Enam Ton Sampah Diangkut di Kampung Akuarium

Kompas.com - 28/01/2018, 15:56 WIB
Aktivitas warga di rumah semi-permanen di Kampung Akuarium, Jakarta Utara, Selasa (7/11/2017). Kawasan yang dihuni sekitar 160 KK ini kembali jadi perbincangan setelah Gubernur DKI Anies Baswedan merencanakan kampung tersebut sebagai proyek percontohan pertama pembangunan rumah berlapis di Jakarta. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGAktivitas warga di rumah semi-permanen di Kampung Akuarium, Jakarta Utara, Selasa (7/11/2017). Kawasan yang dihuni sekitar 160 KK ini kembali jadi perbincangan setelah Gubernur DKI Anies Baswedan merencanakan kampung tersebut sebagai proyek percontohan pertama pembangunan rumah berlapis di Jakarta.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara menggelar kegiatan kerjabakti dan gerebek sampah di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (28/1/2018). Hasilnya, enam ton sampah diangkut dari kawasan tersebut.

Asisten Pemerintahan Jakarta Utara, Abdul Kholid mengatakan, pihaknya menerjunkan 328 petugas gabungan prasarana dan sarana umum (PPSU) se-Kecamatan Penjaringan, Sudin SDA, Bina Marga, Lingkungan Hidup, Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP), hingga petugas Satpol PP.

"Kalau warga ada sekitar 100 orang ditambah ibu-ibu PKK. Hasilnya ada sekitar enam ton sampah (diangkut)," ujar Khalid.

Khalid mengatakan, kebanyakan sampah yang diangkut berupa kayu, bambu dan sisa material bangunan lainnya. Sampah-sampah itu diangkut menggunakan enam truk milik Dinas LH untuk dibuang ke tempat penampungan sementara.

"Ini bagian dari kegiatan kekampungan yang rutin kita gelar. Sebelumnya di sini kita juga sudah gelar PSN saat Jumat keliling," ujar Khalid.

Pemprov DKI Jakarta yang sebelumnya dipimpin Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menggusur permukiman warga Kampung Akuarium pada 2016.

Ahok berencana melakukan revitalisasi kawasan Sunda Kelapa. Pemprov DKI yang saat ini dipimpin Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana membangun kembali kampung tersebut.

Saat ini pihaknya sedang membangun shelter untuk tempat tinggal warga sementara.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aliran Sungai Ciliwung Jakarta Sudah Bersih dari Sampah Banjir

Aliran Sungai Ciliwung Jakarta Sudah Bersih dari Sampah Banjir

Megapolitan
Bentrok Kelompok Pemuda di Tebet, Ada yang Bawa Senjata Tajam

Bentrok Kelompok Pemuda di Tebet, Ada yang Bawa Senjata Tajam

Megapolitan
Bakal Pasangan Calon Tak Dihadirkan saat Penetapan Kandidat Pilkada Tangsel 2020

Bakal Pasangan Calon Tak Dihadirkan saat Penetapan Kandidat Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Jelang Penetapan Paslon, KPU Tangsel Cek Ulang Keabsahan Syarat Pendaftaran

Jelang Penetapan Paslon, KPU Tangsel Cek Ulang Keabsahan Syarat Pendaftaran

Megapolitan
Panti Pijat yang Ketahuan Buka di Kelapa Gading Tutup Pintu Depan untuk Kelabui Satgas Covid-19

Panti Pijat yang Ketahuan Buka di Kelapa Gading Tutup Pintu Depan untuk Kelabui Satgas Covid-19

Megapolitan
57 Kamera ETLE Dipasang Awasi Pelanggar Jakarta, Ini Titik Lokasinya

57 Kamera ETLE Dipasang Awasi Pelanggar Jakarta, Ini Titik Lokasinya

Megapolitan
Wisma Makara UI Akan Jadi Tempat Isolasi Warga Depok yang Positif Covid-19

Wisma Makara UI Akan Jadi Tempat Isolasi Warga Depok yang Positif Covid-19

Megapolitan
Apindo Sebut Butuh Kesadaran Karyawan untuk Kendalikan Kasus Covid-19 di Kawasan Industri

Apindo Sebut Butuh Kesadaran Karyawan untuk Kendalikan Kasus Covid-19 di Kawasan Industri

Megapolitan
UPDATE 22 September: Tambah 17 Kasus, 137 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

UPDATE 22 September: Tambah 17 Kasus, 137 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

Megapolitan
Tetap Buka Saat PSBB, Pengelola Panti Pijat Plus-plus di Kelapa Gading Jadi Tersangka

Tetap Buka Saat PSBB, Pengelola Panti Pijat Plus-plus di Kelapa Gading Jadi Tersangka

Megapolitan
Petugas Rapid Test yang Diduga Peras dan Lecehkan Penumpang di Bandara Soetta Jadi Tersangka

Petugas Rapid Test yang Diduga Peras dan Lecehkan Penumpang di Bandara Soetta Jadi Tersangka

Megapolitan
Saat Ditangkap di Tanjung Priok, Pengedar Sabu Sempat Buang Barang Bukti

Saat Ditangkap di Tanjung Priok, Pengedar Sabu Sempat Buang Barang Bukti

Megapolitan
Tak Pakai Masker, 46 Warga Ciracas Dikenakan Sanksi Kerja Sosial dan Denda

Tak Pakai Masker, 46 Warga Ciracas Dikenakan Sanksi Kerja Sosial dan Denda

Megapolitan
UPDATE 22 September: Tambah 1.122 Kasus Covid-19 Jakarta, 1.624 Pasien Meninggal

UPDATE 22 September: Tambah 1.122 Kasus Covid-19 Jakarta, 1.624 Pasien Meninggal

Megapolitan
Angkutan Umum Telat Bayar Denda Saat Operasi Yustisi, Izin Usahanya Akan Dicabut

Angkutan Umum Telat Bayar Denda Saat Operasi Yustisi, Izin Usahanya Akan Dicabut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X