Sandiaga Akan Carikan Lokasi Sementara untuk PKL di Trotoar Sudirman

Kompas.com - 01/02/2018, 15:13 WIB
Petugas Satpol PP terlihat berada di lokasi PKL berjualan di atas trotoar Jalan Sudirman, dekat Halte Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Selasa (30/1/2018) malam. KOMPAS.com/IWAN SUPRIYATNAPetugas Satpol PP terlihat berada di lokasi PKL berjualan di atas trotoar Jalan Sudirman, dekat Halte Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Selasa (30/1/2018) malam.
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengaku akan mencarikan lokasi sementara bagi para PKL yang berjualan di trotoar Jalan Sudirman. Namun, dia tak merinci di mana lokasi sementara yang akan disediakan Pemprov DKI untuk para PKL itu.

"Tentunya kami harus pikirkan mereka, carikan lokasi sementara, dan bagaimana bisa tidak mengakibatkan mereka mengokupasi trotoar lagi seperti yang terjadi sekarang," ujar Sandiaga di Balai Kota, Kamis (1/2/2018).

Sandiaga mengatakan, para PKL terpaksa berjualan di trotoar Sudirman karena tak mempunyai lahan untuk usahanya. Sebab, para PKL itu merupakan korban revitalisasi Pasar Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat.

"Kebetulan Jumat lalu saya lewat, duduk di situ bicara dengan beberapa teman di situ. Mereka bilang bahwa enggak punya lahan usaha. Tentunya kami harus pikirkan mereka," kata Sandiaga.

Baca juga: PKL Okupasi Trotoar Sudirman Dekat Halte Benhil

Selain mencarikan lokasi sementara, lanjut Sandiaga, dirinya juga akan berbicara dengan PD Pasar Jaya untuk menanyakan kapan revitalisasi Pasar Benhil akan selesai.

Sejumlah PKL menggelar barang dagangan di atas trotoar Jalan Sudirman, sekitar kawasan Benhil, Jakarta Pusat, Selasa (30/1/2018) sore. Mereka menawarkan dagangan kepada para pejalan kaki yang melintas di trotoar tersebut.

Seorang PKL bernama Alex, yang berdagang di atas trotoar dekat Halte Benhil, mengatakan, dirinya merupakan korban gusuran di daerah Benhil. Setelah tergusur di Benhil, dia bersama PKL lain memutuskan berjualan di trotoar Jalan Sudirman dekat halte itu.

Baca juga: PKL Jualan di Trotoar Sudirman, Camat Turunkan 20 Personel Satpol PP

Menurut Alex, dirinya dan PKL lain sudah berjualan di trotoar Sudirman sekitar tiga bulan setelah lapaknya di kawasan Benhil digusur.

Alex mengatakan, dirinya a dan teman-temannya mulai berjualan dari pukul 17.00 hingga 22.00.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muhamad-Sara Resmi Direkomendasikan sebagai Bakal Calon Kepala Daerah di Pilkada Tangsel

Muhamad-Sara Resmi Direkomendasikan sebagai Bakal Calon Kepala Daerah di Pilkada Tangsel

Megapolitan
Hari Pertama Penerapan Sanksi Ganjil Genap, 1.062 Mobil Ditilang

Hari Pertama Penerapan Sanksi Ganjil Genap, 1.062 Mobil Ditilang

Megapolitan
Kasus Covid-19 di RS Azra, Pemkot Bogor Enggan Berdebat soal Hasil Pemeriksaan

Kasus Covid-19 di RS Azra, Pemkot Bogor Enggan Berdebat soal Hasil Pemeriksaan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Minta Ditjen Perkeretapian Amankan Area Struktur Bata Kuno

Pemkot Bekasi Minta Ditjen Perkeretapian Amankan Area Struktur Bata Kuno

Megapolitan
Kembali ke Zona Oranye, Pemkot Tangerang Enggan Perketat PSBB Lagi

Kembali ke Zona Oranye, Pemkot Tangerang Enggan Perketat PSBB Lagi

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Pemprov DKI Hanya Menata 11 Kampung Kumuh dari Target 56 RW

Pandemi Covid-19, Pemprov DKI Hanya Menata 11 Kampung Kumuh dari Target 56 RW

Megapolitan
Jalan Dr Sumarno Cakung Berlaku Satu Arah Saat Jam Pulang Kantor

Jalan Dr Sumarno Cakung Berlaku Satu Arah Saat Jam Pulang Kantor

Megapolitan
UPDATE: Bertambah 2 Kasus, Total 614 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

UPDATE: Bertambah 2 Kasus, Total 614 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
Jaga Kerahasiaan, Agen Detektif Wanita Tidak Punya Akun Media Sosial

Jaga Kerahasiaan, Agen Detektif Wanita Tidak Punya Akun Media Sosial

Megapolitan
BPBD Keluarkan Peringatan Potensi Angin Puting Beliung di Jakarta

BPBD Keluarkan Peringatan Potensi Angin Puting Beliung di Jakarta

Megapolitan
Seorang Ibu di Palmerah Melahirkan Sendirian, lalu Mengaku Menemukan Bayi

Seorang Ibu di Palmerah Melahirkan Sendirian, lalu Mengaku Menemukan Bayi

Megapolitan
BKD DKI Janjikan Gaji Ke-13 PNS Akan Dibayar Penuh Agustus

BKD DKI Janjikan Gaji Ke-13 PNS Akan Dibayar Penuh Agustus

Megapolitan
Kronologi dan Fakta Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Alami Kebakaran

Kronologi dan Fakta Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Alami Kebakaran

Megapolitan
Satu Pegawai Giant Margo City Positif Covid-19, Ini Respons Pemkot Depok

Satu Pegawai Giant Margo City Positif Covid-19, Ini Respons Pemkot Depok

Megapolitan
Pergub Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Disebut Perlu Dikaji Ulang

Pergub Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Disebut Perlu Dikaji Ulang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X