Polisi Gagalkan Penjualan 300.000 Dollar Palsu di Tangsel

Kompas.com - 01/02/2018, 12:59 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dan Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary saat menunjukkan uang dolar palsu di Mapolda Metro Jaya, Kamis (1/2/2018). Kompas.com/Sherly PuspitaKabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dan Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary saat menunjukkan uang dolar palsu di Mapolda Metro Jaya, Kamis (1/2/2018).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menggagalkan upaya penjualan mata uang dollar palsu pecahan 100 dollar AS sebanyak 3.000 lembar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Kamis (1/2/2018), mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi warga terkait rencana transaksi tersebut. Polisi kemudian menyamar sebagai pembeli.

"Memang benar ditemukan transaksi di depan SMP PGRI di Serpong. Ada dua pelaku atas nama DP (33) dan AS (60). Dia membawa 3.000 lembar," kata Argo.

Menurut keterangan kedua orang itu, pecahan dollar tersebut akan dijual dengan harga Rp 4.000 per lembar.

Baca juga: Oknum TNI dan Warga Sipil Mengedarkan Dolar Palsu di Cikini

Mereka mengaku mendapat dollar palsu tersebut dari YM alias Yadi (59). YM ditangkap di rumah kontrakannya yang terletak di sebuah perumahan di kawasan Cibodas Sari, Cibodas, Tangerang.

"YM mengaku mendapatkan dollar palsu dari IS alias Ida (56). IS menjual 3.000 lembar dollar tersebut ke YM Rp 16 juta. Tapi, anehnya, YM menjual 3.000 lembar dollar palsu kepada AS dan DP hanya Rp 13 juta. Jadi, terjadi penyusutan harga. Ini yang masih kami telusuri," kata Argo.

IS ditangkap di rumahnya di kawasan Cilangkap, Lumpang, Parung Panjang, Bogor. Kepada polisi, IS mengaku mendapatkan dollar tersebut dari R (50).

"R mengaku mendapat dollar dari O. Untuk O ini masih dalam daftar pencarian kami," lanjut  Argo.

Atas perbuatannya, para tersangka diancam Pasal 245 KUHP tentang Pemalsuan Mata Uang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG: Rabu Malam, Mayoritas Jakarta dan Tangerang Diprakirakan Hujan

BMKG: Rabu Malam, Mayoritas Jakarta dan Tangerang Diprakirakan Hujan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Perpanjang Penghentian Sementara Kegiatan Perkantoran hingga 14 April 2020

Pemkot Bekasi Perpanjang Penghentian Sementara Kegiatan Perkantoran hingga 14 April 2020

Megapolitan
Polisi Tangkap 8 Pemuda yang Kerap Tawuran di Tambora, 2 Positif Narkoba

Polisi Tangkap 8 Pemuda yang Kerap Tawuran di Tambora, 2 Positif Narkoba

Megapolitan
Polisi Tangkap Pengedar Sabu 2,8 Gram di Tambora

Polisi Tangkap Pengedar Sabu 2,8 Gram di Tambora

Megapolitan
Polisi Tangkap Pembuat Akun Facebook Palsu yang Catut Foto Selebgram Alodya Desi

Polisi Tangkap Pembuat Akun Facebook Palsu yang Catut Foto Selebgram Alodya Desi

Megapolitan
Tak Perlu Keluar Rumah, Warga DKI Kini Bisa Belanja di Pasar Secara jarak Jauh

Tak Perlu Keluar Rumah, Warga DKI Kini Bisa Belanja di Pasar Secara jarak Jauh

Megapolitan
Jemaah Masjid Jami Urung Pulang ke Medan karena Jalani Masa Isolasi

Jemaah Masjid Jami Urung Pulang ke Medan karena Jalani Masa Isolasi

Megapolitan
Lakukan Rapid Test, 18 Orang di Kota Tangerang Dinyatakan Positif Covid-19

Lakukan Rapid Test, 18 Orang di Kota Tangerang Dinyatakan Positif Covid-19

Megapolitan
Penumpang MRT Jakarta Turun hingga 8.325 akibat Corona, Biasanya 100.000

Penumpang MRT Jakarta Turun hingga 8.325 akibat Corona, Biasanya 100.000

Megapolitan
Pemkot Batasi Transportasi Umum ke Bekasi, Damri Tak Lagi Beroperasional

Pemkot Batasi Transportasi Umum ke Bekasi, Damri Tak Lagi Beroperasional

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 di Tangsel : 34 Positif, 6 Orang Meninggal, dan 2 Sembuh

[UPDATE] Covid-19 di Tangsel : 34 Positif, 6 Orang Meninggal, dan 2 Sembuh

Megapolitan
Cegah Penyebaran Covid-19, Pasar Pramuka Tutup Dua Hari

Cegah Penyebaran Covid-19, Pasar Pramuka Tutup Dua Hari

Megapolitan
Pemkot Bekasi Pakai Drone untuk Semprotkan Disinfektan ke Jalan Protokol dan Stadion

Pemkot Bekasi Pakai Drone untuk Semprotkan Disinfektan ke Jalan Protokol dan Stadion

Megapolitan
Pilkada 2020 Ditunda, KPU Depok Klaim Sudah Siap 100 Persen Gelar Pemungutan Suara

Pilkada 2020 Ditunda, KPU Depok Klaim Sudah Siap 100 Persen Gelar Pemungutan Suara

Megapolitan
Kecelakaan Dalam Tol di Tanjung Duren, Satu Mobil Terbakar

Kecelakaan Dalam Tol di Tanjung Duren, Satu Mobil Terbakar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X