PPSU Dikerahkan untuk Bersihkan Puing Museum Bahari

Kompas.com - 17/01/2018, 12:50 WIB
Petugas PPSU membersihkan puing-puing di Museum Bahari, Jakarta Utara, Rabu (17/1/2018).  Museum itu mengalami kebakaran Selasa kemarin. Kompas.com/Setyo AdiPetugas PPSU membersihkan puing-puing di Museum Bahari, Jakarta Utara, Rabu (17/1/2018). Museum itu mengalami kebakaran Selasa kemarin.
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Proses pembersihan gedung C dan A Museum Bahari di Penjaringan, Jakarta Utara, terus dilakukan Rabu (17/1/2018). Proses pembersihan ini melibatkan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dari beberapa wilayah.

"Hari ini petugas datang dari Penjaringan, Pluit, Kapuk Muara, Pejagalan, dan Kamal Muara. Kami dikerahkan untuk segera membersihkan puing di museum," kata Kasie Ekbang dan Lingkungan Hidup Kelurahan Penjaringan, Yulianto, di Museum Bahari, Rabu.

Bangunan museum itu mengalami kebakaran pada Selasa kemarin.

Baca juga : Ini Daftar Koleksi Museum Bahari yang Terbakar

Yulianto mengungkapkan petugas yang dikerahkan mencapai 60 orang. Mereka bertugas membersihkan puing yang ada di dalam dan di luar museum. Mereka juga membantu penempatan koleksi museum yang selamat dari peristiwa kebakaran kemarin.

"Termasuk saluran air. Kemarin kan tersumbat puing dan membuat air menggenang di museum. Itu juga kami bereskan," ujar Yulianto.

Ia mengatakan, petugas PPSU akan disiagakan sampai pembersihan selesai. Para petugas PPSU itu nanti akan dibagi menjadi tiga shift.

Anggota PPSU Penjaringan sebelumnya sudah membantu proses pemadaman api pada saat kebakaran. Salah satu anggotanya bahkan tertimpa bahan bangunan.

"Kemarin langsung dibawa ke RS Pluit. Sore sudah boleh pulang. Tidak ada luka serius, cuma bagian leher jadi susah bergerak saja," kata Yulianto.

Kepala UPT Museum Kebaharian Husnison Nizar mengharapkan proses pembersihan museum dapat dilakukan dua hari. Pada Jumat mendatang diharapkan museum dapat kembali menerima kunjungan wisatawan.

"Tentunya akan dibatasi di areal yang tidak terdampak kebakaran. Nanti kami buat pembatas agar pengunjung tidak mengakses ke sana dan ada penjagaan," ujar Husnison.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Politisi Gerindra Nilai Ganjil Genap di Jakarta Kontra Produktif

Politisi Gerindra Nilai Ganjil Genap di Jakarta Kontra Produktif

Megapolitan
Polisi Buru Kawanan yang Merampok di Warung Sembako Ciracas

Polisi Buru Kawanan yang Merampok di Warung Sembako Ciracas

Megapolitan
Nasdem Tangsel Tunggu Arahan DPP Susun Strategi Pemenangan Muhamad-Sara

Nasdem Tangsel Tunggu Arahan DPP Susun Strategi Pemenangan Muhamad-Sara

Megapolitan
KAI Beri Diskon Tiket Kereta Api Jarak Jauh Sambut HUT ke-75 RI

KAI Beri Diskon Tiket Kereta Api Jarak Jauh Sambut HUT ke-75 RI

Megapolitan
Seorang Pegawai Positif Covid-19, PN Jakbar Tutup hingga 10 Agustus

Seorang Pegawai Positif Covid-19, PN Jakbar Tutup hingga 10 Agustus

Megapolitan
Polisi Panggil Ahli Bahasa dan TI untuk Usut Kasus Anji dan Hadi Pranoto

Polisi Panggil Ahli Bahasa dan TI untuk Usut Kasus Anji dan Hadi Pranoto

Megapolitan
RSPI Sulianti Saroso Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19

RSPI Sulianti Saroso Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19

Megapolitan
Anies Targetkan Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Beroperasi 2021

Anies Targetkan Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Beroperasi 2021

Megapolitan
Dilaporkan Menipu, Oknum ASN Kota Tangerang Mengaku Hanya Bantu Korban

Dilaporkan Menipu, Oknum ASN Kota Tangerang Mengaku Hanya Bantu Korban

Megapolitan
Perempuan Ditemukan Tewas di Margonda Residence, Diduga Dibunuh

Perempuan Ditemukan Tewas di Margonda Residence, Diduga Dibunuh

Megapolitan
Disnaker DKI Minta Kantor Pemerintahan Tutup Sementara bila Ada Pegawai Positif Covid-19

Disnaker DKI Minta Kantor Pemerintahan Tutup Sementara bila Ada Pegawai Positif Covid-19

Megapolitan
Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bakal Selesai November 2020

Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bakal Selesai November 2020

Megapolitan
29 Kantor Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara karena Terpapar Covid-19

29 Kantor Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara karena Terpapar Covid-19

Megapolitan
Tambah 43 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Kabupaten Bekasi, Rata-rata Kerja di Jakarta

Tambah 43 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Kabupaten Bekasi, Rata-rata Kerja di Jakarta

Megapolitan
Sejumlah Wartawan Positif Covid-19, Ini Imbauan AJI

Sejumlah Wartawan Positif Covid-19, Ini Imbauan AJI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X