Anies Bentuk Tim Bersama Kementerian BUMN untuk Tata 220 Kampung Kumuh - Kompas.com

Anies Bentuk Tim Bersama Kementerian BUMN untuk Tata 220 Kampung Kumuh

Kompas.com - 10/01/2018, 12:33 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri BUMN Rini Soemarno di Balai Kota, Rabu (10/1/2018).KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri BUMN Rini Soemarno di Balai Kota, Rabu (10/1/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerima Menteri BUMB Rini Soemarno di Balai Kota, Rabu (10/1/2018). Dalam sebuah rapat tertutup, Anies menyebut ia dan Rini membahas pembangunan di DKI, salah satunya penataan kampung kumuh.

"Kampung-kampung kumuh miskin di Jakarta yang jumlahnya banyak, PR kita menyelesaikan masalah ketimpangan ekstrem miskin dan ekstrem kaya itu ada di Jakarta. Kami harap ada program yang bisa menangani persoalan ketimpangan, khususnya dalam penataan," kata Anies di Balai Kota, Rabu (10/1/2018).

Anies mengatakan langkah pertama yang dilakukan yakni membentuk tim bersama Rini untuk mengatasi masalah kampung kumuh itu.

"Insya Allah kita bentuk tim kecil di Pemprov DKI dipimpin Pak Sekda (Saefullah) nanti dengan tim Bu Menteri," kata Anies.

Baca juga : Anies-Sandi Akan Bangun Rumah Berlapis di 16 Kampung Kumuh

Rini sendiri mengatakan ada 220 kampung kumuh yang menjadi perhatian Pemprov DKI. Ia menyebut upaya Pemprov DKI menata kampung-kampung itu nantinya bisa diselaraskan dengan corporate social responsibility (CSR) BUMN.

"Kami sudah punya program CSR maupun pembiayaan yang kita dorong bagaimana kita bisa meningkatkan daerah tidak lagi kumuh dan baik keadaan ekonominya," ujar Rini.


EditorEgidius Patnistik
Komentar

Terkini Lainnya

Cerita dari Rumah Habibie Setelah Tahu Seoharto Ingin Mundur

Cerita dari Rumah Habibie Setelah Tahu Seoharto Ingin Mundur

Nasional
Hasanudin Sebut Reformis Sejati Itu Habibie

Hasanudin Sebut Reformis Sejati Itu Habibie

Regional
Penjaga Auditorium Muhammadiyah Ditemukan Tewas, Diduga Sudah 3 Hari

Penjaga Auditorium Muhammadiyah Ditemukan Tewas, Diduga Sudah 3 Hari

Regional
Jaksa Sebut Sidang Kasus Pembunuhan Istri dan Dua Anak Ditunda karena Saksi Belum Siap

Jaksa Sebut Sidang Kasus Pembunuhan Istri dan Dua Anak Ditunda karena Saksi Belum Siap

Megapolitan
Polisi yang Viral Nyanyikan Lagu soal Teroris Pernah Jadi Pengamen dan Penyemir Sepatu

Polisi yang Viral Nyanyikan Lagu soal Teroris Pernah Jadi Pengamen dan Penyemir Sepatu

Regional
Keponakan Novanto Akui Serahkan Uang kepada Agun Gunandjar

Keponakan Novanto Akui Serahkan Uang kepada Agun Gunandjar

Nasional
Sebelum Rumahnya Dirusak, Warga Ahmadiyah di Lombok Diminta Bertobat

Sebelum Rumahnya Dirusak, Warga Ahmadiyah di Lombok Diminta Bertobat

Nasional
Iseng Lempari 3 Bus dengan Batu, 3 Remaja di Aceh Timur Ditangkap Polisi

Iseng Lempari 3 Bus dengan Batu, 3 Remaja di Aceh Timur Ditangkap Polisi

Regional
Kabin Pesawat Maskapai ANA Dipenuhi Asap, 137 Penumpang Dievakuasi

Kabin Pesawat Maskapai ANA Dipenuhi Asap, 137 Penumpang Dievakuasi

Internasional
BPPTKG: Dua Letusan Freatik Gunung Merapi Hari Ini Bersuhu 274,9 Derajat Celcius

BPPTKG: Dua Letusan Freatik Gunung Merapi Hari Ini Bersuhu 274,9 Derajat Celcius

Regional
Tulis Status Menistakan Agama di Facebook, Mahasiswa Jadi Tersangka

Tulis Status Menistakan Agama di Facebook, Mahasiswa Jadi Tersangka

Regional
Pengacara Pendi Pertanyakan PN Tangerang Tunda Sidang Tanpa Pemberitahuan Resmi

Pengacara Pendi Pertanyakan PN Tangerang Tunda Sidang Tanpa Pemberitahuan Resmi

Megapolitan
3 Jenazah Pelaku Bom Gereja Surabaya Masih Berada di RS Bhayangkara Polda Jatim

3 Jenazah Pelaku Bom Gereja Surabaya Masih Berada di RS Bhayangkara Polda Jatim

Regional
Komnas HAM Desak Polisi Tindak Pelaku Perusak Rumah Warga Ahmadiyah

Komnas HAM Desak Polisi Tindak Pelaku Perusak Rumah Warga Ahmadiyah

Nasional
Anak Tidak Bisa 'Diam'? Cek Siapa Tahu Dia 'Cerdas Kinestetik'

Anak Tidak Bisa 'Diam'? Cek Siapa Tahu Dia 'Cerdas Kinestetik'

Edukasi

Close Ads X