Cegah Pencurian Benda Bersejarah, Satpol PP Jaga Museum Bahari 24 Jam

Kompas.com - 17/01/2018, 13:34 WIB
Petugas PPSU membersihkan puing-puing di Museum Bahari, Jakarta Utara, Rabu (17/1/2018).  Museum itu mengalami kebakaran Selasa kemarin. Kompas.com/Setyo AdiPetugas PPSU membersihkan puing-puing di Museum Bahari, Jakarta Utara, Rabu (17/1/2018). Museum itu mengalami kebakaran Selasa kemarin.
Penulis Jessi Carina
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Polisi Pamong Praja menjaga semua akses Museum Bahari sejak dilanda kebakaran kemarin. Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu mengatakan hal ini untuk memastikan barang bersejarah yang menjadi koleksi museum tetap aman.

"Sejak pasca-kebakaran sampai saat ini, kami jaga sampai 24 jam agar barang-barang itu aman dari hal-hal negatif," ujar Yani di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (17/1/2018).

Yani mengatakan perintah ini turun langsung dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai mendatangi lokasi kebakaran. Salah satunya untuk mencegah risiko pencurian dari pihak yang memanfaatkan musibah kebakaran ini.

"Supaya tidak ada orang-orang yang memanfaatkan situasi itu," kata Yani.

Baca juga : PPSU Dikerahkan untuk Bersihkan Puing Museum Bahari

Selama 24 jam, 50 personel Satpol PP disiagakan untuk menjaga Museum Bahari. Anggota Satpol PP akan berbagi shift untuk melakukan penjagaan itu. Yani mengatakan penjagaan akan dilakukan sampai Dinas Pariwisata dan Kebudayaan selesai melakukan inventaris dan rehabilitasi museum.

"Tugas Satpol PP adalah menjaga agar jangan sampai ada orang lain yang masuk. Kami jaga akses masuk," ujar Yani.

Baca juga : Ini Daftar Koleksi Museum Bahari yang Terbakar

Kompas TV Beberapa benda bersejarah tak mampu diselamatkan dari kebakaran Museum Bahari.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub DKI: Di Seluruh Dunia, Pompa Diandalkan Hadapi Banjir

Wagub DKI: Di Seluruh Dunia, Pompa Diandalkan Hadapi Banjir

Megapolitan
4 Kiat Pesepeda di Jakarta agar Tak Dijambret

4 Kiat Pesepeda di Jakarta agar Tak Dijambret

Megapolitan
Ini 5 Masukan Risma kepada Pansus Banjir DPRD DKI Jakarta

Ini 5 Masukan Risma kepada Pansus Banjir DPRD DKI Jakarta

Megapolitan
Pembuang Sampah ke Kalimalang Mengaku Buang Sisa Makanan Pesta Ulang Tahun Anaknya

Pembuang Sampah ke Kalimalang Mengaku Buang Sisa Makanan Pesta Ulang Tahun Anaknya

Megapolitan
Pemprov DKI Belum Bahas Soal UMP 2021

Pemprov DKI Belum Bahas Soal UMP 2021

Megapolitan
UPDATE 22 Oktober: Bertambah 44 Kasus Positif, 169 Pasien Covid-19  di Tangsel Masih Dirawat

UPDATE 22 Oktober: Bertambah 44 Kasus Positif, 169 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

Megapolitan
Tak Tahan Punya Uang Pas-pasan, Residivis di Bekasi Ini Nekat Jualan Sabu

Tak Tahan Punya Uang Pas-pasan, Residivis di Bekasi Ini Nekat Jualan Sabu

Megapolitan
Menristek/BRIN Pastikan Kompleks Batan Indah Sudah Bebas dari Paparan Zat Radioaktif

Menristek/BRIN Pastikan Kompleks Batan Indah Sudah Bebas dari Paparan Zat Radioaktif

Megapolitan
Jual Ganja Untuk Biaya Kuliah, Mahasiswa Asal Depok Ditangkap Polisi

Jual Ganja Untuk Biaya Kuliah, Mahasiswa Asal Depok Ditangkap Polisi

Megapolitan
Pemkot Jaktim Tegur PT Khong Guan karena Tak Kunjung Perbaiki Tembok Roboh

Pemkot Jaktim Tegur PT Khong Guan karena Tak Kunjung Perbaiki Tembok Roboh

Megapolitan
Ditolak Warga, Hotel di Sabang Tidak Lagi Jadi Tempat Isolasi Pasien OTG Covid-19

Ditolak Warga, Hotel di Sabang Tidak Lagi Jadi Tempat Isolasi Pasien OTG Covid-19

Megapolitan
Mengadu Sejumlah Masalah, Petugas Ambulans Unjuk Rasa di Depan Balai Kota

Mengadu Sejumlah Masalah, Petugas Ambulans Unjuk Rasa di Depan Balai Kota

Megapolitan
Deteksi Banjir, Anies Minta Camat dan Lurah Ketahui Volume Air Hujan dengan Alat Ukur

Deteksi Banjir, Anies Minta Camat dan Lurah Ketahui Volume Air Hujan dengan Alat Ukur

Megapolitan
Ridwan Kamil: Realistis Kondisi Normal dari Pandemi Covid-19 Baru 2022

Ridwan Kamil: Realistis Kondisi Normal dari Pandemi Covid-19 Baru 2022

Megapolitan
Dua Ruas Jalan di Jakarta Barat Rawan Terjadi Kecelakaan, Ini Sebabnya

Dua Ruas Jalan di Jakarta Barat Rawan Terjadi Kecelakaan, Ini Sebabnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X