Transjakarta Tanah Abang Explorer Distop, Rutenya Dialihkan ke Sini

Kompas.com - 02/02/2018, 16:55 WIB
Bus transjakarta explorer berhenti di halte pemberhentian antara Blok G dan Blok F. KOMPAS.com/IWAN SUPRIYATNABus transjakarta explorer berhenti di halte pemberhentian antara Blok G dan Blok F.
Penulis Nursita Sari
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Transjakarta telah menghentikan sementara operasional bus transjakarta Tanah Abang Explorer sejak 30 Januari 2018.

Kepala Humas PT Transjakarta Wibowo menyampaikan, bus-bus yang biasa gratis melayani warga yang berkunjung ke Tanah Abang, Jakarta Pusat itu kini dialihkan ke tiga rute.

"Busnya (Tanah Abang Explorer) dioperasikan di rute Kampung Melayu-Tanah Abang, Pasar Minggu-Tanah Abang, dan Pasar Minggu-Tebet," ujar Wibowo melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Jumat (2/2/2018).

Ketiga rute tersebut merupakan rute non-koridor. Total bus yang dioperasikan sebanyak 15 unit. Berbeda dengan saat berkeliling di Tanah Abang yang layanannya gratis, bus Tanah Abang Explorer yang dialihkan ke tiga rute itu sekarang berbayar.

"Jadi berbayar dengan tarif Rp 3.500," kata dia.

Baca juga : Operasional Bus Tanah Abang Explorer Tunggu Instruksi Dishub

PT Transjakarta belum mengetahui kapan Tanah Abang Explorer akan difungsikan kembali seperti sebelumnya. PT Transjakarta masih menunggu keputusan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Masih menunggu arahan dari Pemprov DKI," ucap Wibowo.

Pantauan Kompas.com pada hari ini, salah satu unit bus Transjakarta Explorer itu beroperasi di Jalan Jenderal Sudirman. Di belakang badan bus itu terdapat tulisan "Tanah Abang Explorer". Bus itu melintas di lajur paling kiri Jalan Jenderal Sudirman yang mengarah ke Senayan.

Baca juga : Transjakarta Explorer Stop Beroperasi, Pendapatan Sopir Angkot Naik

Adapun, Tanah Abang Explorer gratis yang telah beroperasi sejak 22 Desember 2017 mulai berhenti beroperasi pada 30 Januari karena sopir angkot melakukan aksi mogok di Stasiun Tanah Abang.

Sejak beroperasi pada 22 Desember 2017 hingga 28 Januari 2018, jumlah penumpang transjakarta Tanah Abang Explorer mencapai 460.408 penumpang dengan jumlah bus yang beroperasi sebanyak 15 unit setiap harinya.

Rata-rata penumpang Tanah Abang Explorer per harinya mencapai 12.000-13.000 penumpang dengan jam operasi pukul 08.00-17.00.

Kompas TV Sopir di Tanah Abang dijadwalkan bertemu dengan Pemprov DKI Jakarta.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Megapolitan
Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Megapolitan
Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Megapolitan
Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Megapolitan
229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

Megapolitan
RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

Megapolitan
Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Megapolitan
Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

Megapolitan
Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

Megapolitan
Bus Kecelakaan Berulang Kali, Dirut Transjakarta Minta Maaf

Bus Kecelakaan Berulang Kali, Dirut Transjakarta Minta Maaf

Megapolitan
Banjir Rob Terjang Jalan Lodan Raya Ancol, Petugas Evakuasi Warga

Banjir Rob Terjang Jalan Lodan Raya Ancol, Petugas Evakuasi Warga

Megapolitan
Polisi Periksa 3 Pembeli Aset Keluarga Nirina Zubir

Polisi Periksa 3 Pembeli Aset Keluarga Nirina Zubir

Megapolitan
Proyek Sumur Resapan di Lebak Bulus: Ambles, Diaspal, Kini Dilubangi

Proyek Sumur Resapan di Lebak Bulus: Ambles, Diaspal, Kini Dilubangi

Megapolitan
Banjir Rob di Jalan Lodan Raya Ancol Meluap hingga ke Rumah Warga

Banjir Rob di Jalan Lodan Raya Ancol Meluap hingga ke Rumah Warga

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.