TMII Siapkan Lokasi Nobar "Super Blue Blood Moon" di Museum Iptek

Kompas.com - 31/01/2018, 17:51 WIB
Petugas PP Iptek menyiapkan teleskop untuk mengamati gerhana bulan yang akan terjadi pada Sabtu (4/4) malam ini. aldo fenalosaPetugas PP Iptek menyiapkan teleskop untuk mengamati gerhana bulan yang akan terjadi pada Sabtu (4/4) malam ini.
Penulis Stanly Ravel
|
EditorKurnia Sari Aziza

JAKARTA, KOMPAS.com — Warga Jakarta Timur yang ingin melihat fenomena super blue blood moon bisa langsung menyambangi museum Iptek di Taman Mini Indonesia Indah ( TMII).

Kepala UPT Anjungan dan Graha Wisata TMII Fadlan Zuhran mengatakan, pihaknya menyediakan layanan gratis masuk ke museum Iptek.

"Kami siapkan tiga set teropong, itu gratis. Bagi (warga) yang mau menonton gerhana bulan akan kami fasilitasi dengan diantar ke museum Iptek," ucap Fadlan saat dihubungi Kompas.com, Rabu (31/1/2018).

Meski demikian, Fadlan menyayangkan minimnya minat warga menonton gerhana di museum Iptek. Sebab, lanjutnya, pengelola TMII tidak menggratiskan biaya masuk pengunjung yang ingin menonton gerhana. 

Baca juga: Ini Link Live Streaming Super Blue Blood Moon BMKG dan NASA

"Sampai saat ini baru sekitar 100 orang saja yang mendaftar (menonton gerhana), tetapi kami tetap buka (pendaftaran) di lokasi. Pihak TMII tidak membuka gratis, mungkin karena hal ini jadi minim peminatnya," ujarnya.

Fadlan menjelaskan, pengunjung harus membayar Rp 15.000 untuk kendaraan. Selain itu, tiap orang dikenakan tiket masuk Rp 15.000. Artinya, tiap orang harus mengeluarkan Rp 30.000 untuk masuk TMII.

"Saya sudah minta digratiskan, namun pihak TMII tidak mau. Ini lebih mahal dari kawasan lainnya, contoh di TIM saja (tiket masuk) hanya Rp 6.000 untuk parkir dan masuk (Planetarium)," kata Fadlan.

Baca juga: Ini 23 Lokasi Pengamatan Super Blue Blood Moon di Indonesia

Malam ini, bulan di langit akan menunjukkan tiga fenomena sekaligus, yaitu super moon, blue moon, dan gerhana bulan. Oleh karena itu, Lembaga Antariksa Amerika Serikat (NASA) menamainya sebagai super blue blood moon. Masyarakat Indonesia juga bisa menyaksikan fenomena langka yang terjadi karena matahari, bumi, dan bulan berada dalam satu garus lurus tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Hari PSBB Transisi, Bagaimana Perbandingannya dengan Kasus Covid-19 Saat PSBB Ketat?

10 Hari PSBB Transisi, Bagaimana Perbandingannya dengan Kasus Covid-19 Saat PSBB Ketat?

Megapolitan
Pjs Wali Kota Sebut Depok Dapat Jatah 392.000 Vaksin Covid-19 pada Tahap Pertama

Pjs Wali Kota Sebut Depok Dapat Jatah 392.000 Vaksin Covid-19 pada Tahap Pertama

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pasien Positif Covid-19 Loncat dari Ambulans dan Berbaur dengan Demonstran | UMP DKI Jakarta 2021 Kemungkinan Tak Naik

[POPULER JABODETABEK] Pasien Positif Covid-19 Loncat dari Ambulans dan Berbaur dengan Demonstran | UMP DKI Jakarta 2021 Kemungkinan Tak Naik

Megapolitan
Kesulitan RS Swasta di Bekasi Biayai Penanganan Covid-19 hingga Pinjam Uang ke Bank...

Kesulitan RS Swasta di Bekasi Biayai Penanganan Covid-19 hingga Pinjam Uang ke Bank...

Megapolitan
Universitas Indonesia Lantik 3 Wakil Rektor Baru Kemarin

Universitas Indonesia Lantik 3 Wakil Rektor Baru Kemarin

Megapolitan
Bioskop di Jakarta Dibuka, Warga Soroti Ketersediaan Film yang Diputar

Bioskop di Jakarta Dibuka, Warga Soroti Ketersediaan Film yang Diputar

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 21 Oktober: Depok Catat Total 6.456 Kasus sejak Maret

[UPDATE] Grafik Covid-19 21 Oktober: Depok Catat Total 6.456 Kasus sejak Maret

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta, Bogor, dan Depok Hujan Nanti Siang

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta, Bogor, dan Depok Hujan Nanti Siang

Megapolitan
APBD-P DKI Diproyeksikan Defisit 31,04 Persen akibat Covid-19

APBD-P DKI Diproyeksikan Defisit 31,04 Persen akibat Covid-19

Megapolitan
Wali Kota Tangsel: 69 Kasus Covid-19 yang Baru Tercatat merupakan Kasus Lama karena Pasien Tes Mandiri

Wali Kota Tangsel: 69 Kasus Covid-19 yang Baru Tercatat merupakan Kasus Lama karena Pasien Tes Mandiri

Megapolitan
Tak Terima Dirawat di Ruang Perawatan Covid-19, Keluarga Pasien Kerahkan Massa ke RSUD Cengkareng

Tak Terima Dirawat di Ruang Perawatan Covid-19, Keluarga Pasien Kerahkan Massa ke RSUD Cengkareng

Megapolitan
Pesepeda Dijambret di Sekitar Bundaran HI

Pesepeda Dijambret di Sekitar Bundaran HI

Megapolitan
Sekelompok Remaja Bersenjata Tajam Serang Permukiman Warga di Bogor

Sekelompok Remaja Bersenjata Tajam Serang Permukiman Warga di Bogor

Megapolitan
800 Orang Lebih Hadiri Rapat Anggaran DKI di Puncak

800 Orang Lebih Hadiri Rapat Anggaran DKI di Puncak

Megapolitan
Cegah Penularan Rabies, 145 Hewan Divaksinasi di Johar Baru

Cegah Penularan Rabies, 145 Hewan Divaksinasi di Johar Baru

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X