Anies Selidiki Dugaan Tenda Disewakan untuk PKL Tanah Abang

Kompas.com - 01/02/2018, 12:25 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi pengarahan dalam diklat kepemimpinan di Gedung Teknis, Jalan Abdul Muis, Kamis (1/2/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi pengarahan dalam diklat kepemimpinan di Gedung Teknis, Jalan Abdul Muis, Kamis (1/2/2018).
Penulis Jessi Carina
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belum mengetahui ada praktik sewa tenda di Tanah Abang. Namun, dia akan menyelidiki hal tersebut dan berjanji akan melakukan penindakan.

"Kami selidiki, kalau ada pelanggaran nanti kami tindak," kata Anies di Gedung Teknis, Jalan Abdul Muis, Kamis (1/2/2018).

Aparat yang terbukti mengambil pungutan atas tenda di kawasan itu akan diberikan sanksi.

Baca juga : Polisi: Jatibaru Ditutup, Kemacetan di Tanah Abang Meningkat 60 Persen

Dugaan adanya praktik ini dikutip dari reportase Warta Kota. Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di tenda warna-warni di Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, mengaku dipungut uang sewa senilai Rp 3 juta per bulan.

Ini diakui oleh D, salah satu PKL yang menyewa tenda.

"Di sini saya sewa Rp3 juta per bulan," kata D.

Baca juga : Senyum PKL dan Kekecewaan Sopir di Angkot Tanah Abang

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup dua jalur di Jalan Jatibaru, mulai pukul 08.00-18.00. Satu jalur digunakan untuk PKL berdagang, sedangkan satu jalur lainnya digunakan untuk jalur transjakarta.

Penutupan jalan ini bagian konsep penataan Pasar Tanah Abang jangka pendek ala Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X