Kronologi Pengemudi Cadillac Seret Polisi di Jalur Busway

Kompas.com - 25/01/2018, 08:21 WIB
Pelaku yang melawan dan melukai polisi di jalur transjakarta Matraman, Jakarta Timur, berhasil ditangkap, Rabu (24/1/2018) KOMPAS.com/ Stanly RavelPelaku yang melawan dan melukai polisi di jalur transjakarta Matraman, Jakarta Timur, berhasil ditangkap, Rabu (24/1/2018)
Penulis Stanly Ravel
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com — Tessa Granitsa Satari, pengemudi Cadillac Escalade yang menyeret Bripda Dimas Priyanggoro di jalur bus transjakarta di kawasan Utan Kayu, Matraman, Jakarta Timur, ditangkap satuan unit Polres Jakarta Timur, Senin (22/1/2018).

Insiden ini berawal saat Dimas bertugas mengatur lalu lintas pada Kamis (18/1/2018) . Sekitar pukul 15.30, mobil Cadillac putih B 19 SNC yang dikendarai Tessa melintas di jalur transjakarta.

Karena adanya pelanggaran aturan, Dimas menghentikan mobil tersebut untuk diperiksa kelengkapan surat-suratnya.

Baca juga: Ternyata, Cadillac yang Digunakan Tessa Seret Polisi Mobil Pinjaman

Saat mobil sudah berhenti, Tessa menunjukkan surat Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) kepada sang polisi.

Namun, ketika Dimas berusaha mengambil STNK tersebut, Tessa langsung memegang tangan kanan Dimas seraya menjalankan mobilnya.

Mobil Cadillac Escalade ESV yang digunakan saat menyeret polisi jalur transjakarta di Matraman, Jakarta Timur, Selasa (23/1/2018)KOMPAS.com/Stanly Ravel Mobil Cadillac Escalade ESV yang digunakan saat menyeret polisi jalur transjakarta di Matraman, Jakarta Timur, Selasa (23/1/2018)
Bentuk perlawanan Tessa mengakibatkan Dimas terseret hingga 10 meter dan mengalami luka memar serta patah pada tangan kirinya.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Yoyon Tony Surya Putra mengatakan, tindakan Tessa masuk kategori melawan petugas.

"Dia dengan sengaja, saya ulangi dengan sengaja, malah mau mencelakakan polisi lalu lintas yang saat itu sedang bertugas," ucap Tony.

Baca juga: Pengemudi Cadillac yang Seret Polisi di Busway Positif Narkoba

Atas kejadian tersebut, Tessa dikenai Pasal 213 KUHP dengan ancaman pidana delapan tahun penjara.

Polisi juga masih mengkaji apakah tindakan Tessa melawan petugas masuk dalam kategori penganiayaan atau tidak.

Tak hanya itu, setelah polisi melakukan tes urine, Tessa terbukti mengonsumsi ekstasi dan sabu. Atas temuan ini, polisi melakukan pengembangan lebih lanjut. Saat ini, Tessa ditahan di Mapolres Jaktim.

 

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bima Arya Sumbangkan Gaji sebagai Wali Kota Bogor untuk Atasi Covid-19

Bima Arya Sumbangkan Gaji sebagai Wali Kota Bogor untuk Atasi Covid-19

Megapolitan
Imbas Covid, 162.416 Pekerja dari SPG hingga Guru Honorer Kena PHK dan Dirumahkan

Imbas Covid, 162.416 Pekerja dari SPG hingga Guru Honorer Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Megapolitan
Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Megapolitan
Akan Tawuran Saat Warga Lain Diam di Rumah, 4 Pemuda Ditangkap

Akan Tawuran Saat Warga Lain Diam di Rumah, 4 Pemuda Ditangkap

Megapolitan
Jalan Sepi Banyak Digunakan Kebut-kebutan, Polisi: Fatalitas Kecelakaan Meningkat

Jalan Sepi Banyak Digunakan Kebut-kebutan, Polisi: Fatalitas Kecelakaan Meningkat

Megapolitan
Truk Sembako Terguling di Jalan Raya Pondok Gede

Truk Sembako Terguling di Jalan Raya Pondok Gede

Megapolitan
Pasar Tanah Abang Beroperasi Lagi Mulai Besok, Buka Pukul 08.00-14.00

Pasar Tanah Abang Beroperasi Lagi Mulai Besok, Buka Pukul 08.00-14.00

Megapolitan
Pedagang Pasar Kemiri Kembangan Utara Diminta Patuhi Imbauan Kurangi Aktivitas

Pedagang Pasar Kemiri Kembangan Utara Diminta Patuhi Imbauan Kurangi Aktivitas

Megapolitan
Mulai 12 April, Penumpang Transjakarta, MRT, LRT Wajib Pakai Masker

Mulai 12 April, Penumpang Transjakarta, MRT, LRT Wajib Pakai Masker

Megapolitan
18 Orang Ditangkap karena Berkerumun Saat Ada Wabah Covid-19

18 Orang Ditangkap karena Berkerumun Saat Ada Wabah Covid-19

Megapolitan
Dampak Covid-19, Sebanyak 139.288 Pekerja di Jakarta Kena PHK dan Dirumahkan

Dampak Covid-19, Sebanyak 139.288 Pekerja di Jakarta Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Abaikan Imbauan Pemerintah, Warga Padati Pasar Kemiri Kembangan Utara

Abaikan Imbauan Pemerintah, Warga Padati Pasar Kemiri Kembangan Utara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X