Danau Sunter Terus Berbenah Jelang Pertandingan Sandi dan Menteri Susi - Kompas.com

Danau Sunter Terus Berbenah Jelang Pertandingan Sandi dan Menteri Susi

Kompas.com - 11/01/2018, 13:13 WIB
Kondisi danau Sunter, Kamis (4/1/2018). Danau Sunter akan menjadi tempat diselenggarakannya festival danau Sunter Februari mendatang. Dalam festival ini akan ada pertandingan antara Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.Kompas.com/Setyo Adi Kondisi danau Sunter, Kamis (4/1/2018). Danau Sunter akan menjadi tempat diselenggarakannya festival danau Sunter Februari mendatang. Dalam festival ini akan ada pertandingan antara Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

JAKARTA, KOMPAS.com - Danau Sunter di Jakarta Utara terus berbenah jelang pertandingan antara Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di lokasi itu pada Februari mendatang.

Kawasan bagian timur danau itu kini dibenahi dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara.

"Kami turap saluran air di sebelah timur. Kemarin ada pengurukan saluran penghubung. Kami usahakan air tidak merembes masuk ke danau," kata Kasudin SDA Jakarta Utara, Santo, saat dihubungi Kamis (11/1/2018).

Baca juga : Pembuktian Sandiaga di Danau Sunter

Santo mengatakan, turap-turap yang bocor di sepanjang saluran air di sebelah danau tersebut diusahakan jadi kedap air. Pengerjaan pemasangan turap ini diperkirakan berlangsung selama sebulan.

"Yakin selesai sebelum acara di danau tersebut," ucap Santo.

Selain pembuatan turap, persiapan lain adalah pengurukan lumpur danau dengan water master serta pengurukan saluran air.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menggelar festival di danau itu Februari mendatang. Berbagai kegiatan olahraga air tengah disiapkan untuk menyemarakkan festival tersebut. Sandi berlomba dengan Susi. Sandi berenang dan Susi paddling.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya

Ini Bantuan Pemerintah untuk Korban Gempa Banjarnegara

Ini Bantuan Pemerintah untuk Korban Gempa Banjarnegara

Nasional
Enam Pilkada di Papua Pakai Sistem Noken, KPU Khawatirkan Distorsi Suara

Enam Pilkada di Papua Pakai Sistem Noken, KPU Khawatirkan Distorsi Suara

Nasional
Sinergi Kemenag dan CQ University Untuk Beasiswa dan Penelitian

Sinergi Kemenag dan CQ University Untuk Beasiswa dan Penelitian

Edukasi
Verifikasi Isu Miring, Kepulauan Solomon Mau Lihat Papua Lebih Dekat

Verifikasi Isu Miring, Kepulauan Solomon Mau Lihat Papua Lebih Dekat

Nasional
Bertemu Pemulung Lumpuh, Dedi Mulyadi Bilang Pemerintah Bisa Buat Mereka Bahagia

Bertemu Pemulung Lumpuh, Dedi Mulyadi Bilang Pemerintah Bisa Buat Mereka Bahagia

Regional
Muncul Spekulasi Nama Anak Ketiga Pangeran William

Muncul Spekulasi Nama Anak Ketiga Pangeran William

Internasional
Diduga Bikin Ribut di Diskotek Old City, Pria Ini Positif Sabu dan Ekstasi

Diduga Bikin Ribut di Diskotek Old City, Pria Ini Positif Sabu dan Ekstasi

Megapolitan
Selamatkan Pohon Berusia 700 Tahun di India, Pemerintah Gunakan Infus

Selamatkan Pohon Berusia 700 Tahun di India, Pemerintah Gunakan Infus

Internasional
Pengadaan Mebel Sekolah Terus Tertunda, Sandiaga Sebut Tak Akan Toleransi Lagi

Pengadaan Mebel Sekolah Terus Tertunda, Sandiaga Sebut Tak Akan Toleransi Lagi

Megapolitan
Kate Middleton Lahirkan Bayi Laki-laki

Kate Middleton Lahirkan Bayi Laki-laki

Internasional
FPTOI: Selama Ini Tak Ada Regulasi yang Jamin Keamanan Pengguna Ojek Online

FPTOI: Selama Ini Tak Ada Regulasi yang Jamin Keamanan Pengguna Ojek Online

Nasional
Erdogan Bakal Kembalikan 2 Tentara Yunani yang Ditahan Turki, tapi...

Erdogan Bakal Kembalikan 2 Tentara Yunani yang Ditahan Turki, tapi...

Internasional
Soal Laporan Sukmawati, Polisi Masih Kumpulkan Keterangan Pelapor

Soal Laporan Sukmawati, Polisi Masih Kumpulkan Keterangan Pelapor

Nasional
ISIS Penggal Tiga Kakak Beradik Pekerja Medis di Afghanistan

ISIS Penggal Tiga Kakak Beradik Pekerja Medis di Afghanistan

Internasional
'Tanpa Regulasi, Aplikator Dapat Bertindak Semaunya terhadap Pengemudi Ojek Online'

"Tanpa Regulasi, Aplikator Dapat Bertindak Semaunya terhadap Pengemudi Ojek Online"

Nasional

Close Ads X