Lihat Ribuan Warga Antre Buat Paspor di Monas, Sandiaga Koordinasi dengan Imigrasi

Kompas.com - 21/01/2018, 17:01 WIB
Wakil Gubernur Sandiaga Uno bersama menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly meresmikan festival keimigrasian di Monas, Minggu (21/1/2018) Kompas.com/Setyo AdiWakil Gubernur Sandiaga Uno bersama menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly meresmikan festival keimigrasian di Monas, Minggu (21/1/2018)
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemprov DKI siap bekerja sama dengan pihak imigrasi untuk proses pelayanan paspor.

Hal ini terkait antusiasme warga untuk mendapatkan paspor yang cukup tinggi di Festival Keimigrasian, Monas, Minggu (21/1/2018).


"Kami sudah berkoordinasi dengan pak menteri dan Ditjen Imigrasi bahwa seluruh aset Pemprov DKI, kita akan buka, tambah untuk menampung permintaan pembuatan paspor," ucap Sandiaga saat ditemui Minggu (21/1/2018).


Sandiaga menyebutkan, salah satu tempat  yang bisa dimanfaatkan untuk membuat paspor adalah Mal Pelayanan Publik DKI Jakarta yang ada di Kuningan.


Baca juga : Banyak Warga Kecewa Tak Dapat Kuota Membuat Paspor di Monas

 

Mal ini baru diresmikan Oktober 2017 lalu dan di dalamnya ada 328 jenis layanan, 296 berasal dari Pemprov DKI, 32 lainnya dari tujuh kementerian maupun lembaga negara.

Sandi menyampaikan hal ini setelah mengetahui pengorbanan warga untuk mendapatkan paspor baru di festival tersebut.

Ada yang datang sejak pukul 2 pagi untuk mendapatkan antrian terdepan mendapatkan paspor.

"Ini saja dari 1.600 kuota paspor hari ini, yang datang sudah 2.000 orang lebih. Kami layani ini warga DKI juga oleh karena itu Pemprov DKI akan memberikan kerja samanya yang maksimal," ucap Sandi.

Baca juga : Berburu Paspor Kilat di Monas, Warga Berdatangan dari Jam 2 Pagi

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Nenek Buta Huruf Ditipu Tetangganya

Kronologi Nenek Buta Huruf Ditipu Tetangganya

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Abdul Basith Usai Rapat Perencanaan Peledakan Bom Rakitan Saat Aksi Mujahid 212

Kronologi Penangkapan Abdul Basith Usai Rapat Perencanaan Peledakan Bom Rakitan Saat Aksi Mujahid 212

Megapolitan
Survei Median: 24 Persen Warga Jakarta Enggan Bekasi Bergabung

Survei Median: 24 Persen Warga Jakarta Enggan Bekasi Bergabung

Megapolitan
Nenek Arpah Tak Pernah Menyangka Kehilangan Tanah karena Ditipu Tetangga

Nenek Arpah Tak Pernah Menyangka Kehilangan Tanah karena Ditipu Tetangga

Megapolitan
Dishub DKI Akui Belum Maksimal Tegakkan Aturan Kepemilikan Garasi bagi Pemilik Mobil

Dishub DKI Akui Belum Maksimal Tegakkan Aturan Kepemilikan Garasi bagi Pemilik Mobil

Megapolitan
Ada Jembatan Instagramable Berbentuk Kerang Hijau di Tugu Selatan

Ada Jembatan Instagramable Berbentuk Kerang Hijau di Tugu Selatan

Megapolitan
Mahasiswa Tewas Ditabrak Truk, Pemkot Tangsel Akan Revisi Aturan Operasional Truk

Mahasiswa Tewas Ditabrak Truk, Pemkot Tangsel Akan Revisi Aturan Operasional Truk

Megapolitan
Polisi: Dosen Nonaktif IPB Abdul Basith Terlibat Peledakan Bom Molotov Saat Kerusuhan di Jakarta

Polisi: Dosen Nonaktif IPB Abdul Basith Terlibat Peledakan Bom Molotov Saat Kerusuhan di Jakarta

Megapolitan
Hasil Survei, Lebih Banyak Warga DKI yang Setuju Bekasi Gabung Jakarta

Hasil Survei, Lebih Banyak Warga DKI yang Setuju Bekasi Gabung Jakarta

Megapolitan
Dishub DKI: Warga Tak Perlu Ragu Naik Bus Zhongtong

Dishub DKI: Warga Tak Perlu Ragu Naik Bus Zhongtong

Megapolitan
Satu Bulan Jadi Penyedia Jasa Sepeda Listrik, Wawan Untung Rp 1 Juta

Satu Bulan Jadi Penyedia Jasa Sepeda Listrik, Wawan Untung Rp 1 Juta

Megapolitan
Fans K-pop Sempat Kaget Setelah Billboard Berisi Tampangnya Viral

Fans K-pop Sempat Kaget Setelah Billboard Berisi Tampangnya Viral

Megapolitan
Pemagaran Pelintasan Kereta Dekat Stasiun Palmerah Tak Ada Hubungannya dengan Pelantikan Presiden

Pemagaran Pelintasan Kereta Dekat Stasiun Palmerah Tak Ada Hubungannya dengan Pelantikan Presiden

Megapolitan
Mahasiswa Akan Lapor Ke Ombudsman jika Somasi Tak Digubris Pemkot Tangsel

Mahasiswa Akan Lapor Ke Ombudsman jika Somasi Tak Digubris Pemkot Tangsel

Megapolitan
Banyak Pagar Pelintasan Kereta Api yang Kerap Dijebol Warga, Ini Kata Polisi

Banyak Pagar Pelintasan Kereta Api yang Kerap Dijebol Warga, Ini Kata Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X