Polisi Sebut Diskotek Illigals Jadi Tempat Transaksi Jual Beli Sabu

Kompas.com - 02/02/2018, 17:56 WIB
Ilustrasi sabu ShutterstockIlustrasi sabu
Penulis Nursita Sari
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Diskotek Illigals di Tamansari, Jakarta Barat, menjadi tempat transaksi jual beli narkotika jenis sabu.

Hal itu diketahui saat Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan menangkap tiga orang tersangka dengan barang bukti sabu 0,64 gram di sebuah indekos di kawasan Mangga Besar.

Ketiga tersangka yang ditangkap yakni seorang pria pensiunan Kementerian ESDM berinisial AR (60), perempuan berinisial M (30), dan laki-laki berinisial AD (35).

Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Vivick Tjangkung mengatakan, anggotanya menangkap tersangka di indekos. Namun, transaksi jual beli sabu dilakukan M di Diskotek Illigals. M sudah dua kali melakukan transaksi di diskotek itu.

"Jadi memang si cewek itu (M) membeli barang (sabu) di Diskotek Illigals. Belinya di situ, tapi penggeledahannya di kos-kosannya," ujar Vivick saat dihubungi, Jumat (2/2/2018).

Baca juga : Ada Temuan Narkoba, Diskotek Illigals dan Diamond Dapat Peringatan Keras

M merupakan orang yang memberikan sabu itu kepada AR. Vivick menyampaikan, jajarannya akan kembali mengonfirmasi soal kebenaran apakah M merupakan pelayan atau karyawan di Iligals.

Yang pasti, Vivick menyebut M dan AD sering berada di diskotek itu.

"Nanti kami akan lakukan ke manajemen (Illigals), akan konfirmasi lagi, apakah orang tersebut memang sering ada di situ atau memang dia bekerja di situ," kata Vivick.

Vivick sebelumnya menyebut AR membeli sabu dari seorang pelayan Diskotek Illigals. Hal itulah yang akan dia konfirmasi ulang kepada pihak manajemen diskotek.

Baca juga : Budi Waseso Bakal Sisir 36 Diskotek di Malam Tahun Baru

Adapun dari penangkapan AR, M, dan AD, polisi mengantongi barang bukti 3 bungkus sabu seberat 0,64 gram, 1 dompet cokelat, dan 3 unit ponsel dengan merk berbeda.

Ketiganya dijerat Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 subsider Pasal 132 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman penjara 5-20 tahun dan denda Rp 1 miliar-Rp 10 miliar.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Pegawai Giant Margo City Positif Covid-19, Ini Respons Pemkot Depok

Satu Pegawai Giant Margo City Positif Covid-19, Ini Respons Pemkot Depok

Megapolitan
Pergub Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Disebut Perlu Dikaji Ulang

Pergub Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Disebut Perlu Dikaji Ulang

Megapolitan
Sepekan Ganjil Genap, Penumpang Angkutan Umum Naik 6 Persen

Sepekan Ganjil Genap, Penumpang Angkutan Umum Naik 6 Persen

Megapolitan
Fakta Terungkapnya Jaringan Penjual Video Pornografi Anak di Jakarta Barat

Fakta Terungkapnya Jaringan Penjual Video Pornografi Anak di Jakarta Barat

Megapolitan
4 Fakta Penangkapan Dokter Gigi Gadungan di Bekasi

4 Fakta Penangkapan Dokter Gigi Gadungan di Bekasi

Megapolitan
Banyak Kantor Tak Patuhi Aturan 50 Persen Pegawai Bekerja, Pemprov DKI Sebut Faktor Kejar Target

Banyak Kantor Tak Patuhi Aturan 50 Persen Pegawai Bekerja, Pemprov DKI Sebut Faktor Kejar Target

Megapolitan
TACB Minta Pemkot Bekasi Hentikan Proses Pembongkaran Struktur Bata yang Diduga Cagar Budaya

TACB Minta Pemkot Bekasi Hentikan Proses Pembongkaran Struktur Bata yang Diduga Cagar Budaya

Megapolitan
Wifi Gratis untuk Sekolah Daring, Wali Kota Jakbar Harap Banyak Pihak Membantu

Wifi Gratis untuk Sekolah Daring, Wali Kota Jakbar Harap Banyak Pihak Membantu

Megapolitan
Babak Baru Kasus Pemerkosaan Perempuan Bangun Tidur di Bintaro Setelah Viral di Media Sosial

Babak Baru Kasus Pemerkosaan Perempuan Bangun Tidur di Bintaro Setelah Viral di Media Sosial

Megapolitan
Fakta Petugas Diusir dan Dipaksa Lepas APD Saat Makamkan Pasien Probable Covid-19 di Bekasi

Fakta Petugas Diusir dan Dipaksa Lepas APD Saat Makamkan Pasien Probable Covid-19 di Bekasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Dalih Polisi Baru Tangkap Pemerkosa di Bintaro Setelah Viral | 28 RW Zona Merah di Bekasi

[POPULER JABODETABEK] Dalih Polisi Baru Tangkap Pemerkosa di Bintaro Setelah Viral | 28 RW Zona Merah di Bekasi

Megapolitan
Lima Fakta Sidang Perdana Putra Siregar: Beli Handphone Ilegal hingga Penyitaan

Lima Fakta Sidang Perdana Putra Siregar: Beli Handphone Ilegal hingga Penyitaan

Megapolitan
Jaga Ketahanan Pangan di Masa Pandemi, ASN di Kota Tangerang Dilatih Berkebun

Jaga Ketahanan Pangan di Masa Pandemi, ASN di Kota Tangerang Dilatih Berkebun

Megapolitan
Pemprov DKI Belum Buka Proses Belajar Tatap Muka di Pesantren

Pemprov DKI Belum Buka Proses Belajar Tatap Muka di Pesantren

Megapolitan
Kolega Positif Covid-19, 75 Pegawai Giant Margo City Akan Swab Hari ini

Kolega Positif Covid-19, 75 Pegawai Giant Margo City Akan Swab Hari ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X