Kompas.com - 28/01/2018, 17:36 WIB
Presiden KSPI Said Iqbal berbicara di depan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di aula RW 03 Kalisari, Minggu (28/1/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Presiden KSPI Said Iqbal berbicara di depan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di aula RW 03 Kalisari, Minggu (28/1/2018).
Penulis Jessi Carina
|
EditorDiamanty Meiliana

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia atau KSPI Said Iqbal terus menerus memuji Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

Sandiaga memang sedang berkunjung ke RW 03 Kalisari, Jakarta Timur, untuk bertemu dengan warga.

Said Iqbal merupakan warga yang tinggal di kawasan itu juga. Saat memberi sambutan, Said mengajak warga untuk menyerukan yel-yel yang sudah dipersiapkan.

"Kalau saya bilang 'Pak Wagub', bilang 'maju kotanya, maju kotanya, maju kotanya'," ujar Said yang langsung diikuti oleh warga, Minggu (28/1/2018).

Said memuji Sandiaga sebagai orang pintar lulusan luar negeri. Selain itu, kata Said, Sandiaga juga orang yang punya hati terbuka.

(Baca juga: Anies: Saya Hormat Sepenuhnya pada Buruh, Terutama Pak Said Iqbal)

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sandiaga juga dia sebut sebagai salah satu orang terkaya. Sambil berkelakar, Said mengatakan Sandiaga bisa menandatangani proposal dari warga.

"Orangnya baik banget deh baik banget. Proposal aja ditandatangani semua sama dia," kata Said.

"Kita doakan Pak Sandi dengan Pak Anies tidak korupsi. Bisa sejahterakan warganya tanpa harus marah-marah," tambah dia.

Pujian tidak hanya sampai situ, Said juga memuji langkah Pemprov DKI yang membela tukang becak. Menurutnya, tukang becak bukan warga kelas dua.

Dia berharap anggaran Pemprov DKI Jakarta yang mencapai Rp 77,1 triliun bisa digunakan untuk program yang berpihak pada warga miskin.

"Banyak orang pintar berkuasa dengan tintanya bisa menentukan nasib warga kecil. Tapi tidak banyak orang yang punya rasa keberpihakan dan cinta ke rakyat kecil," kata dia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Misteri Kematian Pemuda di Teluknaga, Berawal Dendam Pelaku hingga Pengeroyokan

Misteri Kematian Pemuda di Teluknaga, Berawal Dendam Pelaku hingga Pengeroyokan

Megapolitan
Pemkot Depok Kebut Normalisasi Situ Jatijajar, Bojongsari, dan Pengarengan Jelang Musim Hujan

Pemkot Depok Kebut Normalisasi Situ Jatijajar, Bojongsari, dan Pengarengan Jelang Musim Hujan

Megapolitan
Hampir Seluruh PAUD di Depok Diklaim Siap Sekolah Tatap Muka

Hampir Seluruh PAUD di Depok Diklaim Siap Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Sebagian Jakarta dan Bodebek Kemungkinan Hujan Jelang Sore

Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Sebagian Jakarta dan Bodebek Kemungkinan Hujan Jelang Sore

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Viani Limardi Tuntut PSI Rp 1 Triliun | Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO

[POPULER JABODETABEK] Viani Limardi Tuntut PSI Rp 1 Triliun | Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO

Megapolitan
Tak Ditilang, Perempuan di Tangerang Diminta Nomor Telepon Lalu Terus Dihubungi Polisi

Tak Ditilang, Perempuan di Tangerang Diminta Nomor Telepon Lalu Terus Dihubungi Polisi

Megapolitan
UPDATE: Tambah 73 Kasus di Depok, 2 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: Tambah 73 Kasus di Depok, 2 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
UPDATE: Tambah 8 Kasus di Kota Tangerang, 94 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 8 Kasus di Kota Tangerang, 94 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Hippindo: Kalau Sertifikasi CHSE Gratis Tanpa biaya, Kami Tak Masalah

Hippindo: Kalau Sertifikasi CHSE Gratis Tanpa biaya, Kami Tak Masalah

Megapolitan
Sidang Hoaks Babi Ngepet di Depok, Saksi Mulanya Tak Tahu Barang yang Diambilnya Babi

Sidang Hoaks Babi Ngepet di Depok, Saksi Mulanya Tak Tahu Barang yang Diambilnya Babi

Megapolitan
ART di Kebon Jeruk Curi Brankas Majikannya Saat Ditinggal ke Luar Negeri

ART di Kebon Jeruk Curi Brankas Majikannya Saat Ditinggal ke Luar Negeri

Megapolitan
UPDATE 28 September: Tambah 15 Kasus Covid-19 dan 10 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 28 September: Tambah 15 Kasus Covid-19 dan 10 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Pengakuan Pencuri Motor di Bekasi: Gaji Rp 2 Juta Kurang buat Kebutuhan Sehari-hari

Pengakuan Pencuri Motor di Bekasi: Gaji Rp 2 Juta Kurang buat Kebutuhan Sehari-hari

Megapolitan
Merasa Aman Beraktivitas di Tangsel, Manusia Silver Hanya Ditahan 2 Hari jika Terjaring Razia

Merasa Aman Beraktivitas di Tangsel, Manusia Silver Hanya Ditahan 2 Hari jika Terjaring Razia

Megapolitan
Keluarga Napi Tewas akibat Kebakaran Lapas Tangerang Akan Gugat Pemerintah ke PTUN

Keluarga Napi Tewas akibat Kebakaran Lapas Tangerang Akan Gugat Pemerintah ke PTUN

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.