PKL di CFD JLNT Antasari Dipusatkan di Sekitar Kantor Walikota - Kompas.com

PKL di CFD JLNT Antasari Dipusatkan di Sekitar Kantor Walikota

Kompas.com - 14/01/2018, 09:32 WIB
Beberapa PKL berjualan di sekitar kantor Walikota Jakarta Selatan.KOMPAS.com/IWAN SUPRIYATNA Beberapa PKL berjualan di sekitar kantor Walikota Jakarta Selatan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari tanpa kendaraan yang diselenggarakan di jalan layang non tol (JLNT) Antasari, Jakarta Selatan setiap Minggu sejak pukul 06.00 hingga 10.00 WIB sepi dari pedagang kaki lima (PKL).

Pantauan Kompas.com di sepanjang JLNT Antasari tak nampak satu pun PKL yang berjualan. Rupanya, para PKL dipusatkan di sekitar kantor Walikota Jakarta Selatan.

"Para pedagang dipusatkan di teras atau di tempat parkir Walikota Jaksel," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga S Uno usai berlari di JLNT Antasari, Minggu (14/1/2018).

Adapun alasan para PKL ditempatkan di sekitar kantor Walikota Jakarta Selatan, agar JLNT Antasari digunakan hanya untuk masyarakat yang ingin melakukan olahraga.

Baca juga : Sandiaga Harap CFD di JLNT Antasari Jadi Oase untuk Persatukan Warga

"Jadi ini murni kita gunakan untuk pejalan kaki, berolahraga, sepeda, dan juga beraktivitas yang mudah-mudahan bisa dinikmati oleh warta khususnya warga Jaksel," ucap Sandiaga.

Menurut Sandiaga, dengan menempatkan PKL di sekitar kantor Walikota Jakarta Selatan, masyarakat yang berkegiatan CFD bisa mencari makanan atau berbelanja di sekitar kantor Walikota.

"Kalau mau berbelanja, pedagang kecilnya ada di sekitar kantor Walikota Jaksel," kata Sandiaga.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, di hari pertama CFD JLNT Antasari ini masih belum banyak PKL yang berjualan di sekitar kantor Walikota Jaksel.

JLNT Antasari dijadikan sebagai sarana olahraga dimulai dari depan Lapangan Bhayangkara (Mabes Polri) ke arah TB Simatupang sampai ujung JLNT Antasari ke arah TB Simatupang (Cipete).

Kompas TV Penataan Tanah Abang dengan menempatkan pedagang kaki lima di jalan mendapat sorotan dari Polda Metro Jaya.


EditorErlangga Djumena
Komentar

Terkini Lainnya

Enam Pilkada di Papua Pakai Sistem Noken, KPU Khawatirkan Distorsi Suara

Enam Pilkada di Papua Pakai Sistem Noken, KPU Khawatirkan Distorsi Suara

Nasional
Sinergi Kemenag dan CQ University Untuk Beasiswa dan Penelitian

Sinergi Kemenag dan CQ University Untuk Beasiswa dan Penelitian

Edukasi
Verifikasi Isu Miring, Kepulauan Solomon Mau Lihat Papua Lebih Dekat

Verifikasi Isu Miring, Kepulauan Solomon Mau Lihat Papua Lebih Dekat

Nasional
Bertemu Pemulung Lumpuh, Dedi Mulyadi Bilang Pemerintah Bisa Buat Mereka Bahagia

Bertemu Pemulung Lumpuh, Dedi Mulyadi Bilang Pemerintah Bisa Buat Mereka Bahagia

Regional
Muncul Spekulasi Nama Anak Ketiga Pangeran William

Muncul Spekulasi Nama Anak Ketiga Pangeran William

Internasional
Diduga Bikin Ribut di Diskotek Old City, Pria Ini Positif Sabu dan Ekstasi

Diduga Bikin Ribut di Diskotek Old City, Pria Ini Positif Sabu dan Ekstasi

Megapolitan
Selamatkan Pohon Berusia 700 Tahun di India, Pemerintah Gunakan Infus

Selamatkan Pohon Berusia 700 Tahun di India, Pemerintah Gunakan Infus

Internasional
Pengadaan Mebel Sekolah Terus Tertunda, Sandiaga Sebut Tak Akan Toleransi Lagi

Pengadaan Mebel Sekolah Terus Tertunda, Sandiaga Sebut Tak Akan Toleransi Lagi

Megapolitan
Kate Middleton Lahirkan Bayi Laki-laki

Kate Middleton Lahirkan Bayi Laki-laki

Internasional
FPTOI: Selama Ini Tak Ada Regulasi yang Jamin Keamanan Pengguna Ojek Online

FPTOI: Selama Ini Tak Ada Regulasi yang Jamin Keamanan Pengguna Ojek Online

Nasional
Erdogan Bakal Kembalikan 2 Tentara Yunani yang Ditahan Turki, tapi...

Erdogan Bakal Kembalikan 2 Tentara Yunani yang Ditahan Turki, tapi...

Internasional
Soal Laporan Sukmawati, Polisi Masih Kumpulkan Keterangan Pelapor

Soal Laporan Sukmawati, Polisi Masih Kumpulkan Keterangan Pelapor

Nasional
ISIS Penggal Tiga Kakak Beradik Pekerja Medis di Afghanistan

ISIS Penggal Tiga Kakak Beradik Pekerja Medis di Afghanistan

Internasional
'Tanpa Regulasi, Aplikator Dapat Bertindak Semaunya terhadap Pengemudi Ojek Online'

"Tanpa Regulasi, Aplikator Dapat Bertindak Semaunya terhadap Pengemudi Ojek Online"

Nasional
Jenazah Wanita Tak Berkepala Ditemukan Digantung Terbalik di India

Jenazah Wanita Tak Berkepala Ditemukan Digantung Terbalik di India

Internasional

Close Ads X