Sandi Sebut Sejumlah Perusahaan Besar Tertarik Sediakan Becak Listrik

Kompas.com - 29/01/2018, 18:10 WIB
(kiri ke kanan) Kepala Dinas Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan (KPKP) DKI Jakarta Darjamuni, Bupati Kepulauan Seribu Irmansyah, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Senin (29/1/2018).KOMPAS.com/NURSITA SARI (kiri ke kanan) Kepala Dinas Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan (KPKP) DKI Jakarta Darjamuni, Bupati Kepulauan Seribu Irmansyah, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Senin (29/1/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, beberapa perusahaan tertarik mengadakan becak listrik untuk penarik becak di Jakarta.

Sandi menyebut becak listrik sekarang sedang "ngetren" karena dinilai sebagai angkutan ramah lingkungan.

"Ada beberapa perusahaan besar yang ingin mulai karena ini bisa disandingkan dengan pengurangan emisi. Bahwa sebagian daripada dunia sekarang beralih kepada angkutan ramah lingkungan," ujar Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (29/1/2018).

Baca juga : Pemprov Belum Revisi Perda untuk Legalkan Becak, Lulung Sebut Bisa Pakai Diskresi Gubernur


Ia menyampaikan, desain becak listrik tidak seperti becak pada umumnya. Pengemudi becak tidak berada di belakang kursi penumpang, tetapi di bagian depan.

Sandi pun berjanji akan menyebarkan desain becak listrik kepada masyarakat. Ia juga mengatakan, perusahaan-perusahaan yang berniat menyediakan becak listrik segera diundang untuk presentasi.

"Tadi saya baru kasih lihat ke Pak Gubernur, Pak Gubernur setuju. Jadi kita akan undang untuk presentasinya," ujar dia.

Baca juga : Polisi Minta Pemprov DKI Tunjukkan Perda yang Bolehkan Becak Beroperasi

Kata Sandi, becak-becak listrik ini tidak akan menambah angkutan di Jakarta. Sebab, menurut dia, becak listrik ini akan menggantikan ratusan becak yang selama ini beroperasi di Jakarta.

"Ada 500 lebih yang di Jakarta Utara, nah mereka dikonversikan ke becak ramah lingkungan. Jadi enggak nambah ya," kata Sandiaga.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


EditorIcha Rastika
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Nasib Nahas Orangtua, Tertimpa Pohon hingga Tewas Saat Tunggu Putrinya Ujian

Nasib Nahas Orangtua, Tertimpa Pohon hingga Tewas Saat Tunggu Putrinya Ujian

Megapolitan
Fakta Baru Kasus Obat Kedaluwarsa, Munculnya Korban Lain dan Dugaan Kesengajaan

Fakta Baru Kasus Obat Kedaluwarsa, Munculnya Korban Lain dan Dugaan Kesengajaan

Megapolitan
Gabion Pengganti Getih Getah di Bundaran HI...

Gabion Pengganti Getih Getah di Bundaran HI...

Megapolitan
Bantuan dan Dukungan untuk Pencari Suaka yang Mulai Dihentikan...

Bantuan dan Dukungan untuk Pencari Suaka yang Mulai Dihentikan...

Megapolitan
Mari Bantu Ibu Hamil Korban Obat Kedaluwarsa Puskesmas

Mari Bantu Ibu Hamil Korban Obat Kedaluwarsa Puskesmas

Megapolitan
4 Fakta Pelemparan Bom Molotov di Kantor DPP Partai Golkar

4 Fakta Pelemparan Bom Molotov di Kantor DPP Partai Golkar

Megapolitan
Pemerkosaan di Tangerang, Pakai Modus Beri Miras dan Gilir Korbannya

Pemerkosaan di Tangerang, Pakai Modus Beri Miras dan Gilir Korbannya

Megapolitan
Kasus 22 Mei, Saksi Sebut Massa yang Datang Larut Malam Langsung Rusuh

Kasus 22 Mei, Saksi Sebut Massa yang Datang Larut Malam Langsung Rusuh

Megapolitan
Pro Kontra Pin Emas Anggota DPRD DKI, Ada yang Ingin Jual hingga Anggap Tradisi

Pro Kontra Pin Emas Anggota DPRD DKI, Ada yang Ingin Jual hingga Anggap Tradisi

Megapolitan
Saksi Kasus 22 Mei: Setelah Nyanyian 'Polisi Jangan Ikut Kompetisi', Masa Mulai Rusuh

Saksi Kasus 22 Mei: Setelah Nyanyian "Polisi Jangan Ikut Kompetisi", Masa Mulai Rusuh

Megapolitan
Yakin Formula E Untungkan Pengusaha, Ketua DPRD DKI Nilai Pemprov Pasti Ikut Kecipratan

Yakin Formula E Untungkan Pengusaha, Ketua DPRD DKI Nilai Pemprov Pasti Ikut Kecipratan

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Kebijakan Pembatasan Usia Kendaraan Itu Diskriminasi

Ketua DPRD DKI: Kebijakan Pembatasan Usia Kendaraan Itu Diskriminasi

Megapolitan
Parkir Liar di Kawasan Setiabudi, Puluhan Motor Digembosi Dishub

Parkir Liar di Kawasan Setiabudi, Puluhan Motor Digembosi Dishub

Megapolitan
Tiga Perusahaan BUMN Menangkan Lelang Jakarta International Stadium

Tiga Perusahaan BUMN Menangkan Lelang Jakarta International Stadium

Megapolitan
Pengeroyokan Siswi di Bekasi oleh Alumnus, Dituduh Merusak Rumah Tangga dan Terus Diteror

Pengeroyokan Siswi di Bekasi oleh Alumnus, Dituduh Merusak Rumah Tangga dan Terus Diteror

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X