Lulung Bantu Negosiasi Sewa Lahan untuk Relokasi Pedagang Tanah Abang

Kompas.com - 12/01/2018, 08:53 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana berada di kawasan Tanah Abang, Jumat (22/12/2017). KOMPAS.com/JESSI CARINA Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana berada di kawasan Tanah Abang, Jumat (22/12/2017).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, negosiasi penyewaan lahan milik pengusaha Robby Sumampow di Tanah Abang, Jakarta Pusat, dibantu Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham "Lulung" Lunggana.

Lulung membantu Pemprov DKI bernegosiasi dengan pihak Robby agar lahan seluas 3.000 meter persegi miliknya bisa disewa menjadi lokasi relokasi sementara para pedagang Blok G Tanah Abang yang akan direvitalisasi.

"Nah, kebetulan Haji Lulung membantu bernegosasi, ini (Robby) kawan lama saya," ujar Sandi di Balai Kota, Kamis (11/1/2018).

Sandi mengatakan, pertemuan dengan perwakilan Robby, yaitu Hendro Sumampow, di Balai Kota juga salah satunya karena komunikasi dengan Lulung.


Baca juga: Lahan 3.000 Meter untuk Pedagang Tanah Abang Milik Robby Sumampow

Sebelumnya ada opsi untuk menyewa lahan milik Lulung yang berada di Tanah Abang. Namun, setelah dihitung, luas lahan tersebut tidak cukup untuk menjadi lokasi relokasi.

Lahan milik Robby memang telah diincar Pemprov DKI. Namun, pembicaraan langsung baru bisa dilakukan kemarin.

Dalam pertemuan itu, Sandi menyampaikan niatnya menyewa lahan tersebut selama tiga tahun. Namun, Hendro mengatakan, sebagian lahan telah disewakan kepada pihak ketiga.

Untuk itu, dalam waktu dekat Sandi akan melakukan diskusi guna mencari solusi dari masalah tersebut.

"Tetapi, ada beberapa komplikasi karena tanah itu sebagian sudah disewakan kepada pihak lain. Jadi, kami minggu depan akan memanggil pihak-pihak terkait untuk bersama-sama melihat kemungkinan menyediakan lahan untuk pedagang Blok G yang kami harapkan dua-tiga tahun menempati lahan sementara," kata Sandi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG: Jakarta Cerah Berawan, Bekasi Hujan Siang Ini

BMKG: Jakarta Cerah Berawan, Bekasi Hujan Siang Ini

Megapolitan
Viral Toko Kue di Depok Tolak Tulis Ucapan 'Happy Birthday', Ini Kata Pegawainya

Viral Toko Kue di Depok Tolak Tulis Ucapan 'Happy Birthday', Ini Kata Pegawainya

Megapolitan
Hadapi Pasien ODGJ, Direktur RSJ Grogol: Sekalipun Dipukul, Kita Tidak Bisa Memukul Balik

Hadapi Pasien ODGJ, Direktur RSJ Grogol: Sekalipun Dipukul, Kita Tidak Bisa Memukul Balik

Megapolitan
Tutup Perayaan 25 Tahun Sister City Jakarta-Berlin, Pemprov Gelar Konser Orkestra Mini

Tutup Perayaan 25 Tahun Sister City Jakarta-Berlin, Pemprov Gelar Konser Orkestra Mini

Megapolitan
Dua Bus Transjakarta Terlibat Kecelakaan di Halte Wali Kota Jakarta Timur

Dua Bus Transjakarta Terlibat Kecelakaan di Halte Wali Kota Jakarta Timur

Megapolitan
Direktur RSJ Soeharto Heerdjan Pastikan Pasiennya Kabur Bukan karena Tunggak Tagihan

Direktur RSJ Soeharto Heerdjan Pastikan Pasiennya Kabur Bukan karena Tunggak Tagihan

Megapolitan
Ingin Lulus dan Dapat SIM? Ini Bocoran Uji Praktik dengan Sistem E-Drives

Ingin Lulus dan Dapat SIM? Ini Bocoran Uji Praktik dengan Sistem E-Drives

Megapolitan
Gempa di Kabupaten Bekasi, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Maupun Bangunan Rusak

Gempa di Kabupaten Bekasi, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Maupun Bangunan Rusak

Megapolitan
Apartemen di Jakarta Pusat Banyak Menunggak PBB

Apartemen di Jakarta Pusat Banyak Menunggak PBB

Megapolitan
Fraksi PSI Sebut Anggaran Dishub Rp 68 M untuk Pembangunan LRT Berpotensi Langgar Aturan

Fraksi PSI Sebut Anggaran Dishub Rp 68 M untuk Pembangunan LRT Berpotensi Langgar Aturan

Megapolitan
Disdik DKI Akan Kembali Ajukan Anggaran Pembangunan Sekolah Berasrama SMK 74 pada 2021

Disdik DKI Akan Kembali Ajukan Anggaran Pembangunan Sekolah Berasrama SMK 74 pada 2021

Megapolitan
Pasien yang Kabur dari RSJ Soeharto Heerdjan Diduga Mengalami Halusinasi

Pasien yang Kabur dari RSJ Soeharto Heerdjan Diduga Mengalami Halusinasi

Megapolitan
Bina Marga Akui Dapat Surat Penolakan Terkait Pembangunan Trotoar Kemang

Bina Marga Akui Dapat Surat Penolakan Terkait Pembangunan Trotoar Kemang

Megapolitan
Polisi Sebut yang Ditangkap di Kawasan Sarinah Bukan Mahasiswa, tetapi Perusuh

Polisi Sebut yang Ditangkap di Kawasan Sarinah Bukan Mahasiswa, tetapi Perusuh

Megapolitan
2 Oknum TNI Ditangkap atas Kasus Penyalahgunaan Narkoba

2 Oknum TNI Ditangkap atas Kasus Penyalahgunaan Narkoba

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X