Majikan Terjerat Kasus Hukum, Juwita Menggelandang di Jakarta

Kompas.com - 21/01/2018, 10:07 WIB
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pekerja rumah tangga bernama Juwita (28) ditemukan petugas Dinas Sosial menggelandang di Blok M, Jakarta Selatan karena tak punya tempat tinggal maupun ongkos pulang kampung ke Desa Pulau Rakyat Tuah, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Perempuan lajang itu mengaku melarikan diri dari rumah majikan tanpa uang sepeser pun karena terus dikekang majikannya.

"Alasannya melarikan diri karena majikannya bermasalah dengan hukum, akhirnya dia memilih melarikan diri dari rumah majikan dengan alasan merasa terisolasi. Dia pergi tanpa tujuan sampai akhirnya berada di Blok M, dua minggu berpindah-pindah mengemis di sekitar terminal dan mal, sampai akhirnya ditemukan anggota," ungkap Petugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan Sutikno, Minggu (21/1/2018).

Baca juga : Kerap Berhalusinasi, Lansia Ini Dibawa ke Panti Sosial

Juwita mengaku telah bekerja dan tinggal di rumah majikannya di Bekasi selama dua tahun terakhir. Namun pada Desember 2017, majikannya terjerat kasus pidana.

Petugas Dinas Sosial pun berkordinasi dengan Polres Resort Metro Jakarta Selatan mengenai perlindungan sekaligus pemulangan Juwita ke kampung halaman.

Polres Metro Jakarta Selatan melalui Kanit I SPKT, Azwar segera menerbitkan Surat permohonan Bantuan Pemulangan Juwita kepada Dinas Sosial DKI Jakarta.

"Dalam waktu dekat yang bersangkutan akan dipulangkan ke kampung halaman. Karena itu, dia sekarang dititipkan di Panti Sosial Perlindungan Kasih Kemayoran, Jakarta Pusat sambil menunggu jadwal pemulangan," kata Sutikno.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DKI Jakarta Olah Air Laut Jadi Air Bersih di Pulau Payung

DKI Jakarta Olah Air Laut Jadi Air Bersih di Pulau Payung

Megapolitan
12 Anggota Satpol PP yang Bobol ATM Terancam Dipecat

12 Anggota Satpol PP yang Bobol ATM Terancam Dipecat

Megapolitan
Panik Ada Razia Polisi, Pengendara Putar Balik dan Lawan Arus di Jalan I Gusti Ngurah Rai

Panik Ada Razia Polisi, Pengendara Putar Balik dan Lawan Arus di Jalan I Gusti Ngurah Rai

Megapolitan
 52 Usulan Raperda DKI Jakarta Dibahas, Mulai dari Penataan Kawasan BKT hingga Jalan Berbayar

52 Usulan Raperda DKI Jakarta Dibahas, Mulai dari Penataan Kawasan BKT hingga Jalan Berbayar

Megapolitan
Pemprov DKI Anggarkan Rp 100 M Bangun Instalasi Pengolahan Air Laut di Kepulauan Seribu

Pemprov DKI Anggarkan Rp 100 M Bangun Instalasi Pengolahan Air Laut di Kepulauan Seribu

Megapolitan
Dinas Pendidikan Sulit Bujuk Warga yang Terdampak Penggusuran untuk Daftar Sekolah

Dinas Pendidikan Sulit Bujuk Warga yang Terdampak Penggusuran untuk Daftar Sekolah

Megapolitan
Puslabfor Polri Periksa Gedung SMK Yadika 6 yang Terbakar

Puslabfor Polri Periksa Gedung SMK Yadika 6 yang Terbakar

Megapolitan
Beredar Kabar Putaran Poltangan dan Universitas Pancasila Ditutup, Dishub Pastikan Hoaks

Beredar Kabar Putaran Poltangan dan Universitas Pancasila Ditutup, Dishub Pastikan Hoaks

Megapolitan
Ade Armando Dicecar 16 Pertanyaan Terkait Kasus Meme Joker Anies Baswedan

Ade Armando Dicecar 16 Pertanyaan Terkait Kasus Meme Joker Anies Baswedan

Megapolitan
Pengemudi Ojek hingga Tukang Pijat, 9 Orang Ini Buktikan Siapa Saja Bisa Berbuat Baik

Pengemudi Ojek hingga Tukang Pijat, 9 Orang Ini Buktikan Siapa Saja Bisa Berbuat Baik

BrandzView
Motor Tabrakan dengan Mobil Boks di Perempatan TMP Taruna, Satu Meninggal Dunia

Motor Tabrakan dengan Mobil Boks di Perempatan TMP Taruna, Satu Meninggal Dunia

Megapolitan
Hasil Pembahasan di DPRD, Rancangan Anggaran DKI 2020 Defisit Rp 10 Triliun

Hasil Pembahasan di DPRD, Rancangan Anggaran DKI 2020 Defisit Rp 10 Triliun

Megapolitan
Pascakebakaran SMK Yadika 6, Wali Kota Bekasi Akan Cek Gedung-gedung Tinggi

Pascakebakaran SMK Yadika 6, Wali Kota Bekasi Akan Cek Gedung-gedung Tinggi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Gelontorkan Dana Tak Terduga untuk Pemulihan SMK Yadika 6

Pemkot Bekasi Akan Gelontorkan Dana Tak Terduga untuk Pemulihan SMK Yadika 6

Megapolitan
Masih Butuh Seminggu Lagi Bersihkan Sisa Penggusuran Sunter Agung

Masih Butuh Seminggu Lagi Bersihkan Sisa Penggusuran Sunter Agung

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X