TOD dengan Rusun DP 0 Rupiah di Kampung Rambutan Dibangun 2018 Ini

Kompas.com - 19/01/2018, 16:57 WIB
Deretan bus-bus yang hendak berangkat dari Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur pada Rabu (21/6/2017). Kompas.com/Alsadad RudiDeretan bus-bus yang hendak berangkat dari Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur pada Rabu (21/6/2017).
Penulis Nursita Sari
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko mengatakan, pembangunan kawasan berkonsep transit oriented development ( TOD) di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, bisa dimulai tahun ini. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno telah melakukan pertemuan, salah satunya membahas kerja sama Pemprov DKI dengan BUMN untuk membangun kawasan TOD.

"Kan sekarang sudah in line, Pak Gubernur sudah bicara dengan Bu Menteri BUMN, nanti tinggal bicara, diskusi teknis, konsep skema pembiayaan seperti apa. Saya pikir di tahun 2018 sudah bisa groundbreaking," kata Sigit di Gedung Dinas Perhubungan DKI, Cideng, Jakarta Pusat, Jumat (19/1/2018).

Groundbreaking TOD itu, kata Sigit, bisa direalisasikan tahun ini karena lahan di Kampung Rambutan sepenuhnya milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Ia menyampaikan, salah satu BUMN, yaitu PT Adhi Karya (Persero) Tbk, yang menjadi pengembang LRT Jabodebek, hanya meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuat jembatan penghubung dari Terminal Kampung Rambutan ke Stasiun LRT Kampung Rambutan.

Baca juga : Rini: 35 Persen Apartemen TOD di Stasiun untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Namun, Gubernur Anies dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno tak ingin hanya terminal dan stasiun LRT yang terintegrasi. Mereka ingin Terminal Kampung Rambutan sekaligus dibangun menjadi kawasan TOD, mengingat lahan Dishub DKI di sana cukup luas.

"Mereka (Adhi Karya) cuma minta akses bridge aja. Dari Pak Gubernur dan Pak Wagub ingin membuat sistem integrasi yang lebih baik, ada hunian, transportasi berbasis jalan maupun berbasis rel," kata Sigit.

Selain itu, kawasan TOD itu juga diharapkan dilengkapi dengan area komersial dan perkantoran.

Sandiaga sebelumnya menginginkan rumah vertikal atau rumah susun (rusun) dengan uang muka atau down payment (DP) 0 rupiah dibangun di Terminal Kampung Rambutan. Pembangunan rumah DP 0 rupiah di kawasan tersebut merupakan bagian dari konsep TOD.

"Luas tanahnya lebih dari 10 hektar, 14 hektar, dan itu bisa jadi rumah dengan DP 0 rupiah yang cukup signifikan. Saya ingin ada paling enggak 25-35 persen untuk rumah DP 0 rupiah," kata Sandiaga secara terpisah di Gedung Dinas Perhubungan.

Sandiaga memerintahkan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah untuk segera membangun kerja sama dengan Adhi Karya dan pengembang lainnya untuk mematangkan rencana integrasi terminal, stasiun LRT, dan TOD di Kampung Rambutan.

"Paling enggak rencananya bisa dimatangkan dalam 1-2 bulan ke depan dan dipresentasikan untuk diputuskan oleh pimpinan," kata Sandiaga.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polres Jakbar Buat 'Warteg Peduli', Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Polres Jakbar Buat "Warteg Peduli", Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Megapolitan
1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

Megapolitan
Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Megapolitan
Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Megapolitan
Jasad Wakil Jaksa Agung Arminsyah Disemayamkan di Rumah Duka Jakarta Selatan

Jasad Wakil Jaksa Agung Arminsyah Disemayamkan di Rumah Duka Jakarta Selatan

Megapolitan
Anies Wajibkan Warga Jakarta Gunakan Masker Kain saat di Luar Rumah

Anies Wajibkan Warga Jakarta Gunakan Masker Kain saat di Luar Rumah

Megapolitan
Polisi Olah TKP di Lokasi Tabrakan Wakil Jaksa Agung

Polisi Olah TKP di Lokasi Tabrakan Wakil Jaksa Agung

Megapolitan
Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan, Mobilnya Tabrak Pembatas dan Terbakar

Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan, Mobilnya Tabrak Pembatas dan Terbakar

Megapolitan
Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan di Tol Jagorawi

Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan di Tol Jagorawi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Dapat Bantuan Alat Rapid Test dari Pemprov DKI Jakarta

Pemkot Bekasi Dapat Bantuan Alat Rapid Test dari Pemprov DKI Jakarta

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Bekasi: 46 Orang Positif, Ini Sebarannya Per Kelurahan

UPDATE Covid-19 di Bekasi: 46 Orang Positif, Ini Sebarannya Per Kelurahan

Megapolitan
Daftar Kegiatan Usaha yang Ditutup Pemprov DKI hingga 19 April

Daftar Kegiatan Usaha yang Ditutup Pemprov DKI hingga 19 April

Megapolitan
Kelab Malam hingga Bioskop di Jakarta Ditutup sampai 19 April karena Corona

Kelab Malam hingga Bioskop di Jakarta Ditutup sampai 19 April karena Corona

Megapolitan
Akhir Perjalanan WA, Perampok Toko Emas yang Meninggal Setelah Positif Corona...

Akhir Perjalanan WA, Perampok Toko Emas yang Meninggal Setelah Positif Corona...

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Jakarta: 1.071 Positif, 58 Sembuh, 98 Meninggal Dunia

UPDATE Covid-19 di Jakarta: 1.071 Positif, 58 Sembuh, 98 Meninggal Dunia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X