Sandi: Asap Metromini Sangat Mengepul, Merusak

Kompas.com - 12/01/2018, 10:06 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno lari bersama Satpol PP DKI Jakarta, Jumat (12/1/2018). Sandiaga didampingi Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu dan Sekretaris Daerah DKI Saefullah. KOMPAS.com/NURSITA SARIWakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno lari bersama Satpol PP DKI Jakarta, Jumat (12/1/2018). Sandiaga didampingi Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu dan Sekretaris Daerah DKI Saefullah.
Penulis Nursita Sari
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, masih ada metromini yang asap emisinya banyak menimbulkan polusi. Sandi menemukan metromini seperti itu saat lari pagi dari rumahnya di Jalan Pulombangkeng, Jakarta Selatan, menuju Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (12/1/2018).

"Lari dari rumah menemui beberapa metromini, asapnya sangat ngebul, merusak, polusi. Saya sudah catat beberapa tadi di depan Stasiun Sudirman Baru," kata Sandi di Balai Kota DKI Jakarta.

Sandi mengemukakan, ia mendapat keluhan para sopir metromini karena trayek mereka juga dilintasi transjakarta. Para sopir itu merasa penumpang mereka diambil transjakarta.

"Saya bilang, bagaimana kami enggak mau ngambil kalau kelakuannya begitu. Mereka menyatakan itu oknum-oknum," ujar Sandi.

Baca juga: Perlawanan Metromini di Akhir Usia dan Kejayaannya

Sandi mengatakan akan melakukan inspensi mendadak metromini-metromini itu. Metromini yang tidak laik jalan akan ditindak.

"Berarti kalau oknum, kami akan sidak dan kami akan bawa ke pemeriksaan kir. Kalau tidak lolos, kami harus tertibkan," katanya.

Menurut dia, Pemprov DKI akan membantu peningkatan kualitas metromini di Ibu Kota. Namun, dia tidak menyebutkan cara yang akan dilakukan Pemprov DKI.

Beberapa hari yang lalu, Sandi menyampaikan keinginannya menjadikan metromini sebagai feeder untuk transjakarta dan menjadi bagian dari program One Karcis One Trip atau OK Otrip.

Baca juga: Sandi: Kami Tidak Ingin Mematikan Metromini

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Truk Terlibat Kecelakaan di Bekasi, Kemarin

4 Truk Terlibat Kecelakaan di Bekasi, Kemarin

Megapolitan
Melunaknya Fraksi Nasdem DPRD DKI: Dulu Tukang Kritik, Kini Terus Dukung Kebijakan Anies

Melunaknya Fraksi Nasdem DPRD DKI: Dulu Tukang Kritik, Kini Terus Dukung Kebijakan Anies

Megapolitan
Polisi Harus Pasang Pelang 100 Meter Sebelum Titik Operasi Zebra

Polisi Harus Pasang Pelang 100 Meter Sebelum Titik Operasi Zebra

Megapolitan
Beragam Komentar Relawan Saat Prabowo Masuk Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Beragam Komentar Relawan Saat Prabowo Masuk Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Megapolitan
Titik Operasi Zebra Jaya adalah Lokasi Rawan Kecelakaan dan Pelanggaran

Titik Operasi Zebra Jaya adalah Lokasi Rawan Kecelakaan dan Pelanggaran

Megapolitan
Tim Elang Laut Amankan 5 Pak Ogah dan Pemalak Sopir Truk

Tim Elang Laut Amankan 5 Pak Ogah dan Pemalak Sopir Truk

Megapolitan
3 Preman di Cakung yang Terekam Video Palak Sopir Truk Akhirnya Ditangkap

3 Preman di Cakung yang Terekam Video Palak Sopir Truk Akhirnya Ditangkap

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Majikan yang Aniaya ART di Cengkareng

Kronologi Penangkapan Majikan yang Aniaya ART di Cengkareng

Megapolitan
PUPR Serahkan Rusunawa Pasar Rumput ke Pemprov DKI Akhir 2019

PUPR Serahkan Rusunawa Pasar Rumput ke Pemprov DKI Akhir 2019

Megapolitan
Operasi Zebra Jaya Digelar Lagi, Ada 12 Jenis Pelanggaran yang Akan Ditindak

Operasi Zebra Jaya Digelar Lagi, Ada 12 Jenis Pelanggaran yang Akan Ditindak

Megapolitan
Pemprov DKI Kaji Tarif Sewa Rusunawa Pasar Rumput

Pemprov DKI Kaji Tarif Sewa Rusunawa Pasar Rumput

Megapolitan
BMKG: Suhu di Jakarta Diprediksi 35 Derajat Celsius, Waspada Angin Kencang

BMKG: Suhu di Jakarta Diprediksi 35 Derajat Celsius, Waspada Angin Kencang

Megapolitan
Demokrat dan PKS Bentuk Koalisi Hadapi Pilkada Tangsel 2020

Demokrat dan PKS Bentuk Koalisi Hadapi Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Pak Ogah di Cilincing Bisa Dapat Rp 80.000 Dalam Dua Jam

Pak Ogah di Cilincing Bisa Dapat Rp 80.000 Dalam Dua Jam

Megapolitan
Setelah 16 Jam, Truk Overload yang Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Berhasil Dipindahkan

Setelah 16 Jam, Truk Overload yang Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Berhasil Dipindahkan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X