Operasi 3 Korban Ambrolnya Mezanin BEI Tunggu Persetujuan Orangtua

Kompas.com - 15/01/2018, 23:07 WIB
Suasana gedung Tower II pasca ambruknya jembatan penghubung di dalam gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Senin (15/1/2018). Sebanyak 72 orang menjadi korban akibat robohnya selasar tower II Gedung Bursa Efek Indonesia dan telah dievakuasi ke beberapa rumah sakit. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGSuasana gedung Tower II pasca ambruknya jembatan penghubung di dalam gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Senin (15/1/2018). Sebanyak 72 orang menjadi korban akibat robohnya selasar tower II Gedung Bursa Efek Indonesia dan telah dievakuasi ke beberapa rumah sakit.
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com- Kepala Rumah Sakit Angkatan Laut Mintohardjo, Kolonel Wiweka mengatakan, pihaknya masih menunggu persetujuan dari orangtua tiga pasien korban ambrolnya mezanin Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (15/1/2018).

Ketiga pasien merupakan mahasiwa Universitas Bina Darma Pelembang yang sedang melakukan study tour ke BEI. Ada 17 mahasiswa yang ikut terjatuh saat ambrolnya mezanin tersebut.

Wiweka mengatakan, ketiga orangtua pasien tersebut tinggal di Palembang dan belum tiba di Jakarta.

"Sudah dalam penanganan. Semua pasien dalam keadaan stabil. Tiga orang yang akan menunggu persetujuan untuk dilakukan tindakan operasi," ujar Wiweka, Senin malam.

Wiweka mengatakan ketiga pasien tersebut mengalami luka lebih parah dibanding belasan pasien lainnya. Ia mengatakan pihaknya harus mendapatkan persetujuan ketiga orang tua mengingat hal tersebut merupakan SOP yang telah ditetapkan.

Baca juga : Mahasiswi Ini Selamat karena Selangkah Lewati Mezanin BEI yang Ambrol

 

Apabila nantinya keluarga tidak setuju, pihak rumah sakit akan mengeluarkan surat pernyataan bahwa pihak keluarga tidak setuju pihak rumah sakit melakukan tindakan.

Ke 17 korban akan tetap dirawat di Rumah Sakit Mintohardjo hingga kondisi psikis serta fisik mereka sembuh.

Mengenai biaya rumah sakit, Wiweka enggan membahasnya. Namun, manajemen BEI disebut telah menemui pihak rumah sakit dan bertanggung jawab untuk menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit.

"Dari pihak BEI sudah datang, salah satu manajemen untuk mendata pasien. Mereka sampaikan pertanggungjawaban mereka terhadap seluruh aspek non medis ya," ujar Wiweka.

Baca juga : 3 Hari Lalu, BEI Disebut Telah Ajukan Perpanjangan Sertifikat Laik Fungsi

Siang tadi mezanin BEI ambrol. Kejadian itu mengakibatkan 17 mahasiswa serta pengunjung lainnya terjatuh dan tertimpa reruntuhan. Saat ini terdata ada 77 korban yang telah di rawat di RS Mintohardjo, Pertamina, dan Siloam.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Megapolitan
Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Megapolitan
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Megapolitan
Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Megapolitan
UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Megapolitan
Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Megapolitan
Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif, Wagub DKI: Sudah Kami Laksanakan

Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif, Wagub DKI: Sudah Kami Laksanakan

Megapolitan
6 Pedagang Pasar Ciplak Setiabudi Positif Covid-19, Dua Orang Meninggal

6 Pedagang Pasar Ciplak Setiabudi Positif Covid-19, Dua Orang Meninggal

Megapolitan
Pasien Isolasi Graha Wisata Ragunan hanya Bisa Beraktivitas di Kamar

Pasien Isolasi Graha Wisata Ragunan hanya Bisa Beraktivitas di Kamar

Megapolitan
Kota Bogor Zona Merah, Pemkot Perpanjang Masa PSBMK

Kota Bogor Zona Merah, Pemkot Perpanjang Masa PSBMK

Megapolitan
Napi Cai Changpan Lubangi Kamar Tahanan dengan Sekop untuk Kabur dari Lapas Tangerang

Napi Cai Changpan Lubangi Kamar Tahanan dengan Sekop untuk Kabur dari Lapas Tangerang

Megapolitan
Update 29 September: 40 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 1.583 Kasus

Update 29 September: 40 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 1.583 Kasus

Megapolitan
Wisma Jakarta Islamic Centre Bersiap Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Wisma Jakarta Islamic Centre Bersiap Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Terpidana Mati yang Kabur dari Lapas Tangerang Sempat Pulang ke Rumah

Terpidana Mati yang Kabur dari Lapas Tangerang Sempat Pulang ke Rumah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X