua Pekan

Pemkot Tangsel Targetkan Pemotongan Tiang di Tengah Jalan WR Supratman Rampung Dua Pekan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.