Selidiki Pencurian, Polisi Tak Temukan Kerusakan di Rumah Eks Menteri Harmoko - Kompas.com

Selidiki Pencurian, Polisi Tak Temukan Kerusakan di Rumah Eks Menteri Harmoko

Kompas.com - 14/01/2018, 19:52 WIB
Rumah mantan Menteri Penerangan Harmoko di masuki orang tak dikenal di Jalan Taman Patra, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (14/1/2018)Stanly Ravel Rumah mantan Menteri Penerangan Harmoko di masuki orang tak dikenal di Jalan Taman Patra, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (14/1/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi tidak menemukan adanya kerusakan di rumah mantan Menteri Penerangan Harmoko di Jalan Taman Patra XII, Setiabudi, Jakarta Selatan, setelah adanya laporan kehilangan barang di rumah tersebut.

Kepala Polsek Setiabudi AKBP Irwa Zaini Adib mengatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, tidak ada temuan kerusakan pada akses ke dalam rumah, misalnya pada pintu kamar, lemari, maupun plafon rumah.

Baca juga : Rumah Mantan Menteri Penerangan Harmoko Dimasuki Orang Tak Dikenal

"Lemari pada posisi terkunci begitu juga pintu kamar tanpa ada kerusakan," ucap Irwa di lokasi kepada wartawan, Minggu (14/1/2018).

Ia mengatakan, rumah tersebut tidak dilengkapi dengan kamera tersembunyi atau CCTV. Pencurian diduga terjadi ketika pemilik rumah berlibur ke Jepang pada 4-13 Januari 2018.

Baca juga : Usai Liburan, Barang Berharga di Rumah Mantan Menteri Harmoko Hilang

Saat ini polisi masih melakukan peyelidikan, termasuk memeriksa penjaga keamanan dan pembantu rumah tangga yang berada di rumah saat pemilik rumah pergi.

"Pemeriksaan terhadap dua orang masih berjalan, nanti akan kita update perkembangannya. Saat ini posisi di rumah ada Pak Harmoko bersama keluarga," ucap Irwan.

Dari hasil pemeriksaan, keluarga Harmoko kehilangan sejumlah uang, perhiasan, satu laptop. Belum diketahui jumlah kerugian yang dialami akibat pencurian tersebut.


EditorLaksono Hari Wiwoho

Komentar

Terkini Lainnya

Ini Bantuan Pemerintah untuk Korban Gempa Banjarnegara

Ini Bantuan Pemerintah untuk Korban Gempa Banjarnegara

Nasional
Enam Pilkada di Papua Pakai Sistem Noken, KPU Khawatirkan Distorsi Suara

Enam Pilkada di Papua Pakai Sistem Noken, KPU Khawatirkan Distorsi Suara

Nasional
Sinergi Kemenag dan CQ University Untuk Beasiswa dan Penelitian

Sinergi Kemenag dan CQ University Untuk Beasiswa dan Penelitian

Edukasi
Verifikasi Isu Miring, Kepulauan Solomon Mau Lihat Papua Lebih Dekat

Verifikasi Isu Miring, Kepulauan Solomon Mau Lihat Papua Lebih Dekat

Nasional
Bertemu Pemulung Lumpuh, Dedi Mulyadi Bilang Pemerintah Bisa Buat Mereka Bahagia

Bertemu Pemulung Lumpuh, Dedi Mulyadi Bilang Pemerintah Bisa Buat Mereka Bahagia

Regional
Muncul Spekulasi Nama Anak Ketiga Pangeran William

Muncul Spekulasi Nama Anak Ketiga Pangeran William

Internasional
Diduga Bikin Ribut di Diskotek Old City, Pria Ini Positif Sabu dan Ekstasi

Diduga Bikin Ribut di Diskotek Old City, Pria Ini Positif Sabu dan Ekstasi

Megapolitan
Selamatkan Pohon Berusia 700 Tahun di India, Pemerintah Gunakan Infus

Selamatkan Pohon Berusia 700 Tahun di India, Pemerintah Gunakan Infus

Internasional
Pengadaan Mebel Sekolah Terus Tertunda, Sandiaga Sebut Tak Akan Toleransi Lagi

Pengadaan Mebel Sekolah Terus Tertunda, Sandiaga Sebut Tak Akan Toleransi Lagi

Megapolitan
Kate Middleton Lahirkan Bayi Laki-laki

Kate Middleton Lahirkan Bayi Laki-laki

Internasional
FPTOI: Selama Ini Tak Ada Regulasi yang Jamin Keamanan Pengguna Ojek Online

FPTOI: Selama Ini Tak Ada Regulasi yang Jamin Keamanan Pengguna Ojek Online

Nasional
Erdogan Bakal Kembalikan 2 Tentara Yunani yang Ditahan Turki, tapi...

Erdogan Bakal Kembalikan 2 Tentara Yunani yang Ditahan Turki, tapi...

Internasional
Soal Laporan Sukmawati, Polisi Masih Kumpulkan Keterangan Pelapor

Soal Laporan Sukmawati, Polisi Masih Kumpulkan Keterangan Pelapor

Nasional
ISIS Penggal Tiga Kakak Beradik Pekerja Medis di Afghanistan

ISIS Penggal Tiga Kakak Beradik Pekerja Medis di Afghanistan

Internasional
'Tanpa Regulasi, Aplikator Dapat Bertindak Semaunya terhadap Pengemudi Ojek Online'

"Tanpa Regulasi, Aplikator Dapat Bertindak Semaunya terhadap Pengemudi Ojek Online"

Nasional

Close Ads X