Sandiaga: Harapan Kami, Penunggak Pajak Tidak Perlu Diumumkan, tetapi...

Kompas.com - 02/02/2018, 22:34 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (1/2/2018).KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (1/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, pihaknya masih mengejar penerimaan pajak dari sektor kendaraan. Ia berharap upaya penagihan pajak dengan mendatangi penunggak, khususnya pemilik mobil mewah, dapat meningkatkan kepatuhan mereka.

"Tentunya kami ingin peningkatan kepatuhan teman-teman yang selama ini punya mobil mewah yang mungkin tidak sengaja atau mungkin tercecer. Kami ingin membantu mereka, mengingatkan mereka memenuhi kewajiban," kata Sandiaga di Jakarta Pusat, Jumat (2/2/2018).

Sandiaga mengatakan, pihaknya menyadari Undang-undang Perpajakan mengamanatkan mereka yang bertugas di bidang perpajakan, melindungi kerahasiaan wajib pajak. Namun, Sandiaga menilai Pemprov DKI juga berkepentingan menambah pemasukan.

"Harapan kami, mereka ( penunggak pajak) tidak perlu diumumkan langsung bayar. Namun, kalau mereka sampai sekarang masih ada yang membandel, sudah diingatkan berkali-kali, saran dari beberapa lembaga yang bekerja sama dengan kami adalah diumumkan," ujarnya.


Baca juga: Tahapan yang Dilakukan Sebelum Penunggak Pajak Mobil Mewah Diumumkan

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, 1.293 unit mobil mewah dengan harga jual di atas Rp 1 miliar pajaknya belum dibayarkan hingga akhir 2017. Rinciannya, 744 unit merupakan mobil atas nama pribadi dan 549 mobil atas nama badan.

Untuk mobil mewah atas nama pribadi, nilai tunggakan pajak yang belum dibayarkan Rp 26,1 miliar. Sementara itu, nilai tunggakan pajak mobil mewah atas nama badan Rp 18,8 miliar. Total tunggakan pajak mobil mewah senilai Rp 44,9 miliar.

Baca juga: Menelusuri Pemilik Mobil Ferrari Penunggak Pajak di Gang Sempit

Mobil mewah yang pajaknya belum dibayarkan itu terdiri dari berbagai merek, seperti Lamborghini, Ferrari, Rolls Royce, Aston Martin, Mclaren, Bentley, Mercedes-Benz, BMW, Porsche, Audi, Maserati, Cadillac, dan Land Rover.

Anies mengancam akan mengumumkan daftar penunggak pajak, jika tunggakan pajak tak juga dilunasi.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorKurnia Sari Aziza
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X