Garis Polisi Dipasang di Lokasi Jatuhnya Crane Proyek DDT

Kompas.com - 04/02/2018, 10:17 WIB
Garis polisi terpasang di jalan masuk menuju kawasan proyek jalur kereta double double track (DDT) di Matraman, Jakarta Timur, Minggu (4/2/2018). KOMPAS.com/Sherly PuspitaGaris polisi terpasang di jalan masuk menuju kawasan proyek jalur kereta double double track (DDT) di Matraman, Jakarta Timur, Minggu (4/2/2018).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Garis polisi dipasang di jalan masuk menuju kawasan proyek jalur kereta double double track ( DDT) di Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (4/2/2018).

"Awalnya petugas proyek pasang terpal biru di dekat lokasi karena takut warga pada masuk. Soalnya tadi polisi belum datang," ujar Camat Jatinegara Nasrudin Abu Bakar ketika ditemui, Minggu.

Meskipun dipasangi terpal, lanjutnya, warga yang penasaran tetap merangsek masuk.

"Kemudian pekerja memasang garis pembatas di depan terpal. Jadi dimundurin begitu biar pada enggak lihat," kata dia.

Baca juga : Crane Proyek DDT Jatuh di Jatinegara, 4 Orang Tewas

Setelah polisi datang, garis polisi pun dipasang. Meski demikian, hingga pukul 09.45 sejumlah warga masih tampak memadati lokasi terjadinya kecelakaan kerja ini

Berdasarkan laporan Kompas TV, alat berat dan tiang penyangga proyek jalur kereta double double track (DDT) di Matraman, Jakarta Timur, ambruk, Minggu (4/2/2018). Insiden ini menyebabkan 4 orang tewas.

Sejumlah petugas kepolisian tampak membawa barang bukti dari lokasi berupa topi pekerja, rompi pekerja, dan sepatu pekerja. Tampak sejumlah ambulans berdatangan ke lokasi kejadian.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK] Herannya Ahok soal Reklamasi Ancol | 30 RW Zona Merah Covid-19 di Jakarta

[POPULER JABODETABEK] Herannya Ahok soal Reklamasi Ancol | 30 RW Zona Merah Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
UPDATE 13 Juli: Bertambah 3, Total 437 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 13 Juli: Bertambah 3, Total 437 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Fakta-fakta Predator Seksual 305 Anak asal Prancis Meninggal karena Percobaan Bunuh Diri

Fakta-fakta Predator Seksual 305 Anak asal Prancis Meninggal karena Percobaan Bunuh Diri

Megapolitan
Dishub DKI Akan Tiadakan Jalur Khusus Pesepeda di Sudirman-Thamrin Setiap Hari Minggu

Dishub DKI Akan Tiadakan Jalur Khusus Pesepeda di Sudirman-Thamrin Setiap Hari Minggu

Megapolitan
Ayah Korban Pencabulan Pejabat Gereja di Depok: Anak Saya Dicabuli 4 Kali

Ayah Korban Pencabulan Pejabat Gereja di Depok: Anak Saya Dicabuli 4 Kali

Megapolitan
UPDATE 13 Juli: Ada 14 RW dan 11 Kelurahan Masuk Zona Merah di Kota Bekasi

UPDATE 13 Juli: Ada 14 RW dan 11 Kelurahan Masuk Zona Merah di Kota Bekasi

Megapolitan
Kini Ada 273 Pedagang di 43 Pasar Jakarta Positif Covid-19, Berikut Daftarnya

Kini Ada 273 Pedagang di 43 Pasar Jakarta Positif Covid-19, Berikut Daftarnya

Megapolitan
BPTJ: Pengguna Bus Gratis Lebih dari 1.000 Orang, Hanya 70-an Unit Terpakai

BPTJ: Pengguna Bus Gratis Lebih dari 1.000 Orang, Hanya 70-an Unit Terpakai

Megapolitan
Kemarin Kumpulkan Murid, SMAN 2 Depok Dipastikan Belajar Online Hari Ini

Kemarin Kumpulkan Murid, SMAN 2 Depok Dipastikan Belajar Online Hari Ini

Megapolitan
Risih dan Aneh, Cerita Siswa Ikut Pengenalan Sekolah pada Hari Pertama

Risih dan Aneh, Cerita Siswa Ikut Pengenalan Sekolah pada Hari Pertama

Megapolitan
UPDATE Covid-19 13 Juli: Pasien Pulih di Depok Tambah 25 Orang

UPDATE Covid-19 13 Juli: Pasien Pulih di Depok Tambah 25 Orang

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta dan Tangerang Hujan Siang Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta dan Tangerang Hujan Siang Nanti

Megapolitan
Penyandang Disabilitas hingga Lansia di Jakut Bisa Urus e-KTP di Rumah, Begini Caranya

Penyandang Disabilitas hingga Lansia di Jakut Bisa Urus e-KTP di Rumah, Begini Caranya

Megapolitan
Wali Kota Bekasi Izinkan Sekolah Gelar KBM Tatap Muka Tanpa Persetujuan Nadiem dan Emil

Wali Kota Bekasi Izinkan Sekolah Gelar KBM Tatap Muka Tanpa Persetujuan Nadiem dan Emil

Megapolitan
Update 13 Juni: Bertambah 4, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 526

Update 13 Juni: Bertambah 4, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 526

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X