100 Hari Anies-Sandi: OK OCE, antara Janji dan Kenyataan...

Kompas.com - 24/01/2018, 10:32 WIB
Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (27/12/2017). Kompas.com/Sherly PuspitaMenteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (27/12/2017).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Program OK OCE atau kewirausahaan menjadi salah satu janji kampanye Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Janji mengembangkan kewirausahaan ini bahkan sudah ada sebelum Anies digandeng mendampingi Sandiaga.

Janji ini awalnya dikenal karena gimmick-nya. Tak jarang juga Sandiaga diledek atas gestur OK OCE ini.

Namun, di balik gimmick dan meme OK OCE yang beredar, relawan-relawan Anies-Sandi yang merupakan pengusaha kecil bergerilya menggandeng pedagang kecil lainnya membuat komunitas dan berbagai acara. Ada OK OCE Melawai 16, OK OCE Academy, OK OCE Masjid, hingga OK OCE Smart.

Baca juga: Sandi Sebut 4.230 Orang di Jakarta Telah Daftar Program OK OCE

Berbeda dengan ucapan Sandiaga yang dulu menyatakan OK OCE tak akan menggunakan APBD, dalam perumusan APBD ternyata OK OCE dianggarkan dalam APBD sebesar Rp 82 miliar.

Anggaran itu untuk menyiapkan tempat pelatihan di 44 kecamatan di Jakarta dan untuk biaya pelatih.

Pendamping OK OCE di setiap kecamatan yang jumlahnya empat orang per kecamatan digaji sesuai UMP Rp 3,6 juta dan bisa membawa pulang per bulan Rp 9 juta jika ditambah biaya operasional.

Menjelang pelantikan, OK OCE disorot lantaran gerakan yang dianggarkan itu diketuai kakak Sandiaga, Indra Uno. Indra langsung dicopot setelah Anies-Sandi resmi dilantik.

Baca juga: Pendamping OK OCE Digaji Rp 3,6 Juta Per Bulan Plus Dana Operasional

Janji dimodali

Spanduk ok oceIstimewa Spanduk ok oce
Seusai pelantikan, gerakan ini dipertanyakan lantaran saat kampanye ada spanduk berbunyi, "Ayo bergerak ambil kesempatan. Dimodalin punya bisnis! Disediain tempat usaha! Dicariin Pembeli! Coblos nomor 3."

Terkait klaim ini, Sandiaga mengklarifikasinya dengan mengatakan bahwa Pemprov DKI hanya akan membantu memfasilitasi pengajuan permodalan ke bank dan lembaga lain.

"Dikasih modal tentunya dalam bentuk difasilitasi dengan Bank DKI dan lembaga keuangan lainnya, jadi kami pastikan yang OK OCE itu mendapatkan permodalan," kata Sandiaga, Desember 2017.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ribuan Warga Terdampak Banjir di Periuk Tangerang

Ribuan Warga Terdampak Banjir di Periuk Tangerang

Megapolitan
7 Alat Medis di RSCM Terendam Banjir, Salah Satunya Alat Canggih Tomoterapi

7 Alat Medis di RSCM Terendam Banjir, Salah Satunya Alat Canggih Tomoterapi

Megapolitan
Kakek di Depok Diduga Cabuli 5 Bocah SD di Masjid

Kakek di Depok Diduga Cabuli 5 Bocah SD di Masjid

Megapolitan
Selain Bapeten, Pihak RSCM dan Kemenkes Turut Periksa Mesin di Ruang Radiologi yang Terendam Air

Selain Bapeten, Pihak RSCM dan Kemenkes Turut Periksa Mesin di Ruang Radiologi yang Terendam Air

Megapolitan
Cerita Tukang Gali Kubur di Bekasi, Lawan Takut Demi Hidupi Keluarga, Kini Bisa Cicil Rumah

Cerita Tukang Gali Kubur di Bekasi, Lawan Takut Demi Hidupi Keluarga, Kini Bisa Cicil Rumah

Megapolitan
Kuasa Hukum Bantah Aulia Kesuma Janjikan Rp 500 Juta ke Pembunuh Bayaran

Kuasa Hukum Bantah Aulia Kesuma Janjikan Rp 500 Juta ke Pembunuh Bayaran

Megapolitan
Tak Ada yang Daftar, Pilkada Depok 2020 Tanpa Calon Independen

Tak Ada yang Daftar, Pilkada Depok 2020 Tanpa Calon Independen

Megapolitan
Banjir di Periuk Tangerang karena Air Meluap dari Kali Ledug

Banjir di Periuk Tangerang karena Air Meluap dari Kali Ledug

Megapolitan
Perempuan Tanpa Identitas Tewas Tertabrak KRL di Dekat Stasiun Cawang

Perempuan Tanpa Identitas Tewas Tertabrak KRL di Dekat Stasiun Cawang

Megapolitan
Wali Kota Airin Akan Tambah Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri di Tangsel

Wali Kota Airin Akan Tambah Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri di Tangsel

Megapolitan
Pekerja Gali Lubang Tewas Diduga Tersengat Listrik Saat Menggali Jalur Pipa

Pekerja Gali Lubang Tewas Diduga Tersengat Listrik Saat Menggali Jalur Pipa

Megapolitan
Kebakaran di Gedung DPR RI Diduga Berasal dari Lantai 2

Kebakaran di Gedung DPR RI Diduga Berasal dari Lantai 2

Megapolitan
Banjir di SMAN 10 Bekasi, Pelajar hingga Guru Membersihkan Sekolah

Banjir di SMAN 10 Bekasi, Pelajar hingga Guru Membersihkan Sekolah

Megapolitan
Pembersihan Radiasi Nuklir di Serpong Belum Usai, Batan Lakukan Pemerataan Lahan

Pembersihan Radiasi Nuklir di Serpong Belum Usai, Batan Lakukan Pemerataan Lahan

Megapolitan
Gedung DPR RI Terbakar, Lima Unit Mobil Damkar Dikerahkan

Gedung DPR RI Terbakar, Lima Unit Mobil Damkar Dikerahkan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X