Konstruksi LRT Roboh, Sandiaga Khawatir Ada Salah Prosedur karena Kejar Target

Kompas.com - 22/01/2018, 09:54 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (22/1/2018). KOMPAS.com/NURSITA SARIWakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (22/1/2018).
Penulis Nursita Sari
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno khawatir robohnya konstruksi kereta ringan  ( LRT) di Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, karena adanya prosedur yang terlupakan.

Prosedur itu terlewat karena PT Jakarta Propertindo mengejar target LRT yang mereka bangun beroperasi sebelum pelaksanaan Asian Games 2018.

Sandiaga menyampaikan, pada pekan lalu, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Satya Heragandhi melaporkan bahwa realisasi pengerjaan LRT Kelapa Gading-Rawamangun melenceng dari target.

"Pak Satya bilang, kita sudah mulai ketinggalan nih dari realisasi dan rencana karena cuaca dan keterlambatan kerja, sedangkan target ini Juni-Juli sudah harus beroperasi untuk Asian Games," ujar Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (22/1/2018).

Baca juga: Korban Robohnya Konstruksi LRT adalah Petugas Stressing Kabel

Saat itu, kata Sandiaga, Satya menyebut, pihaknya akan mempercepat pengerjaan proyek LRT tersebut. LRT Kelapa Gading-Rawamangun diharapkan beroperasi sesuai target.

Sandiaga pun khawatir ada kesalahan prosedur yang terjadi karena mengejar target tersebut.

"Mereka akan kejar dengan shift yang ditambah, tambah orang. Kami sama-sama waktu itu khawatir masalah keselamatan kerjanya karena kalau dikejar target selalu seperti itu, ada saja prosedur yang terlupakan demi efisiensi waktu dan lain sebagainya," kata Sandiaga.

Meskipun begitu, Sandiaga mengaku belum mengetahui dan belum mendapat laporan soal ambrolnya konstruksi proyek tersebut.

Dia menyampaikan dukacitanya untuk lima orang yang terluka karena tertimpa reruntuhan bangunan.

"Saya pertama prihatin dan sangat berdukacita tentunya kalau ada pekerja yang menjadi korban dari kecelakaan pengerjaan proyek tersebut," ucap Sandiaga.

Baca juga: Lima Korban Robohnya LRT Pulogadung Dirawat di RS Columbia Asia

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menginformasikan robohnya konstruksi LRT itu pada Senin dini hari.

Informasi tersebut disampaikan melalui akun Twitter resmi BPBD DKI pada pukul 00.10.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polsek Tanjung Priok Tangkap Empat Orang Spesialis Curanmor

Polsek Tanjung Priok Tangkap Empat Orang Spesialis Curanmor

Megapolitan
UPDATE 23 Januari: Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Hampir Tembus 5.000 Orang

UPDATE 23 Januari: Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Hampir Tembus 5.000 Orang

Megapolitan
Polres Jakarta Barat Tangkap Kurir Sabu-sabu di Penjaringan

Polres Jakarta Barat Tangkap Kurir Sabu-sabu di Penjaringan

Megapolitan
UPDATE 23 Januari: Ada 3.285 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

UPDATE 23 Januari: Ada 3.285 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Sampah Membentang di Samping Pintu Tol JORR Kota Bekasi, Warga Keluhkan Bau Tak Sedap

Sampah Membentang di Samping Pintu Tol JORR Kota Bekasi, Warga Keluhkan Bau Tak Sedap

Megapolitan
Tenaga Kesehatan di Kota Tangerang Akan Divaksinasi Mulai Minggu

Tenaga Kesehatan di Kota Tangerang Akan Divaksinasi Mulai Minggu

Megapolitan
Kasudin Dukcapil Jakpus Meninggal Dunia, DIketahui Positif Covid-19

Kasudin Dukcapil Jakpus Meninggal Dunia, DIketahui Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE: Bertambah 181, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Mencapai 4.790

UPDATE: Bertambah 181, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Mencapai 4.790

Megapolitan
Korban Kebakaran di Cideng Mengungsi, Semuanya Diminta Jalani Rapid Test

Korban Kebakaran di Cideng Mengungsi, Semuanya Diminta Jalani Rapid Test

Megapolitan
Satpol PP Bubarkan Remaja Berseragam SMA yang Berkerumun di Stadion Patriot Bekasi

Satpol PP Bubarkan Remaja Berseragam SMA yang Berkerumun di Stadion Patriot Bekasi

Megapolitan
Sebuah Mobil Terbakar di Depan Pasar Patra, Api Dipicu Korsleting AC

Sebuah Mobil Terbakar di Depan Pasar Patra, Api Dipicu Korsleting AC

Megapolitan
Alat Tes PCR Rusak, Pemkot Tangsel Masih Tunggu Bantuan Pusat

Alat Tes PCR Rusak, Pemkot Tangsel Masih Tunggu Bantuan Pusat

Megapolitan
4 Upaya Tangsel Atasi Ruang ICU Pasien Covid-19 yang Terisi Penuh

4 Upaya Tangsel Atasi Ruang ICU Pasien Covid-19 yang Terisi Penuh

Megapolitan
Airin: PPKM Masih Diperlukan untuk Tekan Covid-19

Airin: PPKM Masih Diperlukan untuk Tekan Covid-19

Megapolitan
50 Persen Warteg di Jabodetabek Terancam Gulung Tikar Tahun Ini

50 Persen Warteg di Jabodetabek Terancam Gulung Tikar Tahun Ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X